Apple Vision Pro Bakal Didukung Ratusan Aplikasi dan Gim

Rahmat Jiwandono
Jumat 02 Februari 2024, 09:40 WIB
Tampilan menu yang muncul saat memakai Apple Vision Pro (Sumber: Apple)

Tampilan menu yang muncul saat memakai Apple Vision Pro (Sumber: Apple)

Techverse.asia - Sebanyak lebih dari 600 aplikasi dan gim yang dirancang untuk memanfaatkan kemampuan unik dan canggih Apple Vision Pro akan tersedia saat perangkat headset Virtual Reality (VR) ini diluncurkan pada 2 Februari 2024.

Vision Pro memiliki kanvas tanpa batas di mana aplikasi dapat berkembang melampaui batas tampilan tradisional, dan memperkenalkan antarmuka pengguna tiga dimensi yang intuitif dan kuat yang dapat dinavigasi oleh pengguna dengan mata, tangan, dan suara.

Baca Juga: Apple Menganggap iOS 18 akan Jadi Pembaruan Terbesar dalam Sejarah iPhone

Pengalaman spasial di Apple Vision Pro dapat mengubah ruangan mana pun menjadi teater pribadi untuk olahraga, acara TV, dan film; membuka cara-cara baru untuk berkolaborasi, membuat, dan melihat konten digital; hingga membawa pengguna ke lingkungan permainan yang menakjubkan dan tempat-tempat baru yang menarik.

Apple Vision Pro membuka imajinasi komunitas pengembang kami di seluruh dunia, dan kami terinspirasi oleh serangkaian pengalaman spasial yang mereka ciptakan untuk platform baru yang menarik ini,” kata Wakil Presiden Hubungan Pengembang Seluruh Dunia Apple, Susan Prescott dalam keterangan resmi dikutip pada Jumat (2/2/2024).

Susan mengatakan bahwa, dengan lebih dari 600 pengalaman spasial baru untuk dijelajahi di App Store baru, serta lebih dari satu juta aplikasi yang kompatibel di iOS dan iPadOS, pengguna dapat menemukan beragam aplikasi yang memperluas batasan dari apa yang mungkin dilakukan.

“Aplikasi luar biasa ini akan mengubah cara kita menikmati hiburan, musik, dan permainan; kembangkan imajinasi kita dengan cara-cara baru untuk belajar dan bereksplorasi; membuka produktivitas yang belum pernah ada sebelumnya; dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Patuhi DMA, Apple Lakukan Perubahan pada 3 Perangkat Lunaknya

“Para pengembang telah menyadari potensi komputasi spasial, dan kami tidak sabar untuk melihat apa yang mereka ciptakan selanjutnya,” imbuhnya.

Selain aplikasi streaming kompatibel yang diungkapkan Apple bulan lalu, Apple kini menyatakan pemakainya akan dapat mengakses aplikasi dari penyedia kabel seperti Charter, Spectrum, Comcast, Cox, Sling TV, dan Verizon Fios.

Ada juga dukungan untuk aplikasi NBA dan PGA Tour Vision yang memberi pengguna “pelacakan tembakan secara real-time yang dilapisi model 3D lapangan golf sungguhan.”

Baca Juga: Tanggapan Mark Zuckerberg tentang Apple Vision Pro: Tidak Punya Solusi Ajaib

Lebih dari 250 gim Apple Arcade juga akan berfungsi di Vision Pro, seperti Lego Builder’s Journey, Super Fruit Ninja, Bloons TD 6, Skatrix Pro, What the Golf?, hingga Cut the Rope 3.

Beberapa aplikasi menarik lainnya yang hadir di Apple Vision Pro termasuk Hold the World, yang memungkinkan pemakai Vision Pro untuk 'mengunjungi' Natural History Museum di London, Inggris bersama David Attenborough.

Ada juga Voyager oleh ForeFlight, yang digambarkan sebagai aplikasi yang memberikan 'konteks spasial pada sifat terkoordinasi dari pengendalian lalu lintas udara.'

Vision Pro pun memungkinkan pengguna berbelanja pakaian secara virtual dengan J.Crew Virtual Closet, sementara Lowe’s Style Studio dan Wayfair Decorify memungkinkan pengguna mendesain dan mendekorasi rumah mereka dalam augmented reality.

Baca Juga: Headset MR Apple Vision Pro Akan Rilis Awal 2024, Harganya Rp52 Jutaan

Apple Vision Pro akan mendukung sejumlah aplikasi produktivitas, termasuk layanan berbagi file Box, aplikasi brainstorming MindNode, serta perangkat lunak manajemen tugas dan proyek OmniFocus dan OmniPlan.

Pengguna juga dapat mencoba JigSpace, yang menurut perusahaan menggabungkan konten 3D, audio, video, dan teks dalam presentasi spasial interaktif langkah demi langkah di Vision Pro. Aplikasi lain yang berfokus pada pekerjaan yang kompatibel termasuk Webex, Zoom, Microsoft Teams, Slack, Notion, dan Todoist.

Meskipun ada daftar aplikasi yang hadir dengan Vision Pro saat peluncuran, masih ada dua kekurangan yang mencolok yaitu Netflix dan Youtube. Kedua layanan ini menyebutkan bahwa mereka sejauh ini tidak berencana membuat aplikasi yang dioptimalkan untuk Vision Pro.

Baca Juga: Apa yang Membuat Apple Vision Pro Layak Menyandang 'Pro'?

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)