MDI Ventures Tingkatkan Penyaluran Pembiayaan Modal Ventura

Uli Febriarni
Minggu 28 April 2024, 11:47 WIB
MDI Genjot Penyaluran Pembiayaan Modal Ventura (Sumber: MDI Ventures)

MDI Genjot Penyaluran Pembiayaan Modal Ventura (Sumber: MDI Ventures)

Perusahaan modal ventura (VC) milik Telkom Indonesia, MDI Ventures, optimistis tren penyaluran pembiayaan akan tetap tumbuh tahun ini.

VP Corporate Communication Telkom, Andri Herawan Sasoko, menegaskan pihaknya memiliki sejumlah strategi agar tren pembiayaan tetap bertumbuh di tahun ini.

"Tren pembiayaan modal ventura masih menunjukkan penurunan tahunan baik secara global maupun di Indonesia. Meskipun demikian, TelkomGroup melalui MDI tetap optimis bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun pertumbuhan, dan berencana untuk terus berinvestasi sepanjang tahun," kata Andri, dalam wawancara bersama Kontan, dikutip Minggu (28/4/2024).

Untuk diketahui, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap bahwa secara industri pada Februari 2024 pembiayaan modal ventura sempat terkontraksi sebesar 9,35% secara tahunan menjadi Rp16,49 triliun pada Februari 2024; atau turun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp18,19 triliun.

Baca Juga: Penjualan Kendaraan Penumpang Suzuki Naik 60%

Baca Juga: Deretan Minuman Hangat Khas Sejumlah Daerah di Indonesia, Suka yang Mana?

Maka dari itu, untuk menghadapi kondisi yang menantang, Andri menyatakan pihaknya akan mengutamakan prinsip kehati-hatian. Selain itu, meningkatkan proses pemeriksaan sebelum berinvestasi kepada startup, guna memaksimalkan potensi keuntungan modal dan nilai sinergi.

Lebih lanjut, MDI memiliki strategi dalam mendorong pertumbuhan yakni melalui penggalangan dana dengan mitra lokal dan global serta melalui aktivitas sinergi.

Menurut Andri, cara itu dilakukan karena melihat pengalaman tahun lalu yaitu sinergi value bersama Startup, TelkomGroup, dan perusahaan BUMN lainnya yang berhasil mencapai Rp3,3 triliun. Selain itu MFI juga akan fokus pada investasi di sektor ESG & AI untuk 2024.

"Tahun ini MDI berencana menerbitkan hingga delapan ESG Impact Report dari portofolio startupnya di berbagai sektor seperti edutech, fintech, agritech, logistics dan healthtech," pungkasnya.

Baca Juga: Starcamp Ganti Nama Jadi Starventure, Kini Fokus Bantu Startup Tahap Awal Temukan Nilai Tambah

Sebagai informasi tambahan, MDI Ventures pada tahun ini diketahui sedang berfokus pada portofolio perusahaan rintisan atau startup yang memiliki dampak terhadap lingkungan, sosial, hingga masyarakat. Ketiga sektor tersebut sejatinya merupakan concern dari aspek Environmental, Social, dan Governance (ESG).

Tiga startup yang didukung dan didanai oleh MDI Ventures mencakup Aruna, KoinWorks, dan Swipe Rx - dengan fokus masing-masing startup di bidang agrikultur, farmasi, serta teknologi finansial (fintech).

Chief Executive Officer (CEO) MDI Ventures, Donald Wihardja, menyatakan bahwa perusahaan menerapkan thesis-driven strategy. Langkah tersebut guna memastikan, investasi mereka bisa tepat menyasar perusahaan startup-startup yang tidak cuma menghasilkan capital gain, tapi juga punya dampak positif tentang transformasi lingkugan dan sosial buat masyarakat.

Sementara itu, Chief Digital Innovation Officer Telkom, Fajrin Rasyid, menambahkan bahwa Telkom memiliki komitmen kuat dalam menjalankan roadmap berkelanjutan sebagai realisasi aspek ESG.

"Dengan demikian, kami ikut berkontribusi membentuk sustainable digital ecosystem yang salah satunya adalah portofolio startup MDI Ventures sebagai unit venture capital di bawah manajemen Telkom Group," katanya.

Baca Juga: Maka Motors: Kisah Startup yang Berasal dari Garasi Kebanjiran

Baca Juga: PLans: Aplikasi Pemantau Kesehatan Reproduksi Perempuan, Pengguna Bisa Terhubung dengan Layanan Kesehatan

Dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan, lanjutnya, MDI Ventures turut menciptakan dampak positif lewat portofolio startup yang didukung oleh Telkom Group.

"Pada tahun ini kami berencana untuk meluncurkan beragam impact report terbaru. Lebih komprehensif dan internal dari berbagai perusahaan dalam portofolio perusahaan, yang mencerminkan komitmen pada ESG," terang dia.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)