Google Update Play Store dengan Ulasan Aplikasi Bertenaga Kecerdasan Buatan

Rahmat Jiwandono
Jumat 26 Juli 2024, 18:17 WIB
Google Play Store kini ditenagai dengan kecerdasan buatan. (Sumber: Google)

Google Play Store kini ditenagai dengan kecerdasan buatan. (Sumber: Google)

Techverse.asia - Google baru saja mengumumkan serangkaian pembaruan untuk Play Store dalam upaya membuatnya lebih menyenangkan untuk digunakan. Ini adalah bagian dari langkah yang lebih besar oleh perusahaan untuk mengubah pasar daringnya menjadi pengalaman menyeluruh yang lebih dari sekadar toko. Sepertinya, perusahaan ingin agar para pengguna Android nongkrong di Google Play.

Baca Juga: Butuh Kolaborasi dan Tindak Lanjut dari Pemerintah untuk Transformasi Digital Indonesia

Berikut ini rencana Google. Pembaruan tersebut juga menghadirkan ringkasan ulasan yang dibuat oleh kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang diambil dari ulasan (review) pengguna untuk mengembangkan konsensus.

Pengguna mungkin pernah menjumpai hal semacam ini di Facebook dan saat menggunakan pencarian Google. Perusahaan pertama kali mengumumkan fitur ini di acara Google I/O tahun ini.

Pendekatan yang berdekatan dengan kecerdasan buatan ini juga akan berlaku untuk FAQ yang dibuat secara otomatis tentang setiap aplikasi yang didukung oleh model Gemini. Selain itu, akan ada sorotan yang dibuat oleh kecerdasan buatan yang menawarkan ringkasan cepat dari aplikasi tertentu.

Baca Juga: Koltiva Dukung Pemkab Aceh Singkil: Tandatangani MoU Tata Kelola Kelapa Sawit

Google memamerkan gambar diam ini untuk aplikasi penyuntingan (edit) foto yang sorotannya mencakup jumlah filter dan tata letak yang tersedia, selain alat dan opsi berbagi. Pendekatan AI ini pun akan memungkinkan pengguna membandingkan aplikasi dalam kategori serupa dengan cepat.

Google juga meluncurkan ruang bersama di Play Store. Namun, ini bukan komunitas atau jejaring sosial mini, seperti Reddit atau semacamnya, melainkan halaman pembuka untuk berbagai topik yang menarik. Raksasa teknologi ini memulai proyek itu dengan uji coba yang melibatkan kriket.

Ruang bersama tersebut memberi pengguna di India kemampuan untuk menjelajahi semua konten kriket mereka dari berbagai saluran di satu tempat yang nyaman. Hal ini termasuk video yang relevan, sekitar 100 aplikasi terkait dengan kriket yang dikurasi, dan beberapa jajak pendapat pengguna sederhana.

Baca Juga: Google Mendebutkan Gemini 1.5 Flash dan Jajaran Model Gemma Terbaru

Ruang kurasi berikutnya akan membahas tentang manga Jepang. Belum ada kabar kapan fitur ini akan diperluas ke beberapa kategori yang tersedia untuk pengguna global.

Seluruh pengalaman berbelanja gim baru untuk dimainkan juga mendapatkan peningkatan, yang difokuskan terutama pada penemuan. Google menjanjikan halaman detail gim yang diperkaya, lengkap dengan video Youtube dari pengembang dan promosi yang ditandai dengan jelas, yang mengingatkan publik pada Steam.

Ini bahkan meluas ke pengalaman pasca pembelian, karena pengguna yang kembali akan melihat catatan pengembang (developer) yang diperbarui dan bagian untuk tips dan trik. Program ini dalam akses awal dan saat ini hanya tersedia untuk pengguna berbahasa Inggris.

Baca Juga: Ada Kesepakatan Rahasia, Google Akui Spotify Tak Bayar Biaya Play Store

Ada juga beberapa gim baru yang hadir di Play Pass Google yang sering diabaikan, seperti Asphalt Legends Unite dan Candy Crush Saga, dan fitur yang memungkinkan pengguna memainkan beberapa game sekaligus di PC. Terakhir, ada beberapa hal yang bersifat personal dalam pembaruan ini.

Fitur koleksi baru menyediakan kategori khusus berdasarkan aplikasi yang dibeli sebelumnya. Ini berarti bahwa setiap layar beranda Google Play akan berbeda untuk setiap pengguna, menawarkan cara mudah untuk terus menonton acara atau menyelesaikan permainan video.

Banyak dari pembaruan ini mulai diluncurkan pada hari ini, meskipun beberapa masih dalam tahap akses awal. Lainnya, seperti fitur ruang bersama, masih memiliki beberapa kekurangan yang harus diatasi.

Baca Juga: Dark Web Report Kini Tersedia untuk Seluruh Pengguna Google dan Gratis

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Oktober 2024, 21:48 WIB

Begini Cara yang Benar Menggunakan Galaxy Ring

Galaxy Ring memiliki berbagai macam ukuran, mulai dari ukuran 5 sampai 13.
Galaxy Ring (Sumber: Samsung)
Lifestyle17 Oktober 2024, 20:58 WIB

Tips dari Jejakin untuk Ikut Mengurangi Emisi Karbon

Lima cara di bawah ini merupakan langkah mudah yang dapat dilakukan untuk ikut mengurangi emisi karbon, dimulai dari lingkungan sekitar kita.
Tim Jejakin sedang menguji kualitas air dan tanah di sebuah area (Sumber: Jejakin)
Culture17 Oktober 2024, 20:24 WIB

Hanni NewJeans Buka Suara Tentang Perundungan Terhadap Artis di Industri K-pop

Ia bersaksi di parlemen Korea Selatan perihal bullying di tempat kerja dan perlakuan terhadapnya.
Member girlband K-pop NewJeans, Hanni. (Sumber: null)
Startup17 Oktober 2024, 20:02 WIB

6 Alasan Startup F&B di Indonesia Masih Bisa Disebut Tangguh

Food and Beverage (F&B) telah terbukti menjadi sektor yang tangguh bagi Indonesia, terutama dengan kebangkitan industri pariwisata dan perhotelan setelah pandemi berakhir.
Ismaya, salah satu startup F&B yang beroperasi di Indonesia (Sumber: Ismaya)
Startup17 Oktober 2024, 19:45 WIB

Cara Supermom dalam Mempertahankan Ratusan Klien Fortune Mereka

Supermom yang berbasis di Singapura adalah platform data pengasuhan anak terkemuka di Asia Tenggara.
Ilustrasi aplikasi Supermom. (Sumber: istimewa)
Techno17 Oktober 2024, 19:23 WIB

Realme 13 5G dan TWS Buds T310 Resmi Dilansir di Indonesia, Segini Harganya

Dua perangkat ini diluncurkan bersamaan dengan Realme 13 Plus 5G.
Realme 13 Series 5G dan TWS Buds T310 meluncur di Indonesia. (Sumber: Realme)
Techno17 Oktober 2024, 18:49 WIB

Spek Lengkap Realme 13 Plus 5G, Ponsel Gaming dengan Chip MediaTek Dimensity 7300

Gaming tingkat turnamen dengan visual mulus hingga 120fps di kelasnya.
Realme 13 Plus 5G. (Sumber: realme)
Startup17 Oktober 2024, 18:43 WIB

6 Tahun Beroperasi, Xurya Membangun Lebih dari 100 MW PLTS

Melalui skema sewa PLTS tanpa biaya awal yang dipelopori oleh Xurya, lebih dari 100 perusahaan telah terbantu untuk mulai menggunakan energi matahari.
Xurya telah berhasil membangun lebih dari 100 MW kapasitas daya PLTS, tersebar se-Indonesia (Sumber: Xurya Daya Indonesia)
Techno17 Oktober 2024, 18:03 WIB

Tahun Depan, Pengguna Bisa Mendaftar Business Caller ID

Nama, logo, dan departemen pemilik nomor bisnis tersebut muncul di layar panggilan masuk saat mereka menghubungi pelanggan.
Apple akan meluncurkan layanan Business Caller ID (Sumber: Apple)
Startup17 Oktober 2024, 17:48 WIB

Sah! Startup Healthtech Good Doctor Indonesia Diakuisisi oleh WhiteCoat Global

Aksi kedua korporasi ini akan memperdalam layanan kesehatan di Asia Tenggara.
Startup healthtech Good Doctor Indonesia. (Sumber: istimewa)