Industri Mobil Listrik Indonesia: Seres Jadi Merek Pendatang Baru

Rahmat Jiwandono
Kamis 18 Mei 2023, 18:52 WIB
Mobil listrik Seres. (Sumber : Istimewa)

Mobil listrik Seres. (Sumber : Istimewa)

Techverse.asia - Seres secara resmi siap menyediakan solusi mobilitas cerdas yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat di Tanah Air. Seres Group merupakan sebuah perusahaan yang berfokus di bidang kendaraan energi terbarukan dengan mengedepankan teknologi cerdas.

Bisnis yang dijalankan berada di koridor kendaraan energi baru dengan inti baterai, motor listrik, dan controller berikut dengan research and development (R&D), manufacturing, penjualan, hingga layanan purna jual. Hal ini menjadikan Seres menjadi merek otomotif di Indonesia yang 100 persen menghadirkan kendaraan berbasis elektrifikasi di Indonesia.

Baca Juga: DFSK Perkenalkan Gelora E: Kendaraan Ambulans Listrik Pertama di Indonesia

"Kata Seres diadopsi dari Bahasa Yunani yang memiliki makna negara Sutra, melambangkan Timur, dan memiliki arti kelas atas. Ini berarti Seres akan membuka 'Jalan Sutera' dengan produk kelas atas, keterbukaan, dan menuju perusahaan bertaraf global," ujar Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile, Franz Wang di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2023 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran Jakarta belum lama ini. 

Merek Seres lahir dengan mengedepankan nilai-nilai kuat terhadap konsumen sentris, kerja keras, dinamis, tulus, dan dapat diandalkan sehingga menjadi sebuah entitas yang merefleksikan keseriusan perusahaan menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan.

Nilai-nilai ini kemudian mendorong Seres untuk menghadirkan revolusi kendaraan yang ramah lingkungan dengan ditunjang teknologi cerdas bagi mobilitas masyarakat.

"Kami memperkenalkan SERES sebagai merek baru untuk segmen penumpang di pasar kendaraan listrik di Indonesia. Seres saat ini sudah tersedia di beberapa negara di Eropa, Asia, serta Amerika sehingga ini menunjukan penerimaan yang baik terhadap kendaraan-kendaraan di benua tersebut," ujarnya.

Momen ini juga menjadi penanda babak baru PT Sokonindo Automobile di kancah industri otomotif Indonesia dengan membawahi dua merek kendaraan yakni DFSK dan Seres.

DFSK akan terus ada tumbuh dengan membawa produk-produk unggulan yang mengedepankan teknologi internal combustion engine (ICE), sedangkan Seres akan berfokus terhadap kendaraan penumpang yang mengusung teknologi elektrifikasi.

Kehadiran Seres sebagai keluarga baru PT Sokonindo Automobile membuat kini seluruh dealer resmi DFSK juga melayani segala kebutuhan konsumen Seres di masa depan.

Baca Juga: Amerika Serikat Targetkan 2030 Nol Emisi, Tesla Akan Buka Ribuan Pengisian Daya untuk Mobil Listrik Apapun

Jaringan ini siap memberikan dukungan yang maksimal dalam kepemilikan kendaraan, mulai dari penjualan, perbaikan dan perawatan kendaraan, hingga menyediakan suku cadang original yang berkualitas.

Konsumen DFSK juga tidak perlu khawatir karena seluruh jaringan resmi ini tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dari segi penjualan hingga purna jual demi rasa aman dan nyaman selama berkendara.

PT Sokonindo Automobile juga sudah siap untuk mengantisipasi pertumbuhan bisnis di masa depan dengan menyiapkan dealer-dealer baru untuk DFSK dan Seres. Semua diberikan agar konsumen semakin nyaman dan yakin bahwa DFSK dan Seres bisa menjadi solusi mobilitas berkendara yang dibutuhkan sehari-hari.

"Kami sudah memiliki proyeksi menggunakan fasilitas produksi di Cikande, Serang, Banten untuk memproduksi kendaraan-kendaraan berlabel DFSK dan Seres untuk kebutuhan dalam negeri serta ekspor ke berbagai negara," paparnya. 

Menurut Franz, ini adalah salah satu upaya perusahaannya untuk berkontribusi aktif bagi perekonomian Indonesia dan memaksimalkan transfer teknologi bagi industri otomotif nasional. 

"Ini termasuk salah satu upaya kami untuk berkontribusi kepada ekonomi Indonesia dan mengoptimalkan transfer teknologi di bidang industri otomotif nasional," imbuhnya. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle05 April 2025, 11:00 WIB

Casio G-SHOCK x Barbie Rilis Jam Tangan Serba Pink

Jam Tangan GMAS110BE-4A Edisi Terbatas Mengekspresikan Pandangan Dunia Barbie.
Casio G-SHOCK GMAS110BE-4A x Barbie. (Sumber: Casio)
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)