Telkom Sematkan AI Pada Layanan Netmonk

Uli Febriarni
Kamis 15 Agustus 2024, 17:28 WIB
Layanan Netmonk kini diperkuat AI (Sumber: Netmonk)

Layanan Netmonk kini diperkuat AI (Sumber: Netmonk)

Guna memaksimalkan layanan dan pemanfaatan teknologi terkini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyematkan teknologi kecerdasan buatan (AI) pada layanan Netmonk, untuk mengoptimalkan proses monitoring dan manajemen jaringan.

Telkom percaya, AI dapat membantu proses tersebut menjadi lebih efisien dan akurat, serta mengurangi ketergantungan pada pemeriksaan manual.

Implementasi teknologi AI pada Netmonk berupa virtual assistant AI yang diberi nama MONA. MONA hadir pada dua produk unggulan Netmonk, yaitu Netmonk Prime dan Netmonk HI.

Selain memberikan kemudahan dalam melakukan monitoring jaringan, MONA juga mampu merangkum berbagai informasi secara real time terhadap seluruh aktivitas yang dimonitor.

MONA juga dapat menampilkan informasi tersebut secara tekstual dan jelas sehingga lebih mudah dipahami oleh pengguna. MONA juga dapat memberikan analisis dan rekomendasi penyelesaian solusi ketika terjadi insiden di dalam jaringan, server, maupun web/API.

Baca Juga: SoftBank Batalkan Rencana Kerja Sama Chip AI dengan Intel

VP Digital Business & Technology Telkom, Komang Budi Aryasa, menyatakan Telkom berkomitmen untuk terus mengadopsi teknologi terkini, untuk meningkatkan akuntabilitas dari seluruh produk dan layanan digital. Seperti penyematan AI pada Netmonk yang diberi nama MONA.

"Dengan MONA, monitoring jaringan di Netmonk kini semakin efisien. Hal ini selaras dengan komitmen Telkom dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan platform digital cerdas yang berkelanjutan," ujarnya, dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (15/8/2024).

Lebih lanjut, MONA juga dilengkapi fitur predictive analysis, berfungsi untuk memprediksi ketersediaan kapasitas jaringan maupun server di waktu mendatang. Kapasitas tersebut meliputi daya tampung jaringan maupun server, baik dari sisi CPU, memori, atau disk.

"Fitur predictive analysis membuat perusahaan bisa dengan tepat dan efisien dalam merencanakan kebutuhan kapasitas di masa yang akan datang," imbuhnya.

Baca Juga: Garmin Integrasikan Layanan Respon SOS dengan Ekosistem Ponsel Android dari Google

Komang menambahkan, MONA turut memberikan fleksibilitas karena bisa diakses kapanpun dan di berbagai perangkat.

Selain itu, MONA juga memberikan notifikasi interaktif yang dapat direspon oleh pengguna.

"MONA menjadi solusi untuk meminimalisasi timbulnya risiko operasional yang dapat berdampak pada bisnis pengguna," lanjut Komang.

Implementasi AI pada Netmonk yang berada di bawah umbrella brand Leap Telkom Digital, menjadi langkah maju untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan pada proses monitoring jaringan pengguna.

Baca Juga: Bantu Penderita ALS, Honor Kembangkan Antarmuka Perangkat dengan Eye Tracking

Netmonk merupakan startup Indonesia penyedia tools monitoring jaringan, server, dan web/API. Pada akhir tahun lalu, Netmonk meluncurkan versi keenam dari Netmonk Prime; salah satu layanan mereka kepada pelanggannya

Netmonk Prime Versi 6 memberikan solusi infrastruktur jaringan yang lebih canggih dan semakin dapat diandalkan, guna meningkatkan kompetensi pengguna pada berbagai aspek operasional dan strategis.

Beberapa pembaruan meliputi penambahan fitur di Server Monitoring serta penambahan dua fitur baru, yaitu User Group Management dan Monitoring Network Assistant (MONA).

Baca Juga: Hollyland Meluncurkan VenusLiv V2, Terintegrasi untuk Live-streaming ke Banyak Platform

Baca Juga: Happy5 Resmi Akuisisi SugarOKR, Siap Melebarkan Sayap ke Amerika Serikat

MONA bersifat interaktif, sehingga dapat memberikan analisis dan rekomendasi penyelesaian solusi saat terjadi insiden di dalam jaringan, server, maupun web/API. Selain itu, MONA juga bisa memprediksi ketersediaan kapasitas jaringan dan server di waktu mendatang.

Fitur tambahan pada Server Monitoring di Netmonk Prime Versi 6 juga mendukung pengguna memiliki lebih banyak opsi Operating System (OS), yang dapat disesuaikan dengan kenyamanan pengguna. Layanan ini memiliki peran penting untuk memastikan aplikasi berjalan dengan baik, guna mengoptimalkan sumber daya sistem.

Tidak hanya OS berbasis Linux, Netmonk Prime sudah bisa digunakan pada OS berbasis Windows.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)