BMW Dikabarkan Bakal Hadirkan Atap Berbahan Serat Karbon di Unit M240i

Uli Febriarni
Minggu 28 Januari 2024, 17:52 WIB
BMW (Sumber: BMW via CarBuzz)

BMW (Sumber: BMW via CarBuzz)

BMW dikabarkan berpotensi menghadirkan opsi atap yang terbuat dari serat karbon, untuk mobil mereka model xDrive roda belakang (RWD) dan all-wheel drive (AWD) dari M240i.

Laporan CarBuzz mengungkap, fitur atap berbahan serat karbon tentunya dapat meningkatkan kinerja mobil saat melaju. Karena membantu mengurangi bobot mobil, sehingga meningkatkan performanya saat dikendarai.

"Perihal berkurangnya bobot mobil berkat atap ringan ini, sebelumnya telah terbukti pada BMW M2, di mana fitur tersebut mengurangi berat unit sampai 48 pon," ungkap laman yang dikutip Minggu (28/1/2024) ini.

Pembaruan lain yang dikabarkan disematkan pada BMW M240i adalah interior yang tampak lebih premium dan opsi roda baru, yang bakal diproduksi Agustus 2024.

Baca Juga: Gunakan AI, Proses Retur Barang di blibli Jadi 50% Lebih Cepat

Karena tidak ada perubahan performa yang disebutkan, mesin enam silinder 3.0 liter twin-turbocharged masih akan menghasilkan 382 tenaga kuda dan torsi 369 lb-ft.

Berbeda dengan BMW M2, M240i tidak memiliki opsi girboks manual, sehingga calon pemiliknya hanya mendapatkan pengalaman berkendara dua pedal, yang dioperasikan dengan transmisi otomatis delapan percepatan.

Belum diketahui proyeksi harga dari mobil ini, namun besar kemungkinan tidak ada perubahan yang signifikan. Diketahui, harga M240i yang saat ini beredar di pasaran ialah US$49.700 (sekitar Rp784 juta) untuk opsi Coupe dan untuk opsi xDrive seharga US$51.700 (sekitar Rp815 jutaan).

Baca Juga: Friendster Comeback, Kamu Bisa Ikut Keseruan Nostalgia dengan Cara Ini

Baca Juga: Publisher Game Wajib Berbadan Hukum Indonesia, ML dan PUBG Terancam Diblokir

Tercatat, penjualan global mobil BMW Group (BMW, MINI, dan Rolls-Royce) meningkat sebesar 6,5% secara tahunan (year on year/yoy), hingga memecahkan rekor dengan 2,56 juta unit pada 2023.

Perusahaan tersebut menyatakan, pengiriman kendaraan listrik baterai (battery electric vehicle/BEV) melonjak 74,4% (yoy) menjadi lebih dari 376.000 unit. Jumlah itu memenuhi target penjualan setahun penuh untuk total penjualan kendaraan listrik murni (all-electric vehicle) sebesar 15%.

Anggota dewan manajemen BMW AG, Jochen Goller, meyakini bahwa kendaraan baru mereka yang sangat menarik dan berteknologi hebat dapat meningkatkan elektromobilitas secara lebih dinamis lagi.

Tahun ini, satu dari lima mobil yang baru dibuat oleh BMW bakal berjenis BEV. Pada 2025, perusahaan itu menargetkan produksi satu BEV dari empat mobil baru. Perusahaan mengaku mendapatkan peningkatan permintaan atas produk-produk listrik murni.

Baca Juga: PayPal Uji Coba Fitur Layanan Bertenaga AI, CashPass dan Smart Receipt

Sementara itu menyadur Xinhua dari Antaranews, di China, BMW juga mencatatkan penjualan sebesar 4,2% untuk mobil dengan merek BMW dan MINI. Yaitu mencapai hampir 825.000 kendaraan.

Pada 2023, BMW Group mengirimkan 99.972 unit kendaraan listrik murni ke pasar China, yang menunjukkan peningkatan lebih dari 138% secara tahunan (year on year).

Pertumbuhan pesat dalam penjualan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) di China, negara yang sedang pesat dalam hal teknologi kendaraan listrik, telah meningkatkan permintaan untuk peralatan suplementasi energi dan pengisian daya.

Baca Juga: Cara Menggunakan Pixel 8 Pro Sebagai Termometer

Per akhir 2023, jaringan pengisian daya umum BMW memiliki akses ke lebih dari 580.000 tiang pengisian daya umum di seluruh China, mencakup lebih dari 320 kota.

Pada Agustus, BMW meluncurkan program stasiun supercharging dengan dukungan tiang pengisian daya berkapasitas tinggi, dengan kapasitas pengisian daya hingga 600 kilowatt.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno05 April 2025, 11:11 WIB

Jiplak Fitur TikTok, Reels Instagram Kini Bisa Dipercepat Saat Dilihat

Instagram kini memungkinkan pengguna untuk mempercepat Reels seperti di TikTok.
Reels Instagram sekarang bisa dipercepat saat diputar. (Sumber: istimewa)
Lifestyle05 April 2025, 11:00 WIB

Casio G-SHOCK x Barbie Rilis Jam Tangan Serba Pink

Jam Tangan GMAS110BE-4A Edisi Terbatas Mengekspresikan Pandangan Dunia Barbie.
Casio G-SHOCK GMAS110BE-4A x Barbie. (Sumber: Casio)
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)