Mecca Mate: Chatbot Asisten Jamaah Haji dan Umrah, Ada Marketplacenya

Uli Febriarni
Sabtu 25 Mei 2024, 22:18 WIB
(ki-ka) Hanny dan Fathia Rahmanisa saat menunjukkan tampilan dari platform Mecca Mate (Sumber: null)

(ki-ka) Hanny dan Fathia Rahmanisa saat menunjukkan tampilan dari platform Mecca Mate (Sumber: null)

Masih kurangnya pengetahuan sebagian jamaah haji dan umrah seringkali menjadi kendala tersendiri saat menunaikan ibadah di tanah suci. Usia lanjut turut menjadi tantangan bagi para jamaah dalam mengingat apa yang dipelajari saat manasik.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang sebuah platform bernama Mecca Mate, asisten pendamping haji dan umrah.

Baca Juga: Cara Simpel Menerapkan Green Tourism Waktu Jadi Turis

Ketua tim Mecca Mate, Luthfi Hakim Irawan, menyatakan tidak semua jamaah dapat berangkat haji dan umrah dengan penuh kesiapan. Alhasil, jamaah tersebut akan mengalami banyak kebingungan, baik itu mengenai tata cara beribadah, hingga arah menuju tempat-tempat ibadah haji atau umrah.

Melihat kondisi demikian, Luthfi bersama Fathia Rahmanisa, Hanny, dan Kahfin Ilham berinisiatif membuat platform yang dapat menjawab kebingungan jamaah haji atau umrah tersebut, yaitu Mecca Mate.

"Mecca Mate merupakan platform yang berbentuk chatbot, sebuah program komputer berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang memungkinkan untuk melakukan percakapan dua arah," kata dia, di keterangan tertulis, kami sadur Sabtu (25/5/2024).

Baca Juga: Obituari! Kabosu, Anjing Meme 'Dogecoin', Mati di Usia 18 Tahun

Baca Juga: Nasi Kuning Muna Cung, Kuliner Langganan Keluarga Keraton Yogyakarta

Baca Juga: Museum Batik Pekalongan, Kenalkan Batik di Gedung yang Estetik

Lebih lanjut, chatbot di platform ini membuat jamaah lebih mudah dalam mengakses informasi. Pengguna cukup memasukkan informasi yang diinginkan, seperti mengirim pesan pada biasanya, dan platform ini akan memberikan informasi kepada pengguna sesuai yang diinginkan.

"Dengan cara ini, platform dapat memberikan panduan yang terpersonalisasi," tambah Luthfi.

Tim ini juga menyadari, selain keterbatasan informasi, sebagian jamaah haji dan umrah juga terkendala dengan barang bawaan. Keinginan jamaah untuk memberikan oleh-oleh kepada keluarga terkadang membuat barang bawaan melebihi kapasitas bagasi pesawat.

"Oleh karena itu, kami juga membuat laman Hajjstore untuk mengatasi kendala mereka," imbuhnya.

Hajjstore merupakan e-commerce yang menyediakan berbagai perlengkapan haji dan umrah, termasuk oleh-oleh. Melalui laman ini, para jamaah haji dan umrah cukup memesan oleh-oleh secara daring, dan nantinya produk akan diterima saat sudah di Indonesia.

"Tidak hanya bagi jamaah, tetapi para pelaku UMKM akan turut terbantu dengan hadirnya Hajjstore ini. Hajjstore ini sudah diintegrasikan ke dalam chatbot untuk mempermudah pengguna," kata Luthfi menjabarkan.

Baca Juga: Resep Jus Buah dan Sayur yang Tingkatkan Imun Tubuh

Baca Juga: Cara Startup Accacia Menangkan Pasar Dekarbonisasi Properti

Tim yang berisikan mahasiswa yang sama-sama berasal dari Departemen Sistem Informasi ITS angkatan 2021 itu, dipimpin oleh dosen Achmad Holil Noor Ali.

Baca Juga: Abon Lele dari Bantul, Oleh-oleh yang Pas untuk Kamu yang Sedang Diet

Platform Mecca Mate sebetulnya sudah dikembangkan sejak awal 2024 dan kala itu bernama Mecca WABot.

Sebelumnya, Achmad Holil menjelaskan, sistem ini dirancang berbasis chat karena mudah digunakan oleh berbagai kalangan usia. Dengan demikian, aplikasi WhatsApp dapat dimanfaatkan lebih efektif oleh pengguna.

Informasi yang tersedia dalam Mecca WABot antara lain terkait panduan ibadah haji dan umrah, amalan di tanah suci, dan pengetahuan seputar masjid di Mekah. Selain itu, terdapat petunjuk lokasi tempat ziarah, napak tilas Rasulullah, kawasan dan hotel, tempat oleh-oleh, hingga rute perjalanan.

"Mecca WABot sudah terintegrasi dengan Google Maps, sehingga dapat memudahkan jamaah apabila tersesat di Mekah,” ujarnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)