Shokz OpenFit 2 Hadir dengan Teknologi DualBoost, Segini Harganya

Rahmat Jiwandono
Senin 20 Januari 2025, 17:01 WIB
Shokz OpenFit 2. (Sumber: Shokz)

Shokz OpenFit 2. (Sumber: Shokz)

Techverse.asia - Awal bulan ini, Shokz telah meluncurkan earbud nirkabel open-ear terbarunya, OpenFit 2, yang kini tersedia untuk dibeli. Shokz OpenFit 2 dirancang untuk penggemar aktivitas luar ruangan, pecinta kebugaran, dan konsumen yang mencari audio premium dalam kehidupan sehari-hari.

Baik saat mendengarkan lagu favorit sambil jogging di taman, menguji batas kemampuan di pusat kebugaran, atau bersantai dengan podcast favorit, Shokz OpenFit 2 menghadirkan kualitas suara terbaik.

Shokz OpenFit 2 memiliki woofer dan tweeter di setiap earpiece untuk suara yang lebih dinamis. Pasalnya, pada model generasi pertama OpenFit hanya memiliki satu driver untuk setiap telinga.

Baca Juga: Hanya 12 Jam Ditutup, Donald Trump 'Selamatkan' Aplikasi TikTok di Amerika Serikat

Shokz juga meningkatkan algoritma bass-nya, yang meningkatkan getaran frekuensi rendah yang dinamis langsung ke telinga pengguna.

Didukung oleh teknologi DualBoost terbaru dari Shokz, perangkat ini memiliki dua speaker individual di setiap earbud - driver frekuensi rendah ekstra besar untuk bass yang dalam dan bergema, dan driver frekuensi tinggi independen untuk mid dan high yang tajam.

Shokz OpenFit 2

Dengan memisahkan dan memproses suara dalam pita frekuensi yang berbeda, OpenFit 2 sanggup menghasilkan detail musik yang lebih halus. Hal ini memungkinkan pengguna menikmati musik dan panggilan sambil tetap menyadari lingkungan sekitar.

Itu dipasangkan dengan Shokz OpenBass 2.0 yang meningkatkan getaran frekuensi rendah yang dinamis langsung ke telinga pengguna, Shokz OpenFit 2 membenamkan pendengar dalam pengalaman audio yang bertenaga.

Baca Juga: Bose Ultra Open Earbuds Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Dengan berfokus pada arah suara, OpenBass 2.0 memastikan bahwa pengguna dapat sepenuhnya menikmati trek dengan bass yang berat sambil tetap menjaga kejernihan dalam rentang frekuensi yang lebih tinggi, sehingga menghasilkan pengalaman mendengarkan yang menyeluruh.

Selain itu, penyematan teknologi DirectPitch 2.0 memanfaatkan berbagai teknik rekayasa canggih guna mengoptimalkan cara suara disalurkan ke telinga pengguna sambil meminimalkan kebocoran suara.

Dari segi desain, earbud terbuka ini tidak banyak berubah dari OpenFit yang asli: pengait masih melingkari setiap telinga dengan bud yang terletak tepat di luarnya.

Baca Juga: Nothing Ear Open Didesain untuk Tetap Bisa Mendengar Suara Sekitar

Namun, Shokz merancang ear hook model baru ini dengan silikon yang lebih lembut (untuk kenyamanan yang lebih baik) dan lengkungan yang lebih ketat (untuk meningkatkan stabilitas).

Shokz OpenFit 2

Terinspirasi oleh spiral emas, ear hook tersebut yang dibuat dengan paduan nikel-titanium fleksibel yang ditingkatkan ini menyesuaikan dengan kontur telinga pengguna untuk mendapatkan kecocokan yang aman bahkan selama latihan yang intens.

Dengan beratnya yang hanya 9,4 gram dan dibungkus dengan Shokz Ultra-Soft Silicone 2.0, ear hook ini menjamin kenyamanan untuk pemakaian sepanjang hari.

Shokz OpenFit 2 memperkenalkan sistem kontrol yang ditingkatkan yang menggabungkan tombol fisik multifungsi dan kontrol sentuh untuk pengoperasian yang presisi. Baik saat melewati trek, menjeda dan memutar, atau menerima panggilan, setiap tindakan terasa mulus.

Baca Juga: Xiaomi OpenWear Stereo: Earphone Open-ear yang Fleksibel dan Anti Suara Bocor

Pun terdapat mikrofon ganda di setiap earbud dan teknologi peredam bising atau Active Noise Cancellation (ANC) yang canggih memastikan panggilan yang jernih, bahkan di lingkungan yang bising.

Dengan waktu mendengarkan hingga 11 jam dengan sekali pengisian daya dan total waktu penggunaan 48 jam dengan wadah pengisi daya. Produk ini juga memiliki peringkat ketahanan air yang lebih baik (IP55 vs. IP54 pada versi aslinya) dan Bluetooth 5.4.

Diluncurkan dalam dua pilihan warna yaitu hitam dan krem, Shokz OpenFit 2 sudag tersedia di situs resmi perusahaan dan pengecer tertentu di seluruh dunia yang dipatok di harga US$180 atau setara dengan Rp2,9 jutaan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)