ZTE Nubia Pad 3D II Dilansir di MWC 2024, Gabungkan 5G dan AI

Rahmat Jiwandono
Kamis 29 Februari 2024, 12:27 WIB
ZTE melansir tablet pintar Nubia Pad 3D II di gelaran MWC 2024, Barcelona, Spanyol. (Sumber: ZTE)

ZTE melansir tablet pintar Nubia Pad 3D II di gelaran MWC 2024, Barcelona, Spanyol. (Sumber: ZTE)

Techverse.asia - ZTE resmi melansir tablet pintar 5G plus AI eyewear-free 3D yang pertama di dunia, Nubia Pad 3D II di event MWC 2024, Barcelona, Spanyol yang berlangsung pada 25-29 Februari. Tablet pintar ini mewujudkan pengalaman tiga dimensi (3D) eyewear-free yang imersif, dan terus menghadirkan solusi 3D inovatif untuk beragam industri.

Nubia Pad 3D II beradaptasi dengan skenario penggunaan yang berbeda-beda berkat terobosan dan integrasi canggih konektivitas 5G serta kecerdasan buatan (AI).

Perangkat tersebut dibenamkan chip Snapdragon 8 Gen 2 Plus UFS4.0 plus LPDDR5X dengan kapasitas penyimpanan data sampai 512GB. Lalu, kapasitas baterainya yang besar hingga 10.000mAh, dan fitur pengecasan cepat 66W, usia pakai baterai jadi lebih awet.

Baca Juga: Vivo V30 Pro dan V30 Resmi Dipasarkan Indonesia, Ini Harga Resminya

Nubia Pad 3D II membawa layar sebesar 2,5K berukuran 12,1 inci yang mendukung resolusi 2500x1600 dengan refresh rate 144Hz. Berkat symmetrical quad speaker yang menghasilkan efek suara 3D, DTS:X Ultra, dan dual-mic noise reduction serta full-frequency speaker 1W, tablet ini mewujudkan pengalaman audio visual yang bertenaga.

Nubia Pad 3D II mengintegrasikan teknologi 5G, jadi mendukung pita frekuensi 5G yang saat ini sudah banyak digunakan sehingga dapat dipakai di banyak negara. Dengan demikian, tablet ini memberikan pengalaman yang lancar dan bebas gangguan saat pengguna terkoneksi dengan internet.

Selain itu, dengan AI processing engine, produk generasi kedua Nubia Pad 3D II punya keunggulan berkat teknologi layar 3D yang telah diperbarui. Alhasil, pengguna bisa menikmati pengalaman 3D yang unik tanpa harus memakai kacamata khusus.

Baca Juga: Proyek Apple Car Dibatalkan

Dilengkapi pula dengan lensa kristal cair dan algoritma image processing terintegrasi, ZTE Nubia Pad 3D II mengolah gambar 3D dengan natural dan sangat realistis. Bila dibanding produk generasi pertama resolusi 3D pada tablet pintar ini meningkat hingga 80 persen, sedangkan tingkat kecerahan 3D meningkat 100 persen.

"Setelah optimalisasi dari sisi 3D crosstalk, warna 3D, dan efisiensi daya 3D, Nubia Pad 3D II meningkatkan pengalaman visual 3D," ujar Senior Vice President ZTE, Ni Fei.

Ni mengatakan bahwa Nubia Pad 3D II juga memperbarui algoritma AI. Dengan AI eye-tracking detection engine yang didukung sensor visual yang sangat cepat serta algoritma eye-detection, tablet ini memiliki kecepatan respons yang lebih baik, mampu menentukan posisi mata pengguna secara akurat dan real-time.

"Hasilnya, gambar 3D tampil secara langsung pada layar 3D dalam kualitas yang lebih natural dan realistis. Didukung ultra-wide viewing angle hingga 86 derajat, pengguna bisa menikmati pengalaman 3D sempurna, hampir dari segala sudut," katanya.

Baca Juga: Nubia Neo 5G: Ponsel Gaming dengan Prosesor UNISOC T820

Salah satu terobosan inovasi ZTE Nubia Pad 3D II adalah teknologi Neovision 3D Anytime, mampu melakukan konversi konten dua dimensi (2D) ke 3D secara real-time. Sehingga, pengguna memperoleh visual yang sangat memukau dengan algoritma canggih AI neural network deep learning.

Hanya dengan satu klik saja, beragam format konten 2D, termasuk gambar, gim, video, ataupun streaming media, seketika bertransformasi dalam visual 3D yang dapat dinikmati tanpa kacamata khusus.

"Keunggulan ini menampilkan efek 3D yang menarik pada komputer tablet," ujarnya.

Baca Juga: Oppo Umumkan Prototipe Air Glass 3 di MWC 2024, Didukung AndesGPT

Dengan adaptabilitas konten untuk seluruh skenario, Nubia Pad 3D II menjamin visual 3D yang sempurna dalam format horizontal dan vertikal. Hal ini mengusung pengguna menuju dunia 3D digital yang tidak terbatas, serta menikmati pesona dari media hiburan 3D.

"Teknologi inovatif ini tidak sekadar memperluas jangkauan konten 3D yang tersedia, namun juga mempermudah setiap pengguna menikmati pengalaman visual 3D yang bersifat personal," imbuhnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)