Youtube Dikabarkan akan Membawa Aplikasinya ke Apple Vision Pro

Rahmat Jiwandono
Rabu 07 Februari 2024, 11:10 WIB
Youtube.

Youtube.

Techverse.asia - Google dikabarkan berencana mengembangkan aplikasi Youtube untuk Apple Vision Pro. Juru bicara Youtube pun telah mengonfirmasi rencana perusahaan untuk membuat aplikasi Vision Pro asli, sekaligus mengoptimalkan Youtube untuk Safari sebagai pengganti sementara.

“Kami sangat gembira melihat peluncuran Vision Pro dan kami mendukungnya dengan memastikan pengguna Youtube mendapatkan pengalaman hebat di Safari. Kami tidak memiliki rencana spesifik untuk dibagikan saat ini, namun kami dapat mengonfirmasi bahwa aplikasi Vision Pro ada dalam peta jalan (roadmap) kami,” kata juru bicara Youtube Jessica Gibby kepada The Verge dikutip, Rabu (7/2/2024).

Baca Juga: Jangkau Konsumen Muda di Asia, Infinix Hot 40 Series Jadi Sponsor Program Chuang Asia

Namun begitu, Gibby tidak memberikan tanggal untuk peta jalan tersebut, jadi publik harus menunggu dan melihat apa yang dilakukan oleh Youtube di sini - itu bisa saja mengubah aplikasi iPad, atau bisa melakukan lebih banyak lagi.

Perubahan arah ini terjadi setelah pengembang Christian Selig (pencipta aplikasi Apollo populer yang dibunuh Reddit pada 2023) meluncurkan aplikasi Youtube tidak resmi untuk headset Apple Vision Pro seharga US$3.500 atau sekitar Rp52 jutaan itu.

Hal ini tentu saja menyusul penolakan Youtube, Spotify, dan Netflix untuk mengizinkan aplikasi iPad mereka berjalan di Vision Pro sebelum diluncurkan. Sebagaimana diketahui bahwa ketiga aplikasi ini pada bulan lalu menolak untuk menyediakan aplikasi khusus di Vision Pro.

Baca Juga: Dorong Industri Lokal, TikTok dan Tokopedia Adakan Kampanye #MelokalDenganBatik

Selain itu, Youtube saat itu juga belum berencana menyediakan aplikasi iPad-nya di visionOS App Store. Memindahkan aplikasi iPad adalah cara yang relatif cepat dan mudah bagi pengembang untuk memasukkan perangkat lunak (software) mereka ke perangkat komputasi spasial Apple.

Ada sesuatu yang mengubah pikiran Youtube dalam dua setengah minggu terakhir. Salah satu teorinya adalah, meskipun harganya sangat mahal, headset realitas campuran Apple tersebut tampaknya memiliki awal yang baik karena penggemar paling setia dan berkantung tebal dari perusahaan tersebut dengan cepat mendapatkan pesanan di awal.

Sementara itu, Netflix dan Spotify sampai saat ini masih enggan meluncurkan aplikasinya di Vision Pro. Layanan streaming musik asal Swedia ini juga tidak berharap untuk mengaktifkan aplikasi iPad-nya untuk berjalan di perangkat, yang berpotensi memaksa pengguna untuk mengakses Spotify di web browser.

Baca Juga: Anime Monster 103 Mercies Dragon Damnation Karya Eiichiro Oda Tayang di Netflix

Juru bicara Spotify Gray Munford mengatakan kepada The Verge bahwa perusahaan mereka tidak dapat mengonfirmasi laporan ini dan bahwa Spotify tidak mengumumkan mengenai rencana untuk Vision Pro.

Tidak jelas mengapa Netflix dan Spotify memilih untuk tidak menyediakan aplikasi mereka di headset ini. Netflix mengatakan kepada publikasi tersebut bahwa pelanggan harus mengakses layanannya dari browser di perangkat, yang berarti aplikasi iPad-nya tidak dapat diunduh.

Perusahaan-perusahaan ini mungkin memilih untuk menunggu dan melihat apakah layak mendedikasikan sumber daya untuk membuat aplikasi khusus untuk headset seharga Rp52 jutaan tersebut.

Baca Juga: Spesifikasi Apple Vision Pro, Pakai Chip M2 dan Memori Penyimpanan hingga 1TB

Mereka mungkin juga khawatir karena harus menghadapi potensi masalah yang mungkin dihadapi pengguna Apple Vision Pro jika mereka menggunakan aplikasi versi iPad pada perangkat yang berasal dari kategori yang sama sekali berbeda.

Meskipun demikian, pengguna pertama Apple Vision Pro masih memiliki banyak aplikasi hiburan untuk dipilih, termasuk Disney Plus, yang memberikan pengguna akses ke lingkungan imersif khusus yang dapat berfungsi sebagai latar belakang pertunjukannya.

Baca Juga: Spotify Membenarkan Sedang Uji Coba Playlist Berbasis AI

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)