Docquity dan Pemkab Sumedang Inisiasi Puskesmas AI

Uli Febriarni
Rabu 14 Agustus 2024, 23:46 WIB
Docquity meluncurkan platform Puskesmas AI bekerja sama dengan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Sumber: Play Store)

Docquity meluncurkan platform Puskesmas AI bekerja sama dengan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Sumber: Play Store)

Docquity, perusahaan teknologi kesehatan (healthtech) terkemuka, mengumumkan ekspansi ke sektor B2B dengan meluncurkan platform Puskesmas AI.

Bekerja sama dengan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, inisiatif ini dibangun di atas kesuksesan platform sosial Docquity untuk dokter di berbagai spesialisasi di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan (HCP) di Puskesmas, dengan memanfaatkan AI generatif yang didukung oleh data dan wawasan yang kredibel dari Platform Docquity.

"Inisiatif ini berfokus pada masalah kesehatan prioritas di wilayah Kabupaten Sumedang seperti tuberkulosis, stunting, dan hipertensi, yang sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Sumedang," ungkap Docquity, dalam pernyataan persnya, dikutip Rabu (14/8/2024).

Puskesmas AI, yang dikembangkan oleh Docquity, memanfaatkan teknologi GenAI yang mematuhi peraturan perlindungan data Indonesia dan Eropa.

"Platform ini akan membantu tenaga kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan mereka, serta memberikan respons berdasarkan data kredibel dari Kementerian Kesehatan, jurnal ilmiah, WHO, dan sumber terpercaya lainnya dari Pemerintah Kabupaten Sumedang," lanjut keterangan itu.

Platform Puskesmas AI akan memberikan dukungan komprehensif kepada tenaga kesehatan, memungkinkan mereka untuk membuat keputusan yang tepat, dan meningkatkan pelayanan pada pasien.

Baca Juga: Mulai Lebih On Time Salat dan Menjauh dari Gaya Hidup Sedentary dengan Bantuan Colmi C8 Max

Fitur apa saja yang ada di platform Puskesmas AI? Berikut ini di antaranya:

  • Teknologi AI generatif: Kemampuan canggih AI memberikan jawaban real-time kepada tenaga kesehatan, berdasarkan data terbaru dan paling dapat diandalkan,

  • Kepatuhan Data: Mematuhi peraturan perlindungan data Indonesia dan Eropa, memastikan privasi dan keamanan informasi pasien,

  • Basis Pengetahuan Komprehensif: Akses ke berbagai data medis, termasuk informasi dari Kementerian Kesehatan, jurnal ilmiah, WHO, dan sumber terpercaya dari Pemerintah Kabupaten Sumedang,

  • Antarmuka Pengguna yang Mudah Digunakan: Dirancang untuk intuitif dan mudah digunakan, Puskesmas AI memungkinkan tenaga kesehatan untuk dengan cepat mengakses informasi yang mereka butuhkan.

Baca Juga: LG Juga Punya Chat Cerdasnya Sendiri, ChatEXAONE

Tugu Mahkota Binokasih, salah satu bangunan ikon Kabupaten Sumedang (sumber: Pemerintah Kabupaten Sumedang)

Platform Puskesmas AI diharapkan memiliki dampak signifikan pada layanan kesehatan di Sumedang.

Dengan memberikan tenaga kesehatan akses ke teknologi canggih AI dan data kredibel, platform Puskesmas AI akan meningkatkan kemampuan mereka dalam mendiagnosis dan merawat pasien secara efektif. Hal itu akan menghasilkan peningkatan hasil pasien dan komunitas yang lebih sehat secara keseluruhan.

Baca Juga: Sepeda Listrik Premium Long-Range Bodywel A26, Mobilitas Unggul Berbasis 7 Percepatan Shimano

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menilai bahwa dengan memberikan tenaga kesehatan akses ke data kredibel dan teknologi canggih AI, mereka dapat menciptakan sistem kesehatan yang lebih efektif dan efisien.

Berikutnya, dengan memberikan tenaga kesehatan alat dan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk menangani tuberkulosis, stunting, dan hipertensi, platform Puskesmas AI akan memainkan peran kunci dalam mendukung inisiatif pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

Seorang perawat dari Puskesmas Sumedang, Ani, mengaku platform Puskesmas AI telah secara signifikan meningkatkan kemampuan mereka dalam menangani masalah kesehatan kritis.

"Akses ke data dan wawasan yang kredibel, telah memberdayakan kami untuk memberikan perawatan yang lebih baik kepada pasien, mempercepat inisiatif pemerintah untuk tuberkulosis, stunting, dan hipertensi," ujarnya.

"Platform ini telah menjadi alat yang tak ternilai dalam operasi sehari-hari kami, membantu kami membuat keputusan yang lebih tepat dan meningkatkan hasil pasien," tandasnya.

Baca Juga: Google Hadirkan Obrolan Suara Gemini Live, Tandingan ChatGPT Advanced Voice Mode?

Baca Juga: Yadea Buka 5 Gerai di Indonesia

Co-Founder Docquity, Amit Vithal, menyebut kemitraan dengan Kabupaten Sumedang ini adalah langkah penting bagi Docquity dalam ekspansi ke sektor B2B.

Dengan memanfaatkan AI generatif, perusahaan dapat menyediakan wawasan dan data berharga, untuk mendukung tenaga kesehatan dalam menangani masalah kesehatan kritis seperti tuberkulosis, stunting, dan hipertensi.

"Tujuan kami adalah memberdayakan tenaga kesehatan, dengan alat dan pengetahuan yang mereka butuhkan, untuk membuat keputusan yang tepat dan meningkatkan hasil pasien," tegas dia.

Baca Juga: Seluruh Fitur AI yang Hadir di Jajaran Smartphone Google Pixel 9

Baca Juga: Fitur-fitur Kesehatan yang Dimiliki oleh Google Pixel Watch 3

Docquity dan Pemerintah Kabupaten Sumedang kini mengaktifkan Program Kepatuhan (Adherence Program) untuk memantau perjalanan pengobatan pasien.

Program tersebut akan memungkinkan Docquity dan tenaga kesehatan untuk menetapkan baseline, meningkatkan tingkat keberhasilan pasien, memastikan pasien mengikuti jadwal pengobatan mereka, menghadiri janji dokter, dan melakukan latihan yang disarankan oleh profesional kesehatan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)