Google Izinkan Pengguna Pakai AI untuk Membuat Rencana Perjalanan Liburan

Rahmat Jiwandono
Kamis 04 April 2024, 15:27 WIB
Google (Sumber: Unsplash)

Google (Sumber: Unsplash)

Techverse.asia - Google mengumumkan serangkaian pembaruan perjalanan yang menempatkannya tepat dalam proses perencanaan perjalanan dan memberikan lebih banyak wawasan tentang niat membeli di sektor perjalanan.

Baca Juga: Tampilan Video Facebook Sekarang Jadi Vertikal, Sangat Mirip dengan TikTok

Pertama, Google meluncurkan pembaruan pada Search Generative Experience (SGE) yang memungkinkan pengguna membuat rencana perjalanan dan ide perjalanan menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Kemampuan baru itu - saat ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris di Amerika Serikat (AS) bagi pengguna yang terdaftar di Search Labs, program yang memungkinkan pengguna bereksperimen dengan pengalaman Google Search tahap awal dan berbagi masukan - memanfaatkan ide dari situs di seluruh web, beserta ulasan, foto dan detail lainnya yang dikirimkan orang ke Google untuk berbagai tempat di seluruh dunia.

Saat pengguna meminta sesuatu seperti "rencanakan perjalanan tiga hari ke Philadelphia yang semuanya tentang sejarah," mereka akan mendapatkan contoh rencana perjalanan yang mencakup objek wisata dan restoran, serta ikhtisar opsi penerbangan dan hotel, dibagi berdasarkan waktu hari.

Baca Juga: Starlink Penuhi Izin Operasi di Indonesia, Masa Uji Coba Sebelum atau Sesudah Lebaran

Untuk saat ini, rencana perjalanannya hanya seperti itu: tidak ada pilihan untuk membeli layanan atau pengalaman saat itu juga. Jika pengguna puas dengan rencana perjalanannya, maka pengguna dapat mengekspornya ke Gmail, Dokumen, atau Maps.

Google belum berkomentar kapan atau apakah akan meluncurkannya secara lebih luas. Namun hal ini menunjukkan bagaimana perusahaan bereksperimen dengan bagaimana dan di mana mereka dapat menerapkan mesin AI-nya.

Banyak pelaku industri perjalanan mungkin sedang mengamati peran AI generatif dalam layanan perjalanan di tahun-tahun mendatang - ada yang bersemangat, ada juga yang waspada.

Baca Juga: Gojek Hadirkan Layanan dan Penawaran Guna Memenuhi Kebutuhan Idulfitri, Apa Saja?

Namun demikian kini, perusahaan startup seperti Mindtrip dan Layla, yang memberikan pengguna akses ke asisten kecerdasan buatan yang dirancang untuk membantu pengguna merencanakan perjalanan, sudah secara aktif melakukan hal ini.

Namun dengan pembaruan baru ini, Google mengambil alih startup seperti ini sambil mengumpulkan data tentang niat membeli perjalanan (berguna untuk bisnis iklan yang lebih luas) dan mempelajari minat pengguna terhadap layanan tersebut.

Google juga mengumumkan bahwa mereka mempermudah menemukan daftar rekomendasi di Google Maps di kota-kota tertentu di AS dan Kanada. Jika pengguna mencari kota di Google Maps, kini mereka akan melihat daftar rekomendasi tempat untuk dikunjungi dari penerbit seperti The Infatuation, serta dari pengguna lain.

Baca Juga: Kolaborasi Korlantas Polri dan Google Maps, Ada Peta Situasi Terkini Lalu-Lintas di Jalur Mudik

Pengguna juga akan melihat daftar restoran unggulan, sedang tren, dan tersembunyi di lebih dari 40 kota di Negeri Paman Sam. Terakhir, perusahaan menambahkan alat baru untuk membantu pengguna menyesuaikan daftar yang mereka buat, sehingga mereka dapat mengatur rencana perjalanan atau berbagi tempat favorit dengan teman dan keluarga dengan lebih baik.

Pengguna pun dapat memilih urutan tempat yang muncul dalam daftar sehingga mereka dapat mengaturnya berdasarkan favorit teratas atau secara kronologis seperti rencana perjalanan. Selain itu, pengguna dapat menautkan ke konten dari saluran sosial mereka.

Baca Juga: Apple Dilaporkan Jajaki Kemitraan dengan Google, Fitur Gemini AI Hadir ke iPhone?

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno21 Februari 2025, 23:29 WIB

Instagram Tambahkan Sejumlah Fitur DM Baru dalam Pembaruannya

Pembaruan DM meliputi berbagi musik, penjadwalan pesan, penerjemahan, dan banyak lagi.
Sejumlah pembaruan di pesan langsung (DM) Instagram. (Sumber: Meta)
Culture21 Februari 2025, 18:19 WIB

Sarkem Fest 2025 Digelar 2 Hari, Ini Daftar Acaranya

Sarkem Fest menampilkan tradisi ruwahan apeman.
Sarkem Fest 2025.
Techno21 Februari 2025, 18:08 WIB

Wacom Intuos Pro Dirombak Total, Tersedia dalam 3 Ukuran

Jajaran Intuos Pro 2025 telah dirampingkan dan dilengkapi kontrol dial mekanis baru yang dapat disesuaikan..
Wacom Intuos Pro. (Sumber: Wacom)
Lifestyle21 Februari 2025, 17:51 WIB

NJZ Menjadi Bintang dalam Kampanye Denim Musim Semi 2025 Calvin Klein

Pengumuman ini merupakan yang pertama setelah perubahan nama mereka menjadi NJZ.
Member NJZ jadi model untuk koleksi pakaian musim semi 2025 dari Calvin Klein. (Sumber: Calvin Klein)
Techno21 Februari 2025, 17:08 WIB

Apple Tak Lagi Produksi iPhone 14 dan Setop Pakai Port Lightning

Apple telah beralih ke USB-C yang dimulai dari iPhone 15.
iPhone 14 (Sumber: Apple.com)
Automotive21 Februari 2025, 16:15 WIB

IIMS 2025: KIA Pajang New Sonet dan New Seltos, Begini Spek dan Harganya

Kedua SUV ini siap menemani perjalanan perkotaan hingga petualangan luar kota.
KIA New Sonet dipajang di IIMS 2025. (Sumber: KIA)
Techno21 Februari 2025, 15:23 WIB

Oppo Find N5 Rilis Global, Ponsel Lipat Tertipis di Dunia Saat Ditutup

Ini adalah perangkat lipat yang sangat tipis dengan baterai jumbo.
Oppo Find N5 dalam warna Cosmic Black dan Misty White. (Sumber: Oppo)
Automotive20 Februari 2025, 19:40 WIB

VinFast VF 3 Diniagakan di Indonesia, Ada Promo untuk Pembelian di IIMS 2025

Mobil ini bisa menjadi kompetitor untuk Wuling Air ev.
VinFast VF 3. (Sumber: vinfast)
Techno20 Februari 2025, 19:05 WIB

Huawei Rilis 3 Perangkat Baru, Ada Tablet hingga Gelang Kebugaran

Ketiga gadget ini dihadirkan bersamaan dengan ponsel lipat tiga pertama di dunia milik perusahaan.
Huawei memberi pembaruan untuk tablet pintar MatePad Pro 13.2 inci. (Sumber: Huawei)
Startup20 Februari 2025, 18:45 WIB

GoTyme x Danabijak x Olsera Tawarkan Program MCA untuk UMKM

GoTyme Indonesia Menawarkan Pembiayaan yang Fleksibel untuk UMKM.
GoTyme Indonesia gandeng Danabijak dan Olsera beri pinjaman bagi UMKM. (Sumber: istimewa)