Ingin Akun Twittermu Centang Biru? Ini Daftar Harga Langganannya, yang Baru 90 Hari Buka Akun Tidak Bisa Pakai

Uli Febriarni
Jumat 10 Februari 2023, 13:04 WIB
harga berlangganan Twitter Blue untuk akun Indonesia (Sumber : TWITTER)

harga berlangganan Twitter Blue untuk akun Indonesia (Sumber : TWITTER)

Sudah cari tahu berapa harga berlangganan Twitter Blue di Indonesia?
Twitter sudah merilis harga layanan Twitter Blue mereka di laman bantuan.

Dari yang kami akses pada Jumat (10/2/2023), diketahui bahwa harga layanan Twitter Blue ditetapkan berdasarkan jenis platform yang digunakan. Antara lain untuk iOS, Android, situs web. Harga layanan tersedia dalam jangka waktu bulanan dan tahunan.

Berikut bisa disimak daftar harga berlangganannya.

Harga iOS (Bulanan) : Rp 165.000
Harga Android (Bulanan) : Rp 165.000
Harga Situs Web (Bulanan) : Rp 120.000
Harga Situs Web (Tahunan) : Rp 1.250.000

Ada beberapa keuntungan yang didapatkan oleh pengguna Twitter Blue; mengingat ini merupakan layanan akun premium. Antara lain jumlah iklan yang lebih sedikit dari pengguna reguler, jumlah cuitan yang lebih panjang hingga 4.000 karakter, kemampuan mengunggah video panjang hingga 60 menit.

Untuk kamu yang punya kebiasaan typo dalam menulis, atau terkadang lupa menambahkan sesuatu saat mencuitkan sesuatu, tak perlu lagi menghapus dan mengulang cuitan awal. Ada fitur 'Edit Tweet; yang tersedia untukmu di Twitter Blue. 

Selain itu, ada fitur balasan yang diprioritaskan. 

Twitter di lamannya juga memberikan penjelasan untuk kamu yang mungkin berminat untuk mulai menggunakan layanan ini, dalam bentuk tanya jawab.

Misalnya, jika kamu telah berlangganan Twitter Blue yang baru, tetapi memutuskan bahwa kamu tidak lagi menginginkan status verifikasi di akunmu; kamu tidak dapat menghapus centang birumu.

"Tanda centang biru yang diperoleh dengan langganan Twitter Blue tidak dapat dimatikan oleh pelanggan selama masa langganan mereka. Bahkan membatalkan langganan tidak akan menghapus tanda centang biru, hingga masa berlangganan berakhir," tulis laman bantuan Twitter.

Pelanggan yang memilih untuk tidak melanjutkan Twitter Blue, akan dibatalkan langganannya dan kehilangan akses ke fitur di akhir periode penagihan mereka saat ini.

Akan tetapi tanda centang biru akan dihapus sementara dari akun yang berlangganan Twitter Blue, setelah perubahan pada nama tampilan, foto profil, atau nama pengguna hingga perubahan tersebut ditinjau.

Tetapi ada satu kebijakan penting soal penghapusan centang biru ini. Yaitu bahwa Twitter berhak tanpa pemberitahuan untuk menghapus tanda centang biru yang kamu miliki, kapan saja, atas kebijakannya sendiri tanpa menawarkan pengembalian dana kepadamu.

"Termasuk jika Anda melanggar Ketentuan Layanan kami atau akun Anda ditangguhkan," lanjut Twitter.

Tentu kondisi ini kemudian mengingatkan kita kepada akun Donald Trump, yang pada dua tahun lalu ditangguhkan oleh Twitter, -bukan hanya sekadar hilang centang biru-, akibat tindakannya yang mempromosikan tindakan para demonstran pemilu Amerika Serikat, di Gedung Capitol. 

Kemudian, pada akhirnya kini akun eks Presiden AS itu sudah mulai dipulihkan, bukan hanya oleh Twitter, melainkan juga Facebook.

Meski ada banyak kelebihan yang bisa didapatkan oleh pemilik akun Twitter Blue yang berbeda dengan akun biasa; akun Twitter yang baru dibuat kurang dari 90 hari tidak bisa langsung berlangganan layanan premium.

Ketentuan ini berlaku pula untuk akun Twitter yang belum aktif dalam 30 hari terakhir atau yang telah mengubah foto profil, nama tampilan, atau nama pengguna dalam 3 (tiga) hari sebelumnya.

Pelanggan Twitter Blue juga memerlukan nomor telepon terverifikasi.

Meksi demikian, saat ini pihak Twitter sedang mengerjakan proses pembaruan untuk akun Twitter baru, untuk membantu meminimalkan risiko peniruan identitas. Serta dapat memberlakukan dan mengubah masa tunggu untuk akun baru tanpa pemberitahuan.

Tertarik menggunakan layanan Twitter Blue?

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno05 April 2025, 11:11 WIB

Jiplak Fitur TikTok, Reels Instagram Kini Bisa Dipercepat Saat Dilihat

Instagram kini memungkinkan pengguna untuk mempercepat Reels seperti di TikTok.
Reels Instagram sekarang bisa dipercepat saat diputar. (Sumber: istimewa)
Lifestyle05 April 2025, 11:00 WIB

Casio G-SHOCK x Barbie Rilis Jam Tangan Serba Pink

Jam Tangan GMAS110BE-4A Edisi Terbatas Mengekspresikan Pandangan Dunia Barbie.
Casio G-SHOCK GMAS110BE-4A x Barbie. (Sumber: Casio)
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)