Amazon Punya Chatbot Saingannya ChatGPT, Mereka Beri Nama Amazon Q

Uli Febriarni
Rabu 29 November 2023, 17:59 WIB
robot bekerja di Amazon (Sumber: AMAZON)

robot bekerja di Amazon (Sumber: AMAZON)

Proyek kecerdasan buatan yang dilakukan oleh Amazon, melahirkan fitur chatbot AI generatif yang dinamakan Amazon Q.

Proyek tersebut dibuat dengan mempertimbangkan keamanan dan privasi, membantu karyawan untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan, memecahkan masalah, menghasilkan konten, dan mengambil tindakan menggunakan data serta keahlian yang ditemukan di perusahaan mereka.

Amazon Q juga dapat menyederhanakan tugas karyawan, seperti membuat postingan blog, merangkum dokumen, menyusun surel dan lainnya.

Perusahaan yang juga telah menggunakan robot untuk pekerjaan di gudang itu, mengklaim, klien seperti Accenture, Amazon, BMW Group, Gilead, Mission Cloud, Orbit Irrigation, dan Wunderkind adalah perusahan yang bersemangat menggunakan Amazon Q.

Amazon Q dikembangkan oleh AWS re:Invent, bagian dari Amazon Web Services, Inc. (AWS).

"Dengan Amazon Q, pelanggan bisa mendapatkan jawaban yang cepat dan relevan terhadap pertanyaan mendesak, menghasilkan konten, dan mengambil tindakan. Semuanya diinformasikan oleh repositori informasi, kode, dan sistem perusahaan pelanggan," ungkap perusahaan dalam pernyatan mereka, dikutip Rabu (29/11/2023).

Baca Juga: Sering Belanja Online Secara Impulsif? Simak Ancaman Siber yang Mengintai

Amazon Q memberikan informasi dan saran kepada karyawan untuk menyederhanakan tugas, mempercepat pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah, serta membantu memicu kreativitas dan inovasi di tempat kerja.

Amazon Q dapat mempersonalisasi interaksinya untuk setiap pengguna berdasarkan identitas, peran, dan izin organisasi yang ada. Selain itu, Amazon Q tidak pernah menggunakan konten pelanggan bisnis untuk melatih model dasarnya.

Amazon Q menghadirkan bantuan AI generatif yang bekerja secara internal, dan menggunakan aplikasi AWS untuk intelijen bisnis (BI), pusat kontak, dan manajemen rantai pasokan.

Amazon Q tersedia untuk pelanggan dalam pratinjau, dengan Amazon Q di Connect tersedia secara umum dan Amazon Q di AWS Supply Chain segera hadir.

Wakil presiden Data dan Kecerdasan Buatan di AWS, Swami Sivasubramanian, menyatakan bahwa AI generatif berpotensi memicu perubahan teknologi, yang akan mengubah cara manusia melakukan segala hal; mulai dari mencari informasi dan mengeksplorasi ide-ide baru hingga menulis dan membangun aplikasi.

Amazon Q adalah cara Amazon menanggapi fakta bahwa pengembang dan profesional teknologi informasi (TI) diharapkan mengikuti perkembangan teknologi terkini. Yaitu dengan merancang dan menghadirkan fitur-fitur baru dengan cepat, mengelola siklus hidup aplikasi dan beban kerja secara menyeluruh.

"Amazon Q dapat diakses oleh pelanggan dari segala ukuran dan kemampuan teknis, dengan pendekatan yang mengutamakan data serta keamanan dan privasi tingkat perusahaan yang sudah tertanam sejak awal," ujarnya.

Pelanggan dapat mengakses Amazon Q melalui antarmuka percakapan dari AWS Management Console, halaman dokumentasi, IDE mereka, dan melalui Slack atau aplikasi obrolan pihak ketiga lainnya.

Berdasarkan pertanyaan yang diajukan pelanggan, nantinya Amazon Q akan memberikan jawaban ringkas, mencakup kutipan dan tautan ke sumbernya. Berikutnya, bila pelanggan ingin mendapatkan detail lebih lanjut, mereka bisa mengajukan sejumlah pertanyaan lanjutan.

Baca Juga: Influencer dan Model Sungguhan Kadang Bikin Ribet, Agensi Ini Pakai Model AI

Amazon Q akan memberikan jawaban yang akurat, sesuai dengan materi sumber dan pengetahuan yang diberikan pelanggan.

Selanjutnya, pelanggan dapat menggunakan kontrol administratif tambahan, untuk memblokir seluruh topik dan memfilter pertanyaan dan jawaban akhir menggunakan kata kunci.

Administrator juga dapat membatasi respons tertentu terhadap karyawan atau sumber data tertentu. Misalnya, Amazon Q dapat diatur untuk hanya merespons pertanyaan terkait keamanan dari tim keamanan, atau mengambil jawaban atas pertanyaan terkait orang dari direktori internal perusahaan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)