WhatsApp Mulai Menguji Stiker yang Dihasilkan AI Generatif

Rahmat Jiwandono
Kamis 17 Agustus 2023, 17:24 WIB
Ilustrasi Whatsapp. (Sumber : Unsplash)

Ilustrasi Whatsapp. (Sumber : Unsplash)

Techverse.asia - WhatsApp sedang menguji kemampuan untuk membuat stiker khusus menggunakan kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) generatif. Menurut laporan WABetaInfo, fitur ini tersedia untuk sejumlah kecil penguji melalui Program Google Play Beta. Meta mengatakan bersiap untuk meluncurkan alat tersebut secara lebih luas dalam beberapa minggu mendatang.

Kendati akan menghadirkan stiker yang dibuat menggunakan AI genratif, tapi menurut temuan Android Police menunjukkan bahwa tidak jelas model AI generatif mana yang dipilih WhatsApp untuk fitur ini. Pasalnya laporan WABetaInfo tersebut hanya mencatat bahwa stiker dibuat menggunakan teknologi aman yang ditawarkan oleh Meta.

Baca Juga: WhatsApp Meluncurkan Aplikasi Mandiri untuk Jam Tangan Pintar Wear OS 3, Bisa Telepon dan Balas Pesan Langsung

Fitur ini sepertinya akan bekerja mirip dengan cara model DALL-E Midjourney atau OpenAI untuk menghasilkan gambar berdasarkan teks saja. Tampaknya pengguna dapat menggunakan fitur WhatsApp ini untuk membuat gambar dasar dan personal yang dapat dibagikan sebagai stiker dengan teman atau grup WhatsApp.

Mereka yang menjadi bagian dari pengujian akan melihat tombol Buat (create) saat mereka membuka keyboard di tab stiker. Seperti alat serupa, pengguna juga dapat memasukkan deskripsi stiker yang ingin digunakan. Selanjutnya AI akan mengeluarkan satu set stiker untuk dipilih dan bagikan dalam obrolan yang diinginkan oleh si pengguna.

Stiker dikatakan akan mudah dikenali dan penerima dapat diberi tahu ketika mereka melihat stiker yang dibuat oleh model AI generatif. Sebagai catatan WABetaInfo, Anda dapat melaporkan stiker apapun yang dianggap berbahaya atau tidak pantas untuk Meta.

Baca Juga: Whatsapp Perkenalkan Fitur Silence Unknown Callers: Secara Otomatis Membungkam Panggilan dari Nomor Tidak Dikenal

“Pengalaman bertenaga AI generatif kami sedang dikembangkan dalam berbagai fase, dan kami menguji berbagai di antaranya secara publik dalam kapasitas terbatas. Kami tidak memiliki apa-apa lagi untuk dibagikan saat ini,” kata Meta.

Tren kekinian menunjukkan bahwa kita telah banyak melihat AI generatif merambah ke lebih banyak bagian aplikasi utama tahun ini. Jadi tidak terlalu mengejutkan melihat WhatsApp memperkenalkan stiker yang dihasilkan oleh AI generatif.

Alat itu nantinya dapat membuat obrolan WhatsApp terasa lebih personal dan menghindari orang harus bergantung pada stiker, GIF, dan gambar meme yang terlalu sering digunakan tanpa harus bergantung pada potongan desain mereka sendiri. Laporan telah menyarankan fitur serupa akan datang ke Instagram dan Messenger juga.

Baca Juga: Whatsapp Luncurkan Fitur Transfer Pesan Pakai Kode QR, Begini Caranya

Dengan model AI generatif apapun, akan ada kekhawatiran tentang gambar dan stiker apa yang dapat dibuat dan dibagikan dengan mudah di WhatsApp, terutama karena WhatsApp sebelumnya harus membatasi penerusan pesan viral di masa lalu setelah penyebaran gambar yang menyesatkan selama pemilu, serangan massa dan pembunuhan di India, dan misinformasi terkait Covid-19.

WhatsApp memiliki kemampuan untuk melaporkan stiker yang tidak pantas atau berbahaya, tetapi tidak jelas perlindungan tambahan apa yang ada di sisi model AI di sini.

WABetaInfo mengatakan stiker yang dibuat menggunakan fitur bertenaga AI baru ini mudah dikenali, yang menunjukkan bahwa mungkin ada beberapa bentuk tanda air (watermark) atau indikasi bahwa stiker ini dibuat menggunakan model AI generatif.

Microsoft menggunakan model DALL-E OpenAI untuk memungkinkan pengguna Bing Chat membuat gambar, tetapi perusahaan menempatkan label Bing yang jelas pada gambar. Instagram juga dilaporkan sedang mengerjakan label yang akan mengidentifikasi kapan model AI telah digunakan untuk membuat konten.

Baca Juga: Enggak Perlu Takut Typo Lagi, Kini Whatsapp Punya Fitur Edit Pesan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)