Claude Pro: Claude.ai Versi Berbayar Milik Anthropic, Diklaim Punya Kinerja 5x Lebih Oke

Uli Febriarni
Senin 11 September 2023, 15:40 WIB
Claude Pro (Sumber : Anthropic)

Claude Pro (Sumber : Anthropic)

Anthropic memperkenalkan kekuatan terbaru dari kecerdasan buatan mereka, Claude.ai, yang dihadirkan dalam paket berbayar. Dinamakan Claude Pro, layanan yang digadang-gadang akan menyaingi ChatGPT milik OpenAI itu telah tersedia di Amerika Serikat dan Inggris.

"Sejak diluncurkan pada Juli 2023, pengguna memberi tahu kami bahwa mereka telah memilih Claude.ai sebagai asisten AI sehari-hari. Karena jendela konteksnya yang lebih panjang, keluaran yang lebih cepat, kemampuan penalaran yang kompleks, dan banyak lagi," ungkap Anthropic, dikutip pada Senin (11/9/2023).

Anthropic menjelaskan, Claude Pro, menyediakan layanan lima kali lebih mumpuni dari Claude 2.0. Jika tertarik menggunakan Claude Pro, pelanggan diminta membayar biaya bulanan seharga US$20 (atau sekitar Rp306.000) atau £18 (sekitar Rp345.000).

Baca Juga: OpenAI Dekati CEO Anthropic untuk Gantikan Sam Altman, Tapi Ditolak

Baca Juga: Contek Gaya Member NewJeans dengan Koleksi Fall/Winter 2023 dari Levi's

Claude.ai untuk versi Pro merupakan antarmuka percakapan untuk model bahasa besar (LLM) Claude 2.0

Kita tahu, di Claude 2.0, pengguna dapat memasukkan perintah sekitar 75.000 kata, itu dapat dicerna, diingat dan dianalisis model AI generatif Claude 2.0 dalam waktu kurang dari satu menit.

Kemampuan ini lebih besar bila dibandingkan ChatGPT, teknologi chatbot besutan OpenAI, yang hanya dapat memproses sekitar 8.000 token dalam mode GPT-4.

Anthropic mengeklaim, lewat penggunaan Claude Pro, pelanggan bisa meningkatkan produktivitas mereka dalam berbagai tugas. Termasuk meringkas makalah penelitian, menanyakan kontrak, dan mengulangi lebih jauh proyek pengkodean—seperti demo terbaru dalam membuat peta interaktif.

Bukan hanya keuntungan lima kali lebih banyak dibandingkan layanan paket gratis, Claude Pro punya kemampuan mengirim lebih banyak pesan. 

Baca Juga: Meta Dikabarkan Sedang Bangun Sistem AI Terbarunya, Bakal Saingi OpenAI?

Claude Pro dapat membantu pengguna dalam menulis teks, merangkum, melakukan analisis, dan lain-lain.

Pengguna juga akan mendapatkan akses prioritas ke Claude.ai selama periode lalu lintas tinggi. 

"Jika percakapan Anda relatif singkat (kira-kira 200 kalimat bahasa Inggris, dengan asumsi kalimat Anda sekitar 15-20 kata), Anda dapat mengirim setidaknya 100 pesan setiap 8 jam, seringkali lebih tergantung pada kapasitas Claude saat ini," kata Anthropic.

"Lebih dari dua pertiga percakapan di claude.ai (per September 2023) berdurasi sepanjang ini," lanjut mereka. 

Sebelumnya, Anthropic telah meluncurkan Claude 2.0 sebagai model baru mereka.

Di Claude 2.0, pengguna dapat memasukkan hingga 100.000 token di setiap perintah. Itu berarti Claude 2.0 dapat mengerjakan ratusan halaman dokumentasi teknis atau bahkan sebuah buku. Claude juga dapat menulis dokumen yang lebih panjang -mulai dari memo, surat, cerita hingga beberapa ribu token- semuanya sekaligus.

Anthropic, sebuah perusahaan kecerdasan buatan yang didukung oleh Alphabet Inc. Anthropic didirikan oleh mantan eksekutif di OpenAI, yakni Dario Amodei dan Daniela Amodei.

Perusahaan ini memiliki AI generatif Claude, yang sengaja dibuat untuk bisa melakukan tugas serupa dengan ChatGPT. Claude merespon perintah teks dari manusia dan menjawab pertanyaan-pertanyaan.

Namun demikian, perbedaan dengan ChatGPT, Claude memproduksi sistem kecerdasan buatan yang lebih sedikit kemungkinannya menghasilkan konten yang berbahaya atau tidak pantas; seperti instruksi untuk meretas komputer atau membuat senjata, daripada sistem lainnya.

Anthropic bahkan telah memiliki konstitusi untuk Claude mereka, serangkaian aturan yang mengarahkan sistem AI generatif pada Claude 'lebih bermoral'.

Baca Juga: Fintech SCF Bizhare Raih Pendanaan Lanjutan, Investor Lama Ikut Andil

Baca Juga: Waspada Kena Serangan Siber Waktu Ngegame

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno05 April 2025, 11:11 WIB

Jiplak Fitur TikTok, Reels Instagram Kini Bisa Dipercepat Saat Dilihat

Instagram kini memungkinkan pengguna untuk mempercepat Reels seperti di TikTok.
Reels Instagram sekarang bisa dipercepat saat diputar. (Sumber: istimewa)
Lifestyle05 April 2025, 11:00 WIB

Casio G-SHOCK x Barbie Rilis Jam Tangan Serba Pink

Jam Tangan GMAS110BE-4A Edisi Terbatas Mengekspresikan Pandangan Dunia Barbie.
Casio G-SHOCK GMAS110BE-4A x Barbie. (Sumber: Casio)
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)