Nintendo Bakal Produksi Konsol Layar Ganda dan Bisa Lepas Pasang

Uli Febriarni
Kamis 02 November 2023, 19:51 WIB
logo Nintendo (Sumber : Nintendo)

logo Nintendo (Sumber : Nintendo)

Baca Juga: Terminal 2 Bandara Internasional Changi Singapura Selesai Direvitalisasi, Ada The Wonderfall dan Dreamscape

Baca Juga: Ratusan Ribu Honda Civic di Amerika Ditarik Kembali, Bagaimana Honda Civic di Indonesia?

Nintendo mengajukan paten untuk perangkat gaming berlayar ganda yang bisa dilepas pasang (detachable), belum lama ini. Perangkat yang dipatenkan itu, diduga kuat merupakan perangkat Nintendo Switch 2.

Dari gambar yang diunggah oleh Game Rant, terlihat desainnya sekilas mirip dengan 3DS, konsol game terlaris ke-12 sepanjang masa milik Nintendo; yang terjual lebih dari 75 juta unit. Tetapi perangkat itu bisa 'dibagi dua'. 

Kedua bagian yang terpisah dapat terkoneksi satu sama lain secara nirkabel, memungkinkan dua gamer untuk bermain bersama di perangkat yang sama. Saat terhubung, kedua bagian tersebut bermain bersama seperti DS atau 3DS.

Terdapat layar sentuh di bagian luar konsol, yang memungkinkan gamer berinteraksi dengan perangkat genggamnya, meski dalam keadaan tertutup.

Baca Juga: Toyota All New Crown 2024 Hadir Varian FCEV dan HEV, Bakal Dijual di Indonesia?

Desain ini menampilkan layar atas menghadap keluar, bahkan saat perangkat ditutup.

desain perangkat gaming Nintendo yang diajukan patennyadesain perangkat gaming Nintendo yang diajukan patennya (Sumber: Game Rant)


"Meskipun hal ini mungkin menunjukkan beberapa ide potensial Nintendo untuk perangkat masa depan, perusahaan tersebut memiliki sejarah paten serupa yang diajukan dan tidak pernah membuahkan hasil," ungkap media itu meragukan rencana Nintendo, dilansir Kamis (2/11/2023).

Laporan mengenai penerus Switch yang muncul saat Gamescom 2023 secara tertutup, September lalu, telah memicu diskusi dan spekulasi online mengenai konsol Nintendo berikutnya; dan kapan akan dirilis. Switch telah menikmati lebih dari enam tahun menjadi salah satu perangkat keras Nintendo paling sukses yang pernah dibuat.

Dengan memperhatikan paten terbaru ini, muncul spekulasi mengenai sebenarnya perangkat apa ini?, dan bagaimana hal itu cocok dengan rencana perangkat keras Nintendo di masa depan?

Baca Juga: Immersive Tech Hadirkan CCTV Nirkabel Baru, Bisa Nyala Meski Listrik Mati

Baca Juga: Pembaruan One UI 6 Samsung Tambahkan Fitur Alat Pemblokir Otomatis, Tutup Akses Malware dan Aplikasi Berbahaya dari 3 Jalur

Sementara itu, dikabarkan perusahaan telah mengirimkan kit pengembangan Switch 2 ke mitra utama, dengan peluncuran direncanakan pada paruh kedua tahun 2024.
Pemegang platform juga memamerkan demo teknologi untuk penerus Nintendo Switch secara tertutup di Gamescom, pada Agustus.

"Perusahaan baru-baru ini menegaskan kembali bahwa, mereka juga punya rencana untuk menggunakan sistem Akun Nintendo, untuk membantu memperlancar transisi dari Switch ke platform game berikutnya," kata seorang sumber, kepada Video Games Chronicle.

Soal ini, Presiden Nintendo Amerika, Doug Bowser, menjelaskan kalau dahulu setiap perangkat yang mereka gunakan untuk transisi memiliki sistem akun yang benar-benar baru.

Baca Juga: Tiket Tur Mile Apo 'Man Suang' di Jakarta Masih Tersedia, Yakin Gak Mau Beli?

"[Itu] membuat Akun Nintendo akan memungkinkan kami berkomunikasi dengan pemain kami, jika dan ketika kami melakukan transisi ke platform baru, untuk membantu memudahkan proses atau transisi tersebut," kata dia. 

Bowser mengaku tidak dapat menjelaskan kemungkinan fitur-fitur dari platform baru, tetapi Akun Nintendo, lanjutnya, adalah dasar yang kuat untuk berkomunikasi saat perusahaan melakukan transisi.

TechSpot mengulas, perihal bagian dari desain ini akhirnya bakal digunakan di Switch 2, menurut mereka masih bisa diperdebatkan. Dan seperti semua paten, tidak ada jaminan bahwa paten ini akan menjadi produk yang sebenarnya.

Baca Juga: Penggunaan Teknologi Kecerdasan Buatan Masih Menemui Tantangan Keamanan Data

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)