Alamat Web Twitter Sekarang Resmi Menjadi X.com

Rahmat Jiwandono
Senin 20 Mei 2024, 15:43 WIB
Elon Musk. (Sumber: istimewa)

Elon Musk. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Twitter secara resmi melakukan rebranding hampir setahun yang lalu, namun sebagian besar halamannya masih menggunakan Twitter di URL-nya hingga sekarang. Tapi kekinian, Elon Musk telah mengumumkan bahwa media sosial tersebut telah selesai memindahkan semua sistem intinya di X.com.

Dengan demikian, itu berarti telah selesai melakukan transisi ke identitas barunya dan menghapus semua jejak nama Twitter dan logo burung biru ikoniknya. Padahal warganet sudah sangat familiar dengan logo burung biru yang jadi ciri khas Twitter.

Baca Juga: Sudah Ada Bocoran Warna Casing iPhone 16 Nih?

Twitter sendiri telah menggunakan burung sebagai maskotnya sejak 2008 silam dan desain logo Twitter Bird sendiri diperkenalkan pada 2012, tapi logonya sudah diubah oleh Elon Musk. Dengan terjadinya perubahan domain URL Twitter menjadi X, maka saat pengguna mengetik twitter.com di browser mereka, sekarang akan dialihkan ke domain pilihannya, atau seharusnya.

Saat pengguna masuk ke Twitter/X sejak pekan kemarin, mereka melihat pesan yang berbunyi: “Selamat datang di x.com! Kami memberi tahu kamu bahwa kami mengubah URL kami, namun pengaturan privasi dan perlindungan data kamu tetap sama.”

Transisi domain itu telah menjadi salah satu aspek yang canggung dalam langkah Elon Musk untuk mengubah citra perusahaannya. Meskipun banyak aspek X bermigrasi ke merek baru sejak lama - termasuk akun resmi, aplikasi seluler, dan langganan X Premium (Twitter Blue) – URL platform tetap twitter.com sejak Musk secara resmi memulai peralihan ke X.

Seperti diketahui bahwa selama setahun terakhir, perusahaan tersebut telah sedikit demi sedikit melepaskan identitas pra-Elon Musk. Mereka mengubah nama resminya dari @Twitter menjadi @X dan bahkan mengganti logo Twitter di gedung kantor pusatnya.

Baca Juga: TikTok Sedang Menguji Video Berdurasi Satu Jam, Tandingi Youtube?

Situs webnya pun mengalami ubahan favicon, yang awalnya memicu perlindungan keamanan beberapa browser, sementara aplikasinya beralih ke logo X baru dari desain burung biru sebelumnya. Selain itu, aplikasi Tweetdeck juga telah diubah namanya menjadi XPro.

Perusahaan juga perlahan-lahan memindahkan halamannya ke x.com - cukup lambat sehingga perpindahan tersebut menjadi risiko keamanan, karena pelaku kejahatan dapat memanfaatkan URL yang tidak konsisten untuk korban phishing. Sekarang X Corp (induk X) telah selesai berpindah ke URL barunya, dan inilah waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal pada salah satu bagian terakhir situs web yang membantu membentuk lanskap media sosial.

Langkah ini dilakukan setelah Musk secara sepihak mengganti nama Twitter menjadi X pada Juli 2023. Dalam postingannya saat itu, dia menyatakan bahwa Twitter bukan lagi nama media sosial, namun terlahir kembali sebagai X, yang tampaknya merupakan huruf alfabet favoritnya.

Baca Juga: Starlink Resmi Beroperasi di Indonesia, Simak Harga Langganan Paket Personal

“Kami akan segera mengucapkan selamat tinggal kepada merek Twitter dan, secara bertahap, semua burung,” Musk memposting di X pada Juli tahun lalu. Perusahaan mengganti nama aplikasi selulernya dengan moniker X dan memindahkan alamat email karyawan ke x.com.

Meski demikian, dengan nama Twitter yang dihapus dari web, banyak pengguna yang masih menolak keras untuk menyebut situs tersebut X. “Masih Twitter,” tulis Marques Brownlee, seorang vlogger dan podcaster teknologi populer.

Elon Musk sudah lama terobsesi dengan huruf X. Atau seperti yang dia cuitkan pada Juli 2023 sambil membagikan foto dirinya membuat tangannya menjadi X sambil berdiri di depan papan nama Tesla Model X, sambil menuliskan "Tidak yakin petunjuk halus apa yang memberikannya, tapi saya suka huruf X."

Apalagi Elon Musk memiliki seorang putra bernama X Æ A-12 Musk dengan penyanyi Grimes tetapi memanggilnya dengan nama X. Tapi, tentu saja, Musk juga mendirikan situs web dan layanan perbankan online X.com pada 1999 silam. Pada akhirnya perubahan logo Twitter akan bergabung dengan perusahaan lain seperti PayPal.

Baca Juga: 'Elon Musk' Menyapa Pengunjung Museum Madame Tussauds Hong Kong

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)