Wuling x Telkomsel, Hadirkan Connected Car Terintegrasi IoT di BinguoEV

Uli Febriarni
Senin 18 Desember 2023, 19:43 WIB
kabin area kemudi Wuling Binguo EV (Sumber: Wuling)

kabin area kemudi Wuling Binguo EV (Sumber: Wuling)

Wuling Motors (Wuling) meresmikan kerja sama dengan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), yang ditandai dengan adanya MoU (Memorandum of Understanding) antara keduanya.

Kolaborasi Wuling x Telkomsel itu, dimaksudkan untuk menyediakan pengalaman berkendara yang terhubung dan inovatif bagi para pelanggan kendaraan listrik Wuling, dengan memanfaatkan jaringan dan layanan digital terdepan Telkomsel.

Sales & Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani, menyatakan kolaborasi strategis antara Wuling dan Telkomsel itu merupakan langkah penting untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

"Melalui kolaborasi ini, kami bersama-sama dengan Telkomsel mengambil bagian dalam EVolution Indonesia: Accelerating Sustainable Ecosystem for a Greener Future. Tidak hanya berfokus pada pengembangan layanan Internet of Vehicle untuk pengguna Wuling EV, kami juga menciptakan ekosistem yang mendukung mobilitas berkelanjutan secara menyeluruh," kata dia, seperti kami kutip dari keterangannya, Senin (18/12/2023).

Salah satu poin kolaborasi Wuling dan Telkomsel ini adalah Internet of Vehicle (Connected Car), yang meningkatkan konektivitas dan pengalaman berkendara. Wuling akan memanfaatkan infrastruktur jaringan Telkomsel dengan menyematkan profil kartu SIM B2B Telkomsel pada kendaraan listrik Wuling.

Baca Juga: Moto Unplugged Kini Tersedia di Perangkat Moto Razr 40 Ultra

Dengan demikian, pemilik mobil listrik Wuling dapat menikmati layanan telematika yang canggih, termasuk pemantauan kondisi kendaraan, navigasi pintar, dan hiburan di dalam mobil.

"Kerja sama ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih cerdas dan terintegrasi bagi konsumen dengan memanfaatkan solusi IoT (Internet of Things)," tutur Dian.

Wuling juga menjalin kerja sama dengan Telkomsel dalam bidang Fleet Management System. Dalam konteks ini, Telkomsel akan menyediakan solusi IoT khusus, yang dirancang untuk sistem manajemen armada dalam upaya untuk mendukung pemilik armada kendaraan listrik Wuling.

Solusi itu tidak hanya mencakup pemantauan real-time dan pelaporan kinerja kendaraan, tetapi juga integrasi yang tepat untuk stasiun pengisian daya kendaraan listrik.

Baca Juga: OpenAI Menangguhkan Akun ByteDance, Karena Ketahuan Buat Saingan ChatGPT Pakai API OpenAI

Baca Juga: Acer Swift Go 14: Laptop Bertenaga Intel AI Boost

Menurut Dian, kerja sama ini menghadirkan sistem manajemen armada yang efisien dan terhubung, menciptakan peluang untuk meningkatkan produktivitas dalam penggunaan armada. Sekaligus menjawab tuntutan pemanfaatan teknologi energi terbarukan untuk kemajuan, selaras dengan tanggung jawab pada pelestarian alam dan masa depan berkelanjutan.

Wuling BinguoEV (Sumber: Wuling)

Keduanya juga berencana menghadirkan kampanye pemasaran bersama, dengan penawaran produk yang lebih tepat sasaran sesuai preferensi dan kebutuhan pelanggan, melalui pemanfaatan platform telco data insight. Ini akan membuka peluang bagi lebih dari 158,3 juta pelanggan Telkomsel.

Dengan implementasi strategi pemasaran berbasis data yang lebih baik, kedua perusahaan akan mendorong pertumbuhan bisnis dan ekosistem digital Indonesia yang semakin inovatif dan terkoneksi.

Baca Juga: Acer Debutkan Nitro V 16, Laptop Gaming Pakai Prosesor AMD Ryzen 8040

Baca Juga: Elon Musk Sebut X akan Segera Menghadirkan Video ke Spaces pada Awal 2024

Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, mengungkap bahwa Telkomsel berkomitmen memastikan ketersediaan aset dan kapabilitas infrastruktur jaringan terdepan dan terluasnya, bagi para pelanggan Telkomsel dan pemilik Wuling EV di seluruh Indonesia.

Dengan mengedepankan semangat #PastiAdaSolusi, kolaborasi keduanya berjalan mendukung pengalaman berkendara listrik yang lebih canggih dan efisien, dengan konsep solusi konektivitas transportasi berbasis IoT terkini, Connected Car.

Baca Juga: Nama Wuling Bingo Jadi Wuling BinguoEV di Indonesia, Kenapa?

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno05 April 2025, 11:11 WIB

Jiplak Fitur TikTok, Reels Instagram Kini Bisa Dipercepat Saat Dilihat

Instagram kini memungkinkan pengguna untuk mempercepat Reels seperti di TikTok.
Reels Instagram sekarang bisa dipercepat saat diputar. (Sumber: istimewa)
Lifestyle05 April 2025, 11:00 WIB

Casio G-SHOCK x Barbie Rilis Jam Tangan Serba Pink

Jam Tangan GMAS110BE-4A Edisi Terbatas Mengekspresikan Pandangan Dunia Barbie.
Casio G-SHOCK GMAS110BE-4A x Barbie. (Sumber: Casio)
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)