Jlab Meluncurkan Headphone dan Earbud Baru, JBuds Lux ANC dan JBuds

Rahmat Jiwandono
Minggu 17 Maret 2024, 14:00 WIB
Headphone nirkabel JBuds Lux ANC. (Sumber: Jlab)

Headphone nirkabel JBuds Lux ANC. (Sumber: Jlab)

Techverse.asia - Jlab memiliki rekam jejak yang terbukti dengan headphone dan earbud-nya untuk kualitas audio yang solid dengan harga yang relatif terjangkau.

Pada awal tahun ini, perusahaan telah meluncurkan headphone premium pertamanya dengan pembatalan bising aktif atau Active Noise Cancelling (ANC), tetapi tetap mempertahankan harganya yang tetap ramah di kantong, yakni hanya US$80 atau kurang lebih Rp1,25 jutaan.

Baca Juga: ASUS Zenfone 11 Ultra Memiliki Fitur AI Canggih, Banyak Fungsi

Meskipun harga tersebut terbilang terjangkau, namun Jlab tidak mengurangi terlalu banyak fitur karena headphone nirkabel JBuds Lux ANC yang memiliki masa pakai baterai yang lama, Bluetooth multipoint, Equalizer (EQ) yang dapat disesuaikan, audio spasial, Google Fast Pair, dan fitur pengisian daya yang cepat.

Jlab mengatakan bahwa JBuds Lux memiliki ukuran driver yang sama, 40 milimeter (mm), dengan headphone flagship milik Bose ataupun Sony.

Perusahaan lebih lanjut menjelaskan bahwa komponen-komponen itu mampu menghasilkan respons frekuensi 20-20k Hertz, frekuensi paling umum untuk sebuah headphone, dan sebagai hasilnya menjanjikan kualitas audio yang luar biasa.

Baca Juga: Hasil Penelitian Sun Life Asia: Ketahanan Finansial Generasi Milenial Paling Kuat

Dalam hal ANC, JBuds Lux dapat mengurangi kebisingan hingga 25dB dengan opsi untuk mematikannya atau menggunakan mode Be Aware (transparansi), dan levelnya dapat disesuaikan melalui Aplikasi Jlab.

Pengguna juga dapat sepenuhnya mengonfigurasi EQ dengan perangkat lunak (sofrware) tersebut atau memilih salah satu dari tiga preset audio. JBuds Lux pun sudah mendukung audio spasial dan Bluetooth LE.

Perusahaan mengklaim kalau penggunaan JBuds Lux lebih dari 40 jam dengan peredam bising aktif, dan masa pakai tersebut meningkat hingga lebih dari 70 jam jika fitur ANC dinonaktifkan.

Bluetooth 5.3 dengan konektivitas multipoint semakin menambah kenyamanan, begitu pula dengan Google Fast Pair dan fitur pengisian daya cepat selama 10 menit yang memberi pengguna empat jam pemutaran musik. Jlab memilih desain lipat untuk memudahkan penyimpanan, dengan bantalan telinga yang empuk dan kontrol pemutaran fisik.

Baca Juga: Audeze Maxwell: Headset Gaming Nirkabel yang Disebut Bisa Bertahan Hampir 80 Jam

Headphone nirkabel JBuds Lux ANC sudah tersedia untuk dibeli sekarang dari Jlab. Adapun pilihan warna yang ditawarkan meliputi putih, abu-abu, dan hijau, sudah dikirimkan ke pasar pada akhir Februari kemarin sedangkan versi warna ungu akan tiba pada Maret 2024.

Jlab JBuds generasi ke-3

Di sisi lain, Jlab pun mengungkap satu set earbud dengan budget yang terjangkau terbarunya. Ini adalah JBuds ANC generasi ketiga yang dipasarkan seharga US$60 atau setara dengan Rp938 ribuan. Perangkat earbud ini dapat mengatur penggunaan selama tujuh jam dengan peredam bising diaktifkan dengan hampir empat pengisian daya penuh dalam casing-nya.

Apabila ANC tersebut dinonaktifkan, maka pengguna dapat menggunakan earbud hingga sembilan jam dan 33 jam daya tambahan dari casing. Seperti yang dilakukan Jlab pada model sebelumnya, wadah pengisi daya di sini masih seukuran flash drive, dan sudah ada kabel USB-C yang terpasang dapat disimpan.

Baca Juga: Sennheiser Accentum: Headphone Nirkabel yang Disebut Bisa Bertahan hingga 50 Jam

Kontrol sentuh onboard dapst menangani pemutaran dan panggilan, ditambah Jlab mengatakan bahwa kontrol tersebut bisa disesuaikan di dalam aplikasinya. Profil suara juga bisa disesuaikan dengan preferensi si pengguna dengan mengubah EQ atau menggunakan preset audio.

Perusahaan juga telah menyertakan Safe Listening Mode yang menjaga volume maksimum dalam batas yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Multipoint Bluetooth juga hadir, dengan desain berperingkat IP55 yang artinya tahan terhadap olahraga, Mode Film latensi rendah untuk streaming, dan Google Fast Pair.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive15 November 2024, 18:17 WIB

Chery J6: Mobil Listrik Tipe SUV Offroad Pertama di Indonesia

Era Baru SUV Offroad dengan Energi Berkelanjutan.
Chery J6. (Sumber: dok. chery)
Techno15 November 2024, 17:38 WIB

Spotify akan Mulai Bayar Host Siniar Video, Apa Syaratnya?

Spotify akan mulai membayar host podcast video berdasarkan seberapa baik kinerja video mereka.
Spotify.
Techno15 November 2024, 17:06 WIB

Apple Merilis Final Cut Pro 11 yang Kini Bertenaga Kecerdasan Buatan

Final Cut Pro 11 memulai babak baru dalam penyuntingan video di Mac.
Final Cut Pro 11. (Sumber: Apple)
Automotive15 November 2024, 16:09 WIB

Deretan Mobil yang Diumumkan di Gelaran KIA EV Day 2024

Distributor dan media berkumpul untuk melihat lebih dekat beberapa model EV terkini dan yang akan datang dari KIA, serta kendaraan konsep.
Deretan mobil yang diperkenalkan KIA pada EV Day 2024. (Sumber: KIA)
Techno15 November 2024, 15:50 WIB

Hitachi Vantara Memperluas Platform Penyimpanan Cloud Hibrida dengan Penyimpanan Objek

Platform Penyimpanan Virtual One mengintegrasikan penyimpanan objek dengan blok dan file.
Hitachi Virtual Storage Platform One. (Sumber: Hitachi)
Startup15 November 2024, 15:32 WIB

GoTo x Indosat Kembangkan Sahabat-AI: LLM Sumber Terbuka Berbasis Bahasa Indonesia

Sahabat-AI sudah digunakan untuk Dikte Suara (Dira), teknologi AI GOTO yang diluncurkan untuk keperluan bisnis unit Financial Technology (Fintech) dan Gojek.
GoTo hadirkan Sahabat-AI untuk Bahasa Indonesia dan bahasa daerah. (Sumber: GoTo)
Startup15 November 2024, 14:35 WIB

3 Startup Teknologi Iklim di Asia Tenggara yang Patut Diperhatikan Investor

Tiga perusahaan rintisan ini memiliki prospek yang menjanjikan bagi investor.
Tiga perusahaan rintisan teknologi iklim di Asia Tenggara. (Sumber: AC Ventures)
Techno15 November 2024, 14:13 WIB

Mantap! Daya Saing Digital Indonesia Naik ke Peringkat 43 Dunia

Tapi masalah kecepatan internet jadi persoalan utama yang patut mendapat perhatian.
Ilustrasi daya saing digital. (Sumber: freepik)
Techno14 November 2024, 17:21 WIB

Laporan e-Conomy SEA 2024: Perekonomian Digital Indonesia akan Mencapai GMV yang Fantastis

Sektor e-commerce dan perjalanan menjadi penopang berkat bantuan AI dalam mendorong pertumbuhan di lima sektor utama tahun ini.
Ilustrasi ekonomi digital. (Sumber: freepik)
Startup14 November 2024, 15:23 WIB

Privy x Julo: Sediakan Tanda Tangan Elektronik untuk Platform Tekfin Julo

Privy semakin dipercaya berbagai pihak sebagai penyedia layanan digital trust terbaik di tanah air.
Privy.