ASUS Umumkan Perilisan Hardware Kelas Server dengan Dukungan AMD EPYC 4004

Uli Febriarni
Sabtu 27 Juli 2024, 15:51 WIB
AMD EPYC™ 4004 (Sumber: Asus)

AMD EPYC™ 4004 (Sumber: Asus)

ASUS mengumumkan jajaran server, workstation, dan motherboard terbaru, yang diperkuat dengan CPU AMD EPYC™ 4004 dan menonjolkan performa serta densitas tingkat tinggi.

Lewat komponen ini, perusahaan ingin menghadirkan komputasi hemat biaya dengan performa tinggi, bagi kebutuhan bisnis kecil (UMKM) dan penyedia layanan IT hosting yang dinamis.

Beberapa penawaran terbaru dari ASUS ini meliputi ASUS Pro ER100A B6, sebuah rack server 1U yang ringkas; ASUS ExpertCenter Pro ET500A B6, sebuah workstation Zen 4 yang hemat daya; ASUS Pro WS665 - Ace, sebuah motherboard workstation ATX yang tangguh; dan ASUS Pro WS 600M - CL, sebuah motherboard mATX tanpa chipset yang ringkas untuk penggunaan workstation.

Public Relations ASUS Technology Indonesia–OPBG Division, Rhesa Rudiansyah, mengatakan bahwa platform kelas bisnis ini mendukung komputasi berkinerja tinggi dalam bentuk yang berbeda, mulai dari workstation siap pakai hingga motherboard canggih.

"Perangkat ASUS yang didukung oleh prosesor AMD EPYC 4004-series ini juga ideal untuk berbagai penggunaan, seperti layanan cloud hingga dedicated hosting atau content delivery," ujarnya, seperti dikutip Sabtu (27/7/2024).

Semua perangkat ini akan memastikan operasional bisnis ditopang dengan performa mumpuni yang dibutuhkan bisnis modern, serta didukung oleh keahlian yang dapat diandalkan perusahaan.

Rhesa menjelaskan, prosesor AMD EPYC 4004 generasi terbaru memanfaatkan arsitektur Zen 4 core yang andal dan tangguh untuk menangani beban kerja komputasi dengan mudah.

Prosesor ini juga menyuguhkan fleksibilitas pada aplikasi yang mengandalkan kinerja, produktivitas, dan efisiensi.

"Dengan opsi low-core-count baru, optimasi konfigurasi soket tunggal, dukungan memori DDR5 dual-channel, dan hingga 28 jalur konektivitas PCIe® 5.0, prosesor EPYC 4004 ini menawarkan keandalan tingkat server dalam paket yang terjangkau," terangnya.

Baca Juga: DeepL Menambahkan Aksara Mandarin Tradisional di Pilihan Bahasa Terjemahan

EPYC 4004 akan menekan biaya konfigurasi tingkat sistem dan mengurangi konsumsi energi untuk memberikan total costs of ownership yang lebih rendah, imbuhnya.

Produktivitas hardware server ASUS berkinerja tinggi mendukung bisnis yang sedang berkembang untuk mencapai tujuan. Hardware-hardware ini menghadirkan kinerja yang efisien sekaligus skalabilitas untuk kebutuhan UMKM.

"Hardware ini juga mudah digunakan dengan beragam software yang berjalan cepat dan andal pada hardware server kelas perusahaan berkinerja tinggi yang sederhana," lanjut Rhesa.

Lebih jauh, kompatibilitas arsitektur x86 mengefisienkan pembangunan infrastruktur tanpa harus mengubah wholesale software. Hal tersebut menjadikan hardware ASUS bertenaga AMD EPYC 4004 ini sebagai pilihan ideal untuk penggunaan on-premise dan dedicated hosting.

Hardware ASUS berbasis EPYC 4004 juga mendukung bisnis modern dengan solusi server terjangkau yang meningkatkan tugas-tugas komputasi umum.

Beberapa contoh penggunaan tersebut diantaranya server web, DNS, file/print workload, berbagi file/data, pencetakan, email, perpesanan, customer-relations management (CRM), dan enterprise resource planning (ERP).

Baca Juga: Delta Electronics Kenalkan Aneka Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Termutakhir

Baca Juga: Subaru Bawa Produk Edisi Terbatas di GIIAS 2024 & Umumkan Belum Akan Fokus Elektrifikasi

EPYC 4004 mempercepat waktu pengkodean dan kompilasi dengan kinerja multi-threaded yang andal. Platform terbaru ini juga sangat ideal untuk para kreator, karena dapat digunakan untuk edit video 4K atau pembuatan desain yang kompleks.

Keunggulan tersebut tentunya akan mempersingkat waktu pengerjaan, sehingga para kreator dapat fokus pada proses pembuatan karya, terlebih platform ini juga dibekali dengan layanan web modern dan solusi e-commerce yang andal.

Berikutnya, dengan hingga 16 physical cores per socket, sistem ASUS berbasis EPYC 4004 membuka akses level superuser kepada pengguna untuk virtual private server (VPS) secara cepat, agar dapat melayani hingga 16 pelanggan dalam satu prosesor.

Baca Juga: Mejeng di GIIAS 2024, Lebih dari 100 Unit IONIQ 5 N Diborong Konsumen

Beberapa penawaran terbaru produk terbaru dari ASUS, yang didukung prosesor AMD EPYC 4004, yakni:

ASUS Pro ER100A B6

Server rackmount 1U dengan prosesor AMD EPYC 4004 - series. Dengan ukuran yang ringkas, server ini dapat digunakan dengan mudah di data center bisnis kecil dan menengah.

ASUS ExpertCenter Pro ET500A B6

Workstation yang sangat hemat energi ini menggunakan kemampuan AMD Zen 4 pada chipset 5 nm dengan memori DDR5 -5200 ultra-cepat. Drive dual M.2 akan menyalurkan data pada kecepatan 32 Gbps, sedangkan kompatibilitas NVIDIA® Quadro RTX™ mendukung kreativitas pengguna.

ASUS Pro WS 665 - Ace

Motherboard workstation ATX yang kuat ini dirancang untuk cloud dan data center entry-level.

Motherboard ini dibekali dengan soket AM5 yang diputar 90°, tiga slot PCIe® 4.0 x16 (dua di antaranya pada x4), dua konektor OCuLink dengan bandwidth PCIe 4.0 x4, kontroler LAN Intel® I225 - LM, ASUS Q-code, dan konektor kartu grafis PCIe 6-pin.

ASUS Pro WS 600M - CL

Motherboard ringkas ini dirancang tanpa chipset dan dioptimalkan untuk penggunaan ringan dalam aplikasi workstation seperti edge computing.

Motherboard ini dilengkapi dengan dua port MCIO, yang berfokus pada transmisi berkecepatan tinggi di perangkat PCIe® 5.0. Selain itu, form factor mATX menyuguhkan fleksibilitas pemasangan pada case kecil.

Semua produk ASUS yang ditenagai prosesor AMD EPYC 4004 dibekali dengan fitur ASUS Control Center Express, sebuah software manajemen IT terpusat yang user friendly dan komprehensif.

"Tool canggih ini menyederhanakan proses operasional IT, meningkatkan produktivitas, memastikan pemantauan IT secara real-time, serta meningkatkan perlindungan data," kata Rhesa mengakhiri keterangannya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno05 April 2025, 11:11 WIB

Jiplak Fitur TikTok, Reels Instagram Kini Bisa Dipercepat Saat Dilihat

Instagram kini memungkinkan pengguna untuk mempercepat Reels seperti di TikTok.
Reels Instagram sekarang bisa dipercepat saat diputar. (Sumber: istimewa)
Lifestyle05 April 2025, 11:00 WIB

Casio G-SHOCK x Barbie Rilis Jam Tangan Serba Pink

Jam Tangan GMAS110BE-4A Edisi Terbatas Mengekspresikan Pandangan Dunia Barbie.
Casio G-SHOCK GMAS110BE-4A x Barbie. (Sumber: Casio)
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)