Direktorat Ekonomi Digital Kominfo Gandeng eFishery, Beri Bantuan Alat Pakan Otomatis

Rahmat Jiwandono
Selasa 02 April 2024, 14:09 WIB
eFishery perbesar porsi ekspor (Sumber: eFishery)

eFishery perbesar porsi ekspor (Sumber: eFishery)

Techverse.asia - Startup akuakultur eFishery terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak guna mengembangkan potensi akuakultur di Tanah Air. Salah satunya dengan caranya menggandeng pemerintah, yang merupakan partner strategis dalam memajukan industri akuakultur.

Sejak lama, eFishery dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) lewat Direktorat Ekonomi Digital (DED) bersinergi guna mendorong penguatan teknologi untuk para pembudidaya ikan yang ada di Indonesia.

Oleh karenanya, eFishery dan DED Kominfo telah menandatangani perjanjian kerjasama pemberian bantuan berupa efeeder kepada pembudidaya eFishery yang berada di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga: Startup eFishery Kembali Dapat Pendanaan Seri D Senilai Rp3 Triliun, Targetkan Punya 1 Juta Kolam

Efeeder sendiri merupakan teknologi pemberi pakan otomatis pakan otomatis untuk ikan dan udang yang fokus pada efisiensi pakan serta pengurangan limbah yang dibuat oleh eFishery. Alat ini mampu mempercepat siklus panen hingga 74 hari dan meningkatkan efisiensi pakan hingga 30 persen serta meningkatkan kapasitas produksi sampai 25 persen.

Menurut riset dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada 2022, pembudidaya ikan atau udang yang memakai efeeder mengalami peningkatan hingga 45 persen.

"Sektor akuakultur di Indonesia masih punya potensi yang sangat tinggi untuk terus berkembang. Untuk itu, kami terus berupaya menggalakkan penggunaan teknologi guna mengakselerasi pertumbuhan di sektor ini," kata Head of Regulatory and Government Affairs eFishery Luciana Dita Chandra Murni belum lama ini.

Ia melihat peluang untuk meningkatkan sektor tersebut ke tingkat yang lebih tinggi supaya bisa mengatasi persoalan pangan dengan memanfaatkan teknologi yang terjangkau, dan mengurangi ketimpangan sosial serta ekonomi lewat ekonomi digital yang inklusif.

Baca Juga: Startup eFishery Dapat Pendanaan Seri D Triliunan Rupiah, Kini Jadi Perusahaan Unicorn

Jika dilihat dari segi produktivitas, efeeder membantu meningkatkan Food Conversion Ratio (FCR), yakni perbandingan antara makanan yang diberikan dengan selisih berat benih dan ikan yang dipanen untuk menunjukkan salah satu efisiensi produksi.

Pembudidaya ikan ataupun udang yang memakai alat ini mendapat hasil FCR antara 0,85 sampai 1,34, dengan rata-rata 1,09. Hal itu berarti setiap tambahan pakan ikan satu kilogram (kg) akan menghasilkan penambahan berat ikan sampai 1,2 kg.

Selain itu, terdapat pula peningkatan dalam hal Average Daily Gain (ADG) yang merupakan salah satu ukuran produktivitas perikanan budidaya. ADG bisa diartikan sebagai penambahan jumlah rata-rata berat ikan setiap harinya selama periode pemberian pakan dalam waktu tertentu, tujuannya guna mengetahui kecepatan pertumbuhan.

Baca Juga: Kerja Sama eFishery dengan STEI ITB: Tingkatkan Inovasi dan Kewirausahaan

Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 6484.3:2014, ADG untuk ikan lele berkisar antara 1,27 sampai 1,93. Sedangkan rata-rata ADG untuk pembudidaya ikan eFishery yakni 2,28. Ini artinya produksi pembudidaya eFishery menggunakan efeeder secara efisien.

"Adopsi sosial dalam ekonomi digital mencakup bagaimana individu dan masyarakat menerima dan mengintegrasikan teknologi digital sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi serta menciptakan peluang baru untuk partisipasi sosial dan inklusi," papar DED Kominfo Boni Pudjianto.

Namun demikian, kata Boni, dengan adanya transisi ke ekonomi digital juga menimbulkan tantangan sosial. Salah satu isunya ialah kesenjangan digital, di mana tidak semua kelompok punya akses atau kemampuan yang sama untuk menggunakan teknologi digital serta beberapa tantangan sosial merupakan privasi dan keamanan data pribadi.

Baca Juga: Bisnis Melek HAM: Startup Perikanan Terintegrasi Aruna Terpilih Mengikuti Pelatihan UNDP

"Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi inisiatif eFishery untuk berkolaborasi bersama, menjawab tantangan memanfaatkan teknologi digital untuk menumbuhkan ekonomi, inovasi sosial, hingga inklusi lewat teknologi efeeder," tambahnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Startup

eFishery Bakal Perbesar Porsi Ekspor

Kamis 12 Oktober 2023, 10:30 WIB
eFishery Bakal Perbesar Porsi Ekspor
Berita Terkini
Hobby22 Februari 2025, 16:51 WIB

Mau Beli Akun atau Joki Gim? BangJohn Bisa Jadi Opsi

Platform ini Tawarkan Solusi Transaksi yang Aman dan Nyaman bagi Gamers.
BangJohn memungkinkan konsumen untuk jual, beli, dan joki gim. (Sumber: istimewa)
Techno21 Februari 2025, 23:29 WIB

Instagram Tambahkan Sejumlah Fitur DM Baru dalam Pembaruannya

Pembaruan DM meliputi berbagi musik, penjadwalan pesan, penerjemahan, dan banyak lagi.
Sejumlah pembaruan di pesan langsung (DM) Instagram. (Sumber: Meta)
Culture21 Februari 2025, 18:19 WIB

Sarkem Fest 2025 Digelar 2 Hari, Ini Daftar Acaranya

Sarkem Fest menampilkan tradisi ruwahan apeman.
Sarkem Fest 2025.
Techno21 Februari 2025, 18:08 WIB

Wacom Intuos Pro Dirombak Total, Tersedia dalam 3 Ukuran

Jajaran Intuos Pro 2025 telah dirampingkan dan dilengkapi kontrol dial mekanis baru yang dapat disesuaikan..
Wacom Intuos Pro. (Sumber: Wacom)
Lifestyle21 Februari 2025, 17:51 WIB

NJZ Menjadi Bintang dalam Kampanye Denim Musim Semi 2025 Calvin Klein

Pengumuman ini merupakan yang pertama setelah perubahan nama mereka menjadi NJZ.
Member NJZ jadi model untuk koleksi pakaian musim semi 2025 dari Calvin Klein. (Sumber: Calvin Klein)
Techno21 Februari 2025, 17:08 WIB

Apple Tak Lagi Produksi iPhone 14 dan Setop Pakai Port Lightning

Apple telah beralih ke USB-C yang dimulai dari iPhone 15.
iPhone 14 (Sumber: Apple.com)
Automotive21 Februari 2025, 16:15 WIB

IIMS 2025: KIA Pajang New Sonet dan New Seltos, Begini Spek dan Harganya

Kedua SUV ini siap menemani perjalanan perkotaan hingga petualangan luar kota.
KIA New Sonet dipajang di IIMS 2025. (Sumber: KIA)
Techno21 Februari 2025, 15:23 WIB

Oppo Find N5 Rilis Global, Ponsel Lipat Tertipis di Dunia Saat Ditutup

Ini adalah perangkat lipat yang sangat tipis dengan baterai jumbo.
Oppo Find N5 dalam warna Cosmic Black dan Misty White. (Sumber: Oppo)
Automotive20 Februari 2025, 19:40 WIB

VinFast VF 3 Diniagakan di Indonesia, Ada Promo untuk Pembelian di IIMS 2025

Mobil ini bisa menjadi kompetitor untuk Wuling Air ev.
VinFast VF 3. (Sumber: vinfast)
Techno20 Februari 2025, 19:05 WIB

Huawei Rilis 3 Perangkat Baru, Ada Tablet hingga Gelang Kebugaran

Ketiga gadget ini dihadirkan bersamaan dengan ponsel lipat tiga pertama di dunia milik perusahaan.
Huawei memberi pembaruan untuk tablet pintar MatePad Pro 13.2 inci. (Sumber: Huawei)