E-Sport Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif, Kok Bisa?

Uli Febriarni
Selasa 28 November 2023, 16:18 WIB
(ilustrasi) pertandingan e-sport (Sumber: BBC)

(ilustrasi) pertandingan e-sport (Sumber: BBC)

Modernisasi bagaikan teman bagi kita yang merupakan makhluk sosial. Hal itu sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin tinggi.

Perkembangan yang cukup pesat ini juga memungkinkan perkembangan hobi dan kompetisi video game. Keduanya telah membuka peluang menjanjikan bagi karir profesional, dan tumbuhnya industri electronic sports (e-sport) atau olahraga elektronik.

E-sport menjadi salah satu jalan untuk pengembangan kaum muda. Masih banyak tantangan dan potensi resiko yang menyertai pertumbuhan e-sport ini.

Baca Juga: Dyson Luncurkan 2 Alat Perawatan Rambut Baru, Edisi Warna Ceramic Pop

Baca Juga: 10 Tahun Setelah Diumumkan Akan Ditayangkan, Naruto Live Action Diberi Pembaruan Besar

Istilah e-sport kemudian menjadi marak diperbincangkan, sejak Dewan Olimpiade Asia memasukkannya dalam kategori ajang medali, di Asian Games 2018.

Dosen Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM), Muhammad Rum, mengatakan bahwa eksistensi e-sport membawa pengembangan keterampilan digital, pembelajaran perihal taktik dan strategi. Selain itu, penekanan pada ilmu Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika, hingga peluang karir dalam industri terkait.

Ia menambahkan, munculnya pengakuan profesi bidang e-sport juga mendukung pembukaan berbagai peluang baru di era modern seperti saat ini.

Keterampilan lintas disiplin yang ditawarkan oleh e-sport juga memberikan jalan bagi penggemar video game.

"Hal yang perlu kita pahami, yakni perlu adanya penyiapan ekosistem industri e-sport dengan baik, perlu adanya take home pay yang mencukupi dan perlu adanya kolaborasi yang baik dengan sektor pemerintahan," tuturnya, dalam keterangan diterima Techverse.Asia, dikutip Selasa (28/11/2023).

Baca Juga: Indonesia Jadi Tamu Kehormatan dalam Pameran Teknologi di China

Komponen tadi dibutuhkan, agar mampu memfasilitasi semua orang yang terjun dalam industri e-sport secara lebih lanjut.

"Sehingga industri e-sport lokal dapat bersaing di ranah global," ungkapnya dalam diskusi Digitalk, yang diselenggarakan Center for Digital Society (CfDS UGM).

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Angela Herliani Tanoesoedibjo, menilai pertumbuhan industri e-sport mampu membantu mendobrak ekonomi kreatif di Indonesia.

"E-sport juga memiliki korelasi atas pertukaran budaya secara kultural di lingkar sosial, dan kemitraan industri yang mendukung promosi e-sport Indonesia di pasar global," terangnya, dalam diskusi itu.

Menurut Angela, industri e-sport mampu membuka jalan untuk penyusunan kebijakan yang bagus, sehingga dapat diintegrasikan dengan upaya kolaborasi ekonomi kreatif melalui platform e-sport di kancah internasional.

Baca Juga: Samsung Ajak BTS SUGA dalam Kolaborasi Spesial untuk Proyektor The Freestyle 2.0

Ketua Indonesian Esports Association Jawa Tengah, B.R.M Suryo Adhityo Nuswantoro, mendiskusikan bagaimana perkembangan e-sport saat ini di kalangan generasi milenial dan generasi Z Indonesia.

IESPA sebagai komunitas yang fokus menyoroti perkembangan e-sport, turut menyerukan program pemberdayaan generasi muda Indonesia untuk memiliki keterampilan digital yang mumpuni. Caranya dengan melibatkan pemuda dalam kegiatan positif dan menunjukkan berbagai dampak positif pada aspek-aspek lain.

Baca Juga: Mitsubishi D:X Concept Dipamerkan, Mobil MPV Listrik Rasa Crossover

Adhityo Nuswantoro menuturkan, membangun citra e-sport Indonesia di tingkat global dapat dilakukan lewat kerjasama dengan organisasi internasional, penciptaan jaringan global, dan pengembangan pemain muda untuk bersaing di kompetisi internasional.

"IESPA Jawa Tengah juga berkontribusi aktif untuk turut mengupayakan agar eSport ini dapat menjadi salah satu international exposure yang berguna untuk menunjang ekonomi kreatif Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Usaha Warung Kopi Begitu Banyak dan Terus Bertambah

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)