Cuitan Elon Musk Selalu Mampir di Timeline? Ternyata Ini Penyebabnya

Uli Febriarni
Selasa 14 Februari 2023, 21:15 WIB
logo Twitter (Sumber : freepik)

logo Twitter (Sumber : freepik)

Kamu menyadari kalau dua hari ini linimasa Twittermu terus dibanjiri dengan cuitan akun centang biru milik Elon Musk?

Bagi sebagian orang, Twitter 'For You' penuh dengan tweet dan balasan tweet dari Elon Musk. Memang tidak semua orang terus dibombardir oleh cuitan Elon Musk, tetapi ini mulai terjadi pada Senin (13/2/2023) dan hingga malam ini, Selasa (14/2/2023) sebagian pengguna akun masih mengeluhkan hal yang sama.

Cuitan Elon masuk ke linimasa bukan hanya bagi yang mengikuti akun bos Twitter itu, tetapi demikian juga terjadi pada yang tidak mengikutinya.

Kalau kita menyadari, hal ini terjadi setelah beberapa hari sebelumnya Elon Musk mengeluh kalau tweetnya tidak mendapatkan cukup penayangan. Dengan kata lain, Elon merasa cuitannya tidak mendapatkan cukup banyak jumlah views. Ia bahkan memecat seorang insinyur karena hal tersebut. 

Dilaporkan oleh Zoë Schiffer dan Casey Newton dari Platformer, data internal Twitter menunjukkan bahwa, meskipun akun Musk naik ke puncak popularitas dalam peringkat pencarian pada April 2022, visibilitasnya telah turun secara signifikan. Namun demikian para insinyur tidak menemukan masalah dengan algoritma Twitter.

Selama akhir pekan, Musk mengatakan Twitter meluncurkan semacam perubahan untuk memperbaiki masalah 'visibilitas' ini. CEO miliarder itu menyatakan, 95% cuitannya tidak 'disampaikan', seperti kami kutip dari The Verge.

Baca Juga: Inikah yang Kalian Mau? Elon Musk Menyebut Akan Membayar Para Pengguna Twitter yang Rajin Mencuit

Baca Juga: Copyleaks, Startup Asal Israel: Bisa Deteksi Tulisan Hasil Buatan Teknologi AI

Baca Juga: Apple Mendapat Paten Untuk Menambahkan Kamera Di Strap Apple Watch, Bagaimana Menurutmu?

Bukan hanya membuat linimasa pengguna Twitter penuh dengan cuitannya, sebelum ini Elon membuat publik riuh dengan menghadirkan fitur yang menunjukkan berapa banyak orang yang melihat tweet kita secara publik. Fitur ini mirip dengan 'Viewers' di YouTube.

"Twitter meluncurkan View Count, sehingga Anda dapat melihat berapa kali sebuah tweet telah dilihat! Metode ini sudah biasa untuk (platform) video," tulis Elon Musk dalam cuitannya.

Agaknya, Musk ingin memperlihatkan bahwa Twitter sebenarnya lebih ramai daripada yang terlihat. Menurut Musk, kebanyakan pengguna Twitter hanya menjadi pengguna pasif atau silent reader.

"Lebih dari 90% pengguna Twitter hanya membaca, tetapi tidak nge-tweet, membalas (reply), atau menyukai (like) cuitan," ia menjelaskan melalui akun Twitter personalnya. Selama ini, data yang bisa dilihat publik memang cuma data reaksi seperti retweet (RT), like, dan reply.

Musk tampak antusias dengan fitur ini, menurut Techcrunch, sebab fitur itu bisa menunjukkan ke pengguna berapa banyak orang yang sebenarnya mereka jangkau di Twitter.

Tapi untuk beberapa pengguna, fitur ini mungkin memiliki efek sebaliknya. Dan mengungkapkan bahwa lebih sedikit orang yang melihat tweet mereka, daripada yang mereka yakini.

Fitur View Count sebenarnya sudah ada sebelumnya, namun sebelum itu, tempatnya tersembunyi dan hanya bisa dilihat oleh pemilik akun dengan mengeklik 'lihat analitik Tweet' di bawah unggahan. Yang berbeda, fitur ini sekarang bisa dilihat oleh semua orang, bukan hanya pemilik akun.

Kemudian pada Desember 2022 akhir, 'tangan' Elon Musk menerapkan kebijakan lain di saat itu. Yakni, menghapus baris bertuliskan 'Twitter for Android' maupun 'Twitter for iPhone'. Elon menganggap itu sebagai 'pemborosan ruang layar'. 

Bahkan Elon menyebut, tidak ada orang di dalam Twitter, yang mengetahui alasan kenapa fitur -yang mirip dengan status pada Facebook- itu diterapkan pada Twitter.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Lifestyle05 April 2025, 11:00 WIB

Casio G-SHOCK x Barbie Rilis Jam Tangan Serba Pink

Jam Tangan GMAS110BE-4A Edisi Terbatas Mengekspresikan Pandangan Dunia Barbie.
Casio G-SHOCK GMAS110BE-4A x Barbie. (Sumber: Casio)
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)