Samsung Bocorkan Ponsel Sangat Ramping yang Disebut Galaxy S25 Edge

Rahmat Jiwandono
Rabu 29 Januari 2025, 15:54 WIB
Samsung Galaxy S25 Edge. (Sumber: Samsung)

Samsung Galaxy S25 Edge. (Sumber: Samsung)

Techverse.asia - Samsung resmi membuat versi tipis dari jajaran smartphone flagship Galaxy S25. Ini adalah gawai Samsung Galaxy S25 Edge yang telah diperkenalkan di akhir acara Galaxy Unpacked 2025 yang digelar minggu lalu.

Baca Juga: Rumor iPhone SE 4: Tak Ada Dynamic Island dan Masih Ada Notch

Dan tampaknya Galaxy S25 Edge tersebut jauh lebih tipis daripada perangkat lain yang telah diluncurkan Samsung. Meski begitu, Samsung tidak memberikan detail apa pun selain nama Galaxy S25 Edge yang singkat.

Tidak banyak yang bisa dijadikan acuan dalam bocoran Samsung. Voiceover hanya menggambarkan gawai tersebut sebagai 'puncak dari teknologi Samsung yang paling inovatif' dan menggembar-gemborkan kehalusan perangkat tersebut.

Berdasarkan penelusuran dari siaran langsung Samsung, diperlihatkan komponen seperti ruang uap, kamera, dan bingkai logam, tetapi hanya sekilas siluet Galaxy S25 Edge yang sebenarnya. Di acara langsung Samsung di Korea Selatan, gawai baru tersebut benar-benar dipamerkan.

Dilansir dari Bloomberg melaporkan bahwa Galaxy S25 Edge tersebut akan diluncurkan di Amerika Serikat (AS) dan pasar lain pada pertengahan tahun ini, yang mengutip perwakilan Samsung Afrika Selatan.

Baca Juga: Samsung Galaxy S25 Plus dan Galaxy S25 Ditenagai Prosesor Snapdragon 8 Elite

Galaxy S25 Edge juga akan menggunakan beberapa teknologi yang sama dengan model Samsung Galaxy S25 Ultra baru, hanya dalam kemasan yang lebih ramping saja. "Jadi, kami akan memiliki Ultra, Plus, model dasar. Itu akan ada di Afrika Selatan. Ada model Slim, yang awalnya tidak tersedia di sini. Akan tersedia di pasar tertentu," tulis mereka.

Didekonstruksi Samsung Galaxy S25 Edge

Apa yang akan diumumkan belum diputuskan. Namun, yang pasti untuk pasar AS serta Korea Selatan akan diumumkan. Dan kemudian model itu mungkin tersedia sebagai peluncuran (gelombang) kedua. Samsung belum menetapkan harga, tetapi mengakui harganya akan lebih murah daripada Ultra seharga US$1.299 ke atas atau setara dengan Rp21 jutaan.

Samsung Galaxy S25 Edge diharapkan menjadi versi supertipis dari lini andalan Samsung, berukuran setebal 6,4 milimeter (mm), menurut rumor terkini. Itu membuatnya lebih tipis daripada perangkat Galaxy lainnya dari perusahaan tersebut.

Baca Juga: Samsung Galaxy S25 Ultra Meluncur Global, Cek Harga dan Speknya

Namun, mengingat sertifikasi FCC tampaknya hanya mencakup trio flagship yang sudah dikenal, gawai tersebut (jika memang ada dalam rencana) mungkin tidak akan hadir hingga akhir tahun ini.

Rumor juga menyebutkan tiga kamera belakang, tetapi rumor itu tampaknya tidak akurat, sekarang setelah kita melihatnya - smartphone yang dipamerkan Samsung tampaknya hanya memiliki dua kamera di bagian belakang. Rumor menyebutkan bahwa ponsel pintar andalan ini akan dirilis paling cepat pada Mei tahun ini.

Sementara itu, semua lini Galaxy S25 ditenagai Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Prosesor ini memungkinkan seri Galaxy S25 menangani lebih banyak fungsi-fungsi AI secara on-device tanpa kendala, termasuk fitur yang sebelumnya dilakukan melalui cloud seperti Generative Edit.

Baca Juga: Qualcomm Hadirkan Snapdragon 8 Elite dengan CPU Seluler Tercepat di Dunia

Samsung dan Qualcomm Technologies bekerja sama untuk melakukan kustomisasi pada Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Seri Galaxy S25 Series memiliki fungsi AI image processing yang canggih dan efisien dengan ProScaler untuk mencapai peningkatan kualitas image scaling sebesar 40%.

Prosesor terkustomisasi tersebut juga ditanami mobile Digital Natural Image engine (mDNIe) dari Samsung menggunakan Galaxy IP untuk efisiensi daya yang lebih besar dari layar perangkat. Snapdragon 8 Elite for Galaxy juga dilengkapi dengan Vulkan Engine dan Ray Tracing yang telah ditingkatkan untuk pengalaman mobile gaming yang lebih lembut dan realistis.

Semua penggunaan intens dan pemrosesan AI pun bisa berjalan lancar berkat pengembangan struktur pembuangan panas dengan vapor chamber yang 40% lebih besar dan Thermal Interface Material (TIM) yang dirancang khusus untuk pengaturan suhu yang lebih baik.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)