Dukung UMKM, Maybank Beri Modal ke Startup Tekfin Group Modalku

Rahmat Jiwandono
Kamis 12 September 2024, 19:56 WIB
Modalku.

Modalku.

Techverse.asia - Maybank hari ini resmi mengumumkan investasi strategis kepada Grup Modalku, platform pendanaan digital untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Asia Tenggara.

Terkait dengan investasi ini, Maybank akan mengeksplorasi sinergi yang kolaboratif bersama Group Modalku guna mendorong inklusivitas serta menjembatani kesenjangan pendanaan masyarakat secara luas.

Transaksi tersebut adalah investasi perdana dalam inisiatif terbaru di perbankan asal Malaysia itu guna secara strategis berinvestasi dan berkolaborasi dengan perusahaan yang terdepan dalam teknologi digital di Asia Tenggara.

Baca Juga: 3 Startup Climate Tech Raih Pendanaan Rp10 Miliar Lewat CIIC 2024

Investasi ini juga merupakan bagian dari pendekatan Maybank untuk mengakselerasi inovasi dalam melayani komunitas UMKM. Hal tersebut juga sejalan dengan strategi M25+ Maybank yang bertujuan untuk mempercepat digitalisasi lewat pengelolaan ekosistem di dalam dan di luar sektor perbankan.

Presiden sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Maybank Dato Khairussaleh Ramli mengatakan, perusahaannya secara konsisten mendukung UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi di Asia Tenggara.

Investasinya di Group Modalku menggarisbawahi komitmen mereka guna mendorong inklusi keuangan, sejalan dengan tujuannya yakni Humanising Financial Services.

Baca Juga: Praktik Dekarbonisasi untuk Ekonomi Hijau Berkelanjutan

"Dengan memanfaatkan keahlian perbankan kami bersama platform digital yang dimiliki oleh Group Modalku yang inovatif, kami berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem UMKM yang kuat serta memastikan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan bagi semua," ujar dia dalam keterangan resminya kami lansir, Kamis (12/9/2024).

Country Head Modalku Arthur Adisusanto menuturkan, investasi dari Maybank ini adalah suatu kehormatan terhadap Group Modalku, yang mencerminkan komitmen bersama guna melayani UMKM di Indonesia maupun Asia Tenggara.

"Kolaborasi ini semakin menguatkan komitmen kami guna memperluas akses kredit kepada para UMKM yang tidak mendapat akses ke perbankan konvensional serta menghadapi tantangan dalam manajemen arus kas, sebagai bagian dari upaya Group Modalku mendukung pelaku usaha supaya bisa mencapai potensi bisnis mereka," papar dia.

Baca Juga: NextHub Global Summit 2024 Segera Digelar, Pertemukan Startup dengan Pemodal

Sementara itu, Co-founder dan CEO Funding Societies - induk Group Modalku - Kelvin Teo menambahkan, sejauh ini Funding Societies telah memiliki lisensi untuk operasional di Indonesia, Thailand, dan Singapura, juga terdaftar di Malaysia dan beroperasi di Vietnam.

"Setiap tahunnya kami sebagai perusahaan startup tekfin menyalurkan pembiayaan bisnis sebesar US$1 miliar kepada para UMKM di negara-negara itu. Dalam beberapa tahun terakhir, kami mencapai tonggak strategis, termasuk mengakuisisi platform pembayaran digital regional yaitu CardUp dan berinvestasi bersama di Bank Index di Indonesia," katanya.

Didirikan sembilan tahun yang lalu, Group Modalku merupakan perushaan startup di bidang teknologi finansial (tekfin) berskala regional yang fokusnya ada di pendanaan UMKM.

Baca Juga: Julo Borong 3 Penghargaan Sekaligus di Ajang Asia Fintech Awards 2024

Sekadar diketahui, sejak didirikan, Group Modalku sudah menyalurkan lebih dari Rp63 triliun dalam bentuk pendanaan bisnis yang memberikan dampak positif lebih dari 100 ribu bisnis di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

Untuk di Indonesia sendiri, Modalku merupakan salah satu pionir platform pendanaan digital yang telah memiliki izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di sisi lain, Group Modalku mendapat dukungan dari sejumlah investor tekemuka seperti SoftBank Vision Fund 2, Khazanah Nasional Berhad, SBVA, CGC Digital, Peak XV Partners, BRI Ventures, Rapyd Ventures, SMBC Bank, Alpha JWC Ventures, hingga VNG Corporation.

Pada Agustus 2023, Group Modalku telah meraih fasilitas pendanaan (debt funding) senilai Rp414 miliar atau setara dengan US$27 juta. Pendanaan startup ini dipimpin oleh AlteriQ, Aument Capital Partners, dan Orange Bloom.

Baca Juga: Fintek Alami Group Indonesia Selesaikan Investasi Pertumbuhan, Memperkuat Tim Manajemen Senior

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)