Google Whisk: Alat AI Baru untuk Bikin Gambar dari Gambar Lain

Rahmat Jiwandono
Kamis 19 Desember 2024, 19:07 WIB
Hasil imej berbasis gambar yang dibuat oleh Google Whisk. (Sumber: Whisk)

Hasil imej berbasis gambar yang dibuat oleh Google Whisk. (Sumber: Whisk)

Techverse.asia - Google Labs adalah divisi perusahaan eksperimental milik Google, kini sedang menguji generator gambar baru yang disebut Whisk.

Ini adalah alat bertenaga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) baru yang memungkinkan pengguna untuk membuat gambar menggunakan gambar lain sebagai perintah alih-alih memerlukan perintah teks yang panjang.

Baca Juga: ASUS NUC 14 Pro: PC Mini Bertenaga Kecerdasan Buatan yang Desainnya Ringkas

Perusahaan tersebut menggambarkan Whisk sebagai 'jenis alat kreatif baru.' Whisk menggunakan model pembuatan gambar Google, Imagen 3, untuk menggabungkan tiga gambar: satu untuk subjek, satu lagi untuk adegan, dan satu untuk gaya.

Dan pengguna juga dapat meminta Whisk dengan beberapa gambar untuk masing-masing dari ketiga hal tersebut. Namun demikian, kalau kamu mau, kamu pun dapat mengisi perintah teks untuk membuat suatu gambar tertentu.

Tapi kalau kamu tidak memiliki gambar, maka kamu dapat mengeklik ikon dadu agar Google mengisi beberapa gambar untuk perintah tersebut.

Baca Juga: Meta AI Bakal Mampu Membuat Gambar di Feed Facebook dan Instagram

Pengguna juga dapat memasukkan beberapa teks ke dalam kotak teks di akhir proses jika mereka ingin menambahkan detail tambahan tentang gambar yang dicari, namun itu tidak wajib.

Jika memasukkan gambar (perintah apapun) tentang gambar yang hendak dibuat. Model tersebut akan secara otomatis membuat keterangan terperinci dari gambar kamu, yang kemudian digunakan untuk memandu Imagen 3 dalam membuat campuran ulang foto tersebut.

Kamu pun dapat memfavoritkan atau mengunduh gambar jika merasa puas dengan hasilnya, atau juga dapat menyempurnakan gambar dengan memasukkan lebih banyak teks ke dalam kotak teks atau mengeklik gambar dan meyunting perintah teks, termasuk deskripsi terperinci seperti "Subjek sedang mengendarai sepeda terbang."

Baca Juga: Google Maps Punya Fitur AI Baru yang Didukung oleh Gemini

Dalam sebuah posting blog, Google menekankan bahwa Whisk dirancang untuk eksplorasi visual yang cepat, bukan penyuntingan piksel yang sempurna. Raksasa mesin pencari tersebut juga menyatakan bahwa Whisk mungkin "tidak mencapai sasaran," itulah sebabnya ia memungkinkan pengguna mengedit perintah yang mendasarinya.

"Misalnya, subjek yang dihasilkan mungkin memiliki tinggi, berat, gaya rambut, atau warna kulit yang berbeda," perusahaan tersebut memperingatkan seperti dilihat Techverse.asia, Kamis (19/12/2024). Google menyebutkan bahwa pengguna dapat melihat dan mengedit perintah yang mendasarinya kapan saja.

Sejauh ini, teknologi Whisk setidaknga hanya tersedia di negara Amerika Serikat (AS) saja. Dengan demikian, hanya orang yang tinggal di Negeri Paman Sam saja yang dapat mencobanya di situs Google Labs proyek tersebut.

Baca Juga: xAI Hadirkan Grok 2 dan Grok-2 Mini, Mampu Membuat Gambar di X

Di sisi lain, Google sebelumnya juga telah memperkenalkan Veo 2, versi berikutnya dari model pembuatan videonya, yang menurut perusahaan memiliki pemahaman tentang bahasa sinematografi yang unik dan berhalusinasi hal-hal seperti jari tambahan lebih jarang daripada model lainnya.

Veo 2 akan hadir pertama kali di VideoFX milik Google, yang bisa didapatkan di daftar tunggu Google Labs, dan akan diperluas ke produk lain seperti Youtube Shorts mulai tahun depan.

Perusahaan juga berkolaborasi bersama sejumlah musisi, penulis lagu, dan produser musik, untuk mengembangkan teknologi musik AI generatif Lyria. Hadir berkat kemitraan dengan Youtube, Lyria dapat dimanfaatkan untuk membuat musik dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan.

Sebagai bagian dari kolaborasi ini, kami telah mengembangkan serangkaian alat musik AI bernama Music AI Sandbox. Alat-alat ini dirancang untuk membuka ruang kreativitas baru, memungkinkan para musisi untuk membuat musik instrumental baru dari awal, mentransformasi suara dengan cara baru, dan banyak lagi.

Baca Juga: Alat Sulih Suara Otomatis Bertenaga AI Milik Youtube Akhirnya Tersedia

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)