Antarez Easy Sematkan AI, Optimalkan Fungsi Analitik Pada Video

Uli Febriarni
Rabu 18 September 2024, 17:00 WIB
Antarez Easy sematkan AI untuk optimalikan fungsi analisis video (Sumber: Antares Eazy)

Antarez Easy sematkan AI untuk optimalikan fungsi analisis video (Sumber: Antares Eazy)

Pemanfaatan perangkat cerdas (smart device) kian masif digunakan sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan yang terus berkembang.

Adaptasi serupa juga dilakukan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), yang diimplementasikan lewat penyematan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan pada berbagai produk dan layanan digital mereka. Salah satunya melalui platform Antares Eazy yang menghadirkan solusi inovatif berupa layanan analisis video berbasis AI.

"Antares Eazy menyematkan AI pada analitik videonya untuk memberikan manfaat lebih kepada pelanggan, seperti meningkatkan fungsi keamanan dan mengefisiensikan operasional di berbagai sektor," ungkap keterangan Telkom Group, seperti diakses Rabu (18/9/2024).

Baca Juga: Penyaluran Pinjaman dari KoinWorks Bank Meningkat 355%

Baca Juga: Putri Yoshiaki Murakami Dirikan Kadan Capital, Startup di Indonesia Turut Jadi Sasaran Investasi

Dengan adanya AI pada sistem Antares Eazy, maka pengguna dapat mendeteksi dan menganalisis berbagai aspek dari pelanggan, seperti usia, jenis kelamin, jumlah pengunjung, hingga jumlah dan jenis kendaraan yang datang.

"Tak hanya itu, analitik video berbasis AI dari Antares Eazy juga dapat mengoptimalkan keamanan dengan mendeteksi gerakan mencurigakan, guna mencegah tindakan kejahatan maupun insiden yang tidak diinginkan," imbuh perusahaan.

EVP Digital Business and Technology Telkom, Komang Budi Aryasa, menjelaskan bahwa dunia terus berubah dengan cepat, begitu pula dengan kebutuhan pelanggan. Oleh karenanya, Telkom terus mendorong batas-batas inovasi dengan menghadirkan Antares Eazy yang didukung oleh AI.

"Penyematan AI pada layanan analitik video dari Antares Eazy merupakan salah satu inovasi kami yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor usaha maupun instansi, agar dapat memberikan solusi dari berbagai macam tantangan operasional, semisal dalam hal ini keamanan," ungkap Komang.

EazyCam (sumber: Telkom)

Baca Juga: Instagram Terapkan Pengaturan Akun Remaja dan Memberi Orang Tua Kendali

Baca Juga: IMX 2024 Dilaksanakan 4-6 Oktober di ICE BSD Tangerang, Berkelas Internasional

Selain sektor bisnis, analitik video berbasis AI ini juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai sektor lainnya, seperti sekolah, rumah sakit, dan sektor publik lainnya.

Dengan demikian, pengguna dapat memberikan pelayanan yang maksimal sesuai kebutuhan pelanggannya.

Dalam keterangan yang sama, perusahaan menambahkan, layanan analitik video Antares Eazy telah diimplementasikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Yakni, pada sistem Visitor Management System (VMS), berguna dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi operasional nelayan di Indonesia, lewat informasi akurat mengenai posisi dan pergerakan kapal.

Kemudian di Kota Madiun, layanan ini digunakan sebagai vehicle counting guna mengendalikan lalu-lintas dengan cara mendeteksi jumlah kendaraan.

Baca Juga: Alibaba dan GoTo Umumkan Kemitraan Strategis

Selain layanan analitik video berbasis AI, Antares Eazy juga menyediakan layanan tambahan seperti cloud recording yang dapat diimplementasikan dengan produk EazyCam.

Cloud Recording merupakan layanan penyimpanan video dalam sistem penyimpanan berbasis cloud. Ini memungkinkan pengguna untuk merekam dan menyimpan konten langsung ke server pribadi jarak jauh, yang dikelola oleh Telkom, tanpa perlu lagi menggunakan memori penyimpanan eksternal berbentuk fisik seperti SD Card.

Tak hanya itu, platform Antares Eazy juga terintegrasi dengan berbagai perangkat pintar seperti IP Camera, smart plug, smart lamp, smart door sensor, dan lainnya, yang dapat dikendalikan cukup dalam satu aplikasi.

Antares Eazy telah menjadi aplikasi yang cukup populer di App Store maupun Play Store, serta mendapatkan banyak respon positif dari para penggunanya.

Baca Juga: Meta Melarang Media Milik Rusia di Facebook dan Instagram, Ada Apa?

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)