Kepikunan Mengintai Lansia tapi Bisa Diobati dengan BPJS

Rahmat Jiwandono
Minggu 05 Februari 2023, 13:35 WIB
Talkshow tentang kepikunan di Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Minggu (5/2/2023). (Sumber : Istimewa)

Talkshow tentang kepikunan di Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Minggu (5/2/2023). (Sumber : Istimewa)

Techverse.asia - Demensia merupakan suatu sindrom gangguan penurunan fungsi otak yang mempengaruhi fungsi kognitif, emosi, daya ingat, perilaku dan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Per tahun 2015, di Indonesia terdata 1,2 juta orang mengidap demensia dan jumlah ini diprediksi akan bertambah dua kali lipat pada tahun 2030.

Pikun berbeda dengan lupa karena pikun adalah penurunan fungsi kognitif disertai gangguan aktivitas keseharian, sedangkan lupa merupakan gangguan pemusatan perhatian sementara. Inilah yang disampaikan Dr. dr. Rizaldy Taslim Pinzon dalam acara Ngopi Banter (Ngobrol Pagi Bareng Dokter) di Kalurahan Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (5/2/2023).

Baca Juga: Apakah Anak dengan Diabetes Melitus Masih Boleh Ngemil?

Lebih lanjut dokter spesialis saraf RS Bethesda Yogyakarta tersebut memaparkan orang yang pikun biasanya sering lupa nama orang yang sering bertemu dan kemampuan bicaranya terganggu. “Kalau seringkali kesulitan menemukan kata yang tepat saat berbicara disebut lupa” katanya.

Menurut dia, gejala umum pikun diantaranya sering hilang ingatan, sulit melakukan kegiatan harian, sering bingung, sulit menentukan kata dan angka serta sering berubah suasana hati atau perilakunya. Menurut pengajar S2 FKKMK UGM dan FK UKDW Yogyakarta risiko pikun dapat dipicu oleh kolesterol tinggi atau merokok. Juga perlu menjaga body mass index agar tetap ideal.

Alumni program doktor Fakultas Kedokteran UGM tersebut mengatakan cara mencegah demensia yaitu melakukan kegiatan yang merangsang fungsi otak, mengembangkan hobi dan kegiatan bermanfaat, aktivitas teratur sesuai kemampuan, melakukan aktivitas sosial kemasyarakatan serta banyak mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur, buah dan ikan. Pinzon memberikan saran agar memberi pengobatan bagi penderita demensia karena pikun bisa diobati dengan obat dari BPJS.

“Laporan keluarga juga dapat mendeteksi dini kepikunan, jangan lupa membuat rujukan dari puskesmas setempat,” ujarnya.  

Baca Juga: Pasta Gigi C Et Chic, Melawan Karies dengan Manfaat Rimpang Temu Hitam

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Lurah Wonokerto Riyanto Sulistyo Budi, berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi semua masyarakat terutama pengetahuan tentang kesehatan. “Selain talkshow tentang kepikunan juga diadakan aksi donor darah bekerjasama dengan PMI Kabupaten Bantul” ujar Riyanto.

Donor darah tersebut menyasar anggota karang taruna dengan harapan dapat menyadarkan diri untuk saling memberi. Talkshow tentang kepikunan ini mengambil tema ‘Sudah Pikunkah Aku’. Sedangkan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Wonokerto Any Ariyanti berkeinginan agar ilmu yang didapatkan dapat dibagikan pada kader masing-masing wilayah.

Kegiatan Ngopi Banter ini diselenggarakan oleh PKK Kelurahan Wonokerto bekerjasama dengan JogjaKLanese Community. Menurut Ketua JogjaKLanese Community Limawan Nugroho acara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati ulang tahun komunitasnya yang ke-12.

“Kami mengambil tema hidup seputarku untuk mengejawantahkan apa yang bisa kami perbuat untuk masyarakat” katanya. JogjaKLanese Community adalah komunitas yang mewadahi penggemar musik KLa Project yang telah eksis selama lebih dari satu dasawarsa.

Salah satu peserta, Rina Ifanti merasa senang dengan adanya takshow tentang kepikunan ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat yang sehari-harinya menghadapi masalah demensia ini. Harapannya kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan talkshow lain dengan materi berbeda-beda. 

Kegiatan talkshow tentang demensia diikuti oleh 62 ibu-ibu PKK Kalurahan Wonokerto dan donor darah diikuti lebih dari 40 orang warga setempat, mahasiswa KKN dan panitia kegiatan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)