Waspada Kena Serangan Siber Waktu Ngegame

Uli Febriarni
Rabu 22 November 2023, 12:33 WIB
(ilustrasi) game Minecraft di Chromebook (Sumber: Google)

(ilustrasi) game Minecraft di Chromebook (Sumber: Google)

Saat ini komunitas gim global telah berjumlah hampir setengah dari populasi dunia. Dan diketahui lewat penyelidikan perusahaan teknologi Kaspersky, komunitas gamer semakin mendapat ancaman dari penjahat dunia maya.

Penyelidikan Kasperksy mendapati, selama periode Juli 2022 hingga Juli 2023, kerentanan keamanan siber basis pengguna gim semakin meningkat.

"Penjahat dunia maya mengeksploitasi komunitas besar ini untuk mengakses data pribadi, meluncurkan serangkaian serangan, termasuk kerentanan web, serangan Distributed Denial of Service (DDoS), penambangan aset kripto, dan kampanye Trojan hingga phishing yang kompleks," ungkap perusahaan, dikutip dari pernyataan resmi, dilansir Rabu (22/11/2023).

Dalam periode 1 Juli 2022 hingga 1 Juli 2023, solusi Kaspersky mendeteksi 4.076.530 upaya untuk mengunduh 30.684 file unik yang disamarkan sebagai gim populer, mod, cheat, dan perangkat lunak terkait gim lainnya. Insiden ini berdampak pada 192.456 pengguna di seluruh dunia.

Baca Juga: OpenAI Dekati CEO Anthropic untuk Gantikan Sam Altman, Tapi Ditolak

File-file ini –terutama diklasifikasikan sebagai perangkat lunak yang tidak diinginkan dan sering diberi label sebagai bukan-virus: Downloader (89,70%),– tidak berbahaya, namun mampu mendownload berbagai program lain, bahkan program berbahaya, ke perangkat pengguna.

"Adware (5,25%) dan Trojan (2,39%) juga merupakan ancaman penting bagi para gamer desktop. Minecraft muncul sebagai target favorit di kalangan penjahat dunia maya, memicu hingga 70,29% dari seluruh peringatan. Ancaman yang menggunakan Minecraft sebagai umpan berdampak pada 130.619 pemain di seluruh dunia selama periode pelaporan," ungkap mereka.

Roblox menjadi target favorit kedua, berkontribusi terhadap 20,37% dari seluruh peringatan yang memengaruhi 30.367 pengguna. Sementara itu Counter-Strike: Global Offensive (4,78%), PUBG (2,85%), Hogwarts Legacy (0,60%), DOTA 2 (0,45%), dan League of Legends (0,31%) juga termasuk di antara game-game terkemuka yang menjadi sasaran ancaman penjahat dunia maya.

Komunitas game seluler, yang menurut laporan Newzoo 2023 terdiri dari lebih dari 3 miliar gamer, atau hampir 40% populasi dunia, ditandai dengan pertumbuhan dan aksesibilitas yang signifikan, dan telah menjadi target yang menarik bagi para penjahat dunia maya.

Antara 1 Juli 2022 hingga 1 Juli 2023, Kaspersky mendokumentasikan 436.786 upaya menginfeksi perangkat seluler, yang berdampak pada 84.539 pengguna.

Berbagai judul game dijadikan umpan untuk menyasar para gamer mobile. Penggemar Minecraft sekali lagi menjadi target utama, karena 90,37% serangan terfokus pada 80,128 gamer yang menjadi korban.

Baca Juga: HealthPro: Penyedia Tenaga Medis Profesional untuk Rumah Sakti atau Homecare

Baca Juga: Elon Musk Akan Ubah Algoritma X, Akun Kecil Bakal Muncul di Beranda For You

Pengguna di Indonesia khususnya menghadapi eksploitasi melalui Minecraft, yang mengakibatkan serangan Trojan.AndroidOS.Pootel.a, yang secara diam-diam mendaftarkan langganan seluler. Republik Islam Iran merupakan negara dengan prevalensi tertinggi serangan ini, dengan 140.482 peringatan yang berdampak pada 54.467 pemain Minecraft.

PUBG: Battlegrounds Battle Royale, merupakan game seluler kedua yang paling banyak dieksploitasi di kalangan penjahat dunia maya, menyumbang 5,09% dari seluruh peringatan, dengan sebagian besar insiden berasal dari pengguna Federasi Rusia.

Roblox (3,33%) berada di peringkat ketiga dalam hal deteksi, tetapi kedua dalam jumlah pengguna yang terkena dampak.

Penemuan penting melibatkan munculnya SpyNote, Trojan mata-mata yang didistribusikan di antara pengguna Roblox di platform seluler Android dengan kedok mod. Trojan ini menunjukkan berbagai kemampuan mata-mata, termasuk keylogging, perekaman layar, streaming video dari kamera ponsel. Serta kemampuan untuk menyamar sebagai aplikasi Google dan Facebook untuk menipu pengguna agar membocorkan kata sandi mereka.

Halaman phishing juga terus menimbulkan ancaman signifikan bagi para gamer. Perangkat lunak berbahaya dan tidak diinginkan sering kali menyamar sebagai game populer, disebarluaskan melalui situs web pihak ketiga yang menawarkan versi bajakan.

Baca Juga: AWS Jadi Penyedia Cloud Bagi Yellow.ai

Meskipun demikian, mengeklik tombol unduh biasanya menghasilkan arsip yang mungkin berisi elemen berbahaya atau tidak terkait, sehingga menyimpang dari konten yang dijanjikan.

Pakar keamanan siber di Kaspersky, Vasily Kolesnikov, mengatakan bahwa dalam industri game yang dinamis, banyak data pribadi dan keuangan terkandung didalamnya, dan penjahat dunia maya memanfaatkan peluang menarik ini.

Baca Juga: Google Bard Kini Bisa Digunakan Oleh Remaja

"Mereka mengeksploitasi akun game dengan mencuri aset dalam game, mata uang virtual, dan menjual akun game yang telah disusupi, seringkali dengan nilai di dunia nyata," ujarnya.

Pencarian data pribadi yang tiada henti telah menyebabkan lonjakan serangan ransomware, bahkan berdampak pada gamer profesional yang bergantung pada permainan tanpa gangguan.

"Hal ini menggarisbawahi kebutuhan penting untuk meningkatkan kesadaran keamanan siber dalam komunitas game," tegasnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)