Program Preschool Happy Hope Dimulai Januari 2025, Ada 4 Kelas

Rahmat Jiwandono
Minggu 15 Desember 2024, 11:21 WIB
Startup Batas. (Sumber: istimewa)

Startup Batas. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Batas resmi menghadirkan program Preschool Happy Hope untuk anak usia dini mulai dari umur satu sampai tujuh tahun. Ini hadir untuk memenuhi kebutuhan orang tua guna memberi pendidikan agama sejak dini bagi buah hati mereka.

Preschool Happy Hope mengutamakan konsep Purposeful Learning Environment yang berbasis Faith Based Education, yakni memakai ajaran agama Islam sebagai basis edukasinya serta ikut mengajak International Early Years Curriculum (IEYC) sebagai kurikulum pendidikannya.

"Preschool Happy Hope sejatinya memang merupakan bagian dari ekosistem kami," ujar Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Pendiri Batas Issyarah Feah melalui keterangan resminya dilansir Techverse.asia, Minggu (15/12/2024).

Baca Juga: Standard Chartered Indonesia Beri Pembiayaan Amartha, Berdayakan UMKM Perempuan

Menurut Feah, tujuan didirikannya Batas betujuan untuk membentuk golden generation yang akan menghasilkan dampak pada masyarakat serta bangsa Indonesia.

Dia menilai bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama, khususnya saat menginjak usia nol hingga tujuh tahun. Pasalnya, hal tersebut otak anak sedang ada di tahap perkembangan yang cepat selama tahun-tahun formatif ini, sehingga membentuk perkembangan sosial, kognitif, serta emosional.

"Dengan adanya ekosistem Batas, anak-anak dan orang tua akan tumbuh bersama-sama, menjadikan nilai-nilai agama Islam sebagai landasan perkembangan akademis dan non akademis anak-anak guna mencetak generasi emas bangsa Indonesia," ujarnya.

Preschool Happy Hope akan memulai kelas belajar di Januari tahun depan untuk anak kelas usia dini mulai dari usia satu sampai tujuh tahun. Kelas belajar tersebut terdiri atas kelas Seeding Tots (usia 1-2 tahun), Tiny Roots (2-3 tahun), Early Bloomers (3-5 tahun), dan Junior Learners (5-7 tahun).

Baca Juga: Startup Teknologi Pendidikan Batas Dapat Investasi dari Mantan Pendiri Bukalapak

Kepala Sekolah Happy Hope International Pre School Fadzillah mengatakan bahwa Happy Hope menghadirkan institusi pendidikan yang menyeimbangkan perkembangan akademis dan diri anak-anak.

Di sini, anak akan diajarkan sesuai dengan fitrahnya guna mengembangkan aspek untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, dan masyarakat yang sesuai dengan ajaran Islam.

"Kami pun turut menggandeng IEYC sebagai kurikulum pembelajaran guna mendukung aspek kompetitif akademis anak. Tujuan kami yaitu mencetak generasi yang punya kestabilan emosi, terhubung secara intelektual, cerdas spiritual, dan memiliki fisik yang kuat," paparnya.

Baca Juga: 4 Startup Edtech yang Patut Diperhatikan Versi East Ventures

Guna menyinergikan antara pendidikan formal dan non formal, Batas ikut meluncurkan Batas Learn and Play sebagai after school program dengan menawarkan program-program pengembangan bakat anak seperti quran learning, arabic class, halal cooking, math, cook, tahfidz, coding, swimming, speaking academy, hingga digital art yang semuanya berlokasi di ekosistem Bataspace, yang terletak di Ampera Raya, Jakarta Selatan.

Dalam upaya melakukan ekspansi memperluas ekosistem Batas, Achmad Zaky Foundation masuk sebagai mitra strategis. Co-Founder Achmad Zaky Foundation, Achmad Zaky mengapresiasi peluncuran Preschool Happy Hope tersebut.

Menurutnya, anak-anak di usia segitu mendapat waktu bermain dan belajar yang tepat. "Anak-anak usia dini memang seharusnya mendapat banyak (waktu untuk) bermain dan belajar dengan (cara) yang menyenangkan," terangnya.

Baca Juga: Tingkatkan Akses Belajar Anak Usia Dini, Enuma Libatkan 100 Guru di Papua Barat

Keputusan Achmad Zaky untuk berinvestasi bersama berawal dari keyakinannya yang mendalam terhadap tujuan Batas untuk membentuk Golden Generation yang akan berkontribusi pada masa depan Indonesia.

Ia ingin menciptakan ekosistem pendukung yang holistik bagi anak dan orang tua yang akan memaksimalkan potensi unggul yang dimiliki oleh anak-anak yang ada di Tanah Air.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)