New Renault Twingo EV Concept, Awal Persaingan dengan Mobil China di Lini Mobil Murah?

Uli Febriarni
Jumat 17 November 2023, 14:28 WIB
New Renault Twingo (EV Concept) (Sumber : BBC)

New Renault Twingo (EV Concept) (Sumber : BBC)

Renault meluncurkan mobil listrik Renault Twingo EV Concept, baru-baru ini. Kabarnya, mobil listrik konsep itu akan segera diproduksi pada 2026 dan dibanderol dengan harga 20.000 Euro atau sekitar Rp334,8 juta.

CEO Renault Group, Luca De Meo, mengatakan bahwa mobil listrik itu akan menyamai kecepatan yang ditunjukkan China. 

"Kami sudah bisa membuat harga murah dengan Dacia Spring, sekarang giliran Renault," kata dia, di BBC Top Gear, dikutip Jumat (17/11/2023).

"Twingo akan menjadi game changer sekali lagi, seperti yang terjadi 30 tahun lalu. Ini adalah kendaraan perkotaan yang sesuai dengan kebutuhan, kendaraan listrik tercanggih tanpa kompromi," lanjut De Meo. 

Punya lampu depan berbentuk mata katak, Twingo akan dirancang, direkayasa dan diproduksi oleh Ampere: sebuah perusahaan terpisah dalam Grup Renault yang berfokus pada kendaraan listrik untuk pasar mobil segmen B dan C, dan akan memproduksi kendaraan listrik yang akan memakai lencana Renault.

Baca Juga: Madame Web Rilis 14 Februari 2024, Dia Ada di Universe Mana?

Renault Ingin Saingi Mobil China?

Ampere dibangun oleh Renault dengan fokus mengembangkan mobil listrik. Direncanakan hingga 2031, Ampere akan membuat tujuh mobil listrik bermerek Renault.

Auto Express mengungkap, saat ini baru dua mobil listrik yang akan mereka produksi yakni Renault 5 EV dan Renault Twingo EV Concept.

"Dengan semangat Renault, Ampere dibuat agar mobil listrik bisa terjangkau buat semua orang," ujar Luca De Meo.

Kehadiran mobil listrik murah dari Renault, diperkirakan menjadi tanggapan atas fakta adanya banjir mobil listrik murah dari China di Eropa. Mengingat sejumlah merek China sudah membombardir produk mobil listrik mereka ke Eropa. Selain itu, harga mobil listrik buatan China biasanya 20% lebih murah dibanding mobil listrik buatan Eropa.

Komisi Eropa mengatakan, pangsa kendaraan listrik China yang dijual di Eropa telah meningkat menjadi 8% dan dapat mencapai 15% pada 2025. 

Baca Juga: Dubes Inggris Akan Serahkan Salinan Manuskrip Digital Jawa dari British Library Kepada Pemda DIY

Baca Juga: Jangan Jadi Penyebar Hoaks Saat Pemilu, Terapkan 3 Langkah Ini!

Kondisi itu mndorong Komisi Eropa berupaya menyelidikinya dan berencana menerapkan tarif tertentu, untuk melindungi produsen Uni Eropa terhadap impor mobil listrik yang lebih murah dari China.

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menyebtu pasar global kini dibanjiri mobil listrik yang lebih murah. Dan harganya dijaga agar tetap rendah karena subsidi negara yang sangat besar.

tampak belakang New Renault Twingo (EV Concept)tampak belakang New Renault Twingo (EV Concept) (Sumber: BBC)

Spesifikasi New Renault Twingo

Belum banyak detail teknis New Renault Twingo yang terungkap, namun Ampere sudah memiliki platform mobil listrik yang dipesan lebih dahulu untuk model segmen B yang disebut AmpR Small (sebelumnya CMF-B EV). Itu akan berfungsi sebagai fondasi untuk Renault 5 dan 4 baru. Muncul dugaan, New Renault Twingo EV Concept ini akan menggunakan teknologi yang sama.

Baca Juga: Startup Rantai Dingin Fresh Factory Targetkan Tambah 100 Gudang di Akhir 2023

New Renault Twingo dikabarkan dirancang untuk menawarkan angka efisiensi yang luar biasa hingga 10,2 mil per kilowatt-jam, dan selama masa pakainya akan menghasilkan emisi CO2 yang 75% lebih sedikit dibandingkan 'rata-rata mobil ICE Eropa' yang dijual pada 2023.

Spesifikasi New Renault Twingo berikutnya, baterainya akan direkayasa sebagai baterai yang terbaik di kelasnya untuk efisiensi.

Di Meo menjelaskan, efisiensi tersebut akan dicapai sebagian dengan manajemen termal baterai yang lebih baik.

Baca Juga: Youtube Memperluas Opsi Premium 1080 Piksel ke Lebih Banyak Perangkat

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno05 April 2025, 11:11 WIB

Jiplak Fitur TikTok, Reels Instagram Kini Bisa Dipercepat Saat Dilihat

Instagram kini memungkinkan pengguna untuk mempercepat Reels seperti di TikTok.
Reels Instagram sekarang bisa dipercepat saat diputar. (Sumber: istimewa)
Lifestyle05 April 2025, 11:00 WIB

Casio G-SHOCK x Barbie Rilis Jam Tangan Serba Pink

Jam Tangan GMAS110BE-4A Edisi Terbatas Mengekspresikan Pandangan Dunia Barbie.
Casio G-SHOCK GMAS110BE-4A x Barbie. (Sumber: Casio)
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)