Elevarm Gandeng 3 Perusahaan dalam Program Pembiayaan untuk Petani Kecil

Uli Febriarni
Kamis 04 Juli 2024, 20:31 WIB
(Ilustrasi) Elevarm meraih pendanaan pembiayaan untuk petani kecil dari Rabobank, Scala, Amartha (Sumber: Elevarm)

(Ilustrasi) Elevarm meraih pendanaan pembiayaan untuk petani kecil dari Rabobank, Scala, Amartha (Sumber: Elevarm)

Elevarm bersama Rabobank, Scala serta Amartha menyepakati kemitraan senilai US$1 juta (sekitar Rp16,3 miliar). Pendanaan itu akan digunakan untuk mengembangkan produk pembiayaan pro-petani Elevarm.

Program pembiayaan Elevarm bersama tiga perusahaan tadi, memungkinkan petani skala kecil memperoleh kredit yang aman, menyederhanakan praktik pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan meningkatkan literasi keuangan petani.

Program ini didasarkan fakta bahwa latar belakang petani kecil di Indonesia, sekitar 96%, hanya menyelesaikan pendidikan dasar. Mayoritas petani ini kesulitan mengakses pembiayaan yang aman serta kurangnya pengetahuan mengenai praktik terbaik pertanian.

Baca Juga: Desain Samsung Galaxy Z Flip 6 dan Z Fold 6 Telah Bocor, Begini Wujudnya

CEO Elevarm, Bayu Syerli Rahmat, menyebut melek finansial adalah bagian penting dalam memberdayakan petani kecil. Hal itu memungkinkan mereka untuk benar-benar merasakan kepemilikan atas hasil panen mereka dan meningkatkan penghidupan mereka.

"Bersama dengan mitra baru kami, Elevarm menghubungkan keahlian global di bidang ini dengan petani lokal di tingkat akar rumput, menggunakan model pembiayaan produktif kami untuk meningkatkan produktivitas mereka dalam jangka panjang, serta membantu mereka meningkatkan keahlian pertanian," ujarnya, seperti dikutip pada Kamis (4/7/2024).

Sementara itu, Chief Risk & Sustainability Officer Amartha, Aria Widyanto, mengatakan kemitraan Amartha dengan Elevarm adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong pertumbuhan inklusif bagi perekonomian akar rumput, khususnya di bidang pertanian.

"Dengan menggabungkan teknologi profil risiko berbasis AI dengan model bisnis Elevarm, yang memanfaatkan data ilmiah dan teknologi operasional untuk memitigasi risiko-risiko bagi para petani, kami yakin kolaborasi ini dapat meningkatkan penghidupan petani secara berkelanjutan," katanya.

Dan dalam keterangannya, Innovation Program Manager di Rabobank, Anna Ignatiadi, menyatakan dunia sedang beralih ke cara hidup yang lebih berkelanjutan. Dan pertanian memainkan peran penting dalam menciptakan sistem pangan yang selaras dengan hal ini.

"Elevarm dan timnya sedang menyusun cetak biru, yang memiliki kekuatan untuk mengubah petani menjadi kekuatan nasional untuk kebaikan, dimana mata pencaharian petani juga berkontribusi positif terhadap pencapaian ketahanan pangan global," imbuhnya.

Direktur Bisnis Global Scala, Ryo Ishihara, menambahkan bahwa Scala memelopori skema pembiayaan proyek baru yang menciptakan solusi win-win bagi petani, perusahaan pengelola pertanian, dan investor.

Dengan pengalaman mereka yang luas di bidang ini, dan pemahaman mendalam mengenai lanskap pertanian di Indonesia, pihaknya telah dengan cermat memilih Elevarm sebagai mitra strategis.

"Melalui berbagai diskusi, kami menyadari Elevarm memiliki pendekatan dan visi yang sama, menjadikan mereka salah satu kolaborator terbaik untuk mencapai tujuan bersama kami," tutur Ryo.

Baca Juga: DoctorTool Dukung Digitalisasi di Pelayanan Kesehatan

Baca Juga: Aloshop Ekspansi Bisnis ke Thailand

Aplikasi Elevarm (sumber: Elevarm)

Elevarm adalah startup teknologi pertanian (agritech) hulu, yang menawarkan platform solusi dan layanan hortikultura yang saling berhubungan.

Agritech ini didirikan bersama oleh Bayu Syerli Rachmat, Febi Agil Ifdillah, dan Lintang Kusuma Pratiwi pada 2022. Tim berfokus untuk mendukung kelompok yang tidak diunggulkan dalam pertanian lokal: petani kecil.

Laporan Dampak (Impact Report) Elevarm pada 2023 mengidentifikasi, sebanyak 6 dari 10 petani tidak pernah memiliki akses terhadap edukasi pertanian dalam bentuk apa pun.

Untuk menjembatani kesenjangan ini, produk pembiayaan Elevarm juga akan mendaftarkan petani dalam program pendampingan gratis mengenai praktik pertanian yang baik, yang mencakup seluruh proses pertanian mulai dari pra-budidaya hingga pasca panen.

Produk pembiayaan Elevarm diyakini mengatasi kesenjangan petani kecil melalui budidaya berbasis teknologi. Mencakup pemantauan jarak jauh serta ekosistem kredit yang dirancang agar dapat diperluas dan fleksibel untuk memenuhi kebutuhan petani kecil.

(ilustrasi) Tim Elevarm dan petani hortikultura (sumber: Elevarm)

Elevarm akan mendorong upaya untuk meningkatkan produktivitas lahan, dan mengangkat kesejahteraan petani secara finansial melalui teknologi terapan, melalui pengujian tanah ilmiah dan layanan pemantauan pertanian jarak jauh.

Pemanfaatan data yang efektif akan memaksimalkan keuntungan sekaligus mengurangi risiko finansial dan pekerjaan.

Baca Juga: Belajar dari Kematian Mendadak Atlet di Yogyakarta, Ini Pentingnya Ada AED di Tempat Umum

Praktik Elevarm ini berbeda apabila dibandingkan dengan pemodal tradisional yang sebagian besar menawarkan pendanaan melalui uang tunai.

Selain itu, Elevarm akan menjamin pengambilan setiap hasil panen bagi petani di bawah program pembiayaan mereka. Hal ini memastikan petani kecil akan secara konsisten mendapatkan keuntungan dari aliran pendapatan yang stabil dan aman setiap musim.

Terakit perlindungan risiko, hasil panen mereka juga akan diasuransikan oleh mitra penyedia asuransi Elevarm.

Baca Juga: Lazada Gelar Program Lucky Egg, Bisa Liburan Gratis ke Luar Negeri

Tercatat, lebih dari 200 petani telah memperoleh manfaat dari program pembiayaan ini, dengan sekitar Rp2,5 juta telah dicairkan selama jangka waktu enam bulan. Kemitraan global diharapkan dapat meningkatkan jumlah ini menjadi sekitar 1.000 petani dan $1,5 juta pada akhir tahun 2024.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)