OnePlus Watch 3 dengan Baterai Selama Lima Hari akan Segera Rilis

Rahmat Jiwandono
Senin 17 Februari 2025, 20:12 WIB
OnePlus Watch 3. (Sumber: oneplus)

OnePlus Watch 3. (Sumber: oneplus)

Techverse.asia - OnePlus telah mengumumkan bahwa jam tangan pintar barunya yaitu Watch 3 akan diluncurkan di pasar Amerika Serikat (AS) dan Eropa pada 18 Februari 2025.

Baca Juga: Bocoran Render Google Pixel 9A Menunjukkan Hampir Tak Ada Tonjolan Kamera

Meski begitu, perusahaan tersebut sampai saat ini belum mengumumkan harganya, tetapi konsumen bisa mendapatkan diskon US$30 atau sekitar Rp490 ribuan, jika mereka mendaftar untuk pembaruan.

OnePlus Watch 3 mengklaim akan memiliki daya tahan baterai yang lebih baik daripada smartwatch OnePlus Watch 2, yaitu dapat bertahan hingga lima hari dalam mode pintar tanpa perlu diisi ulang - yang berarti 20 jam lebih lama daripada produk pendahulunya.

Untuk mendapatkan daya tahan baterai lima hari itu - hingga 120 jam - diperlukan pengaturan pelacakan kesehatan bawaan jam tangan dan menonaktifkan layar selalu aktif (AOD) yang boros daya.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap OnePlus 13, Kameranya Didukung oleh Hasselblad

Jam tangan pintar ini juga dapat bertahan lebih lama jika pemakai bersedia mengorbankan lebih banyak fitur. Disadur dari 9to5Google, OnePlus Watch 3 akan bertahan selama 16 hari berturut-turut bila menggunakan pengaturan penghemat daya jam tangan pintar tersebut.

Sementara itu, perangkat yang dapat dikenakan ini disebutkan dapat bertahan hingga 72 jam dengan sekali pengisian daya jika penggunaannya untuk aktivitas-aktivitas berat. OnePlus menambahkan bahwa pemakai dapat menggunakannya selama seharian penuh hanya dengan pengisian daya selama 10 menit.

OnePlus pun mencoba menyeimbangkan kinerja dan masa pakai baterai dengan menggunakan dua chipset yang meliputi chipset kinerja Qualcomm Snapdragon W5 (tidak berubah dari model sebelumnya) dan chipset MCU BES2800 Eficiency yang baru.

Dengan menggunakan chipset yang kurang bertenaga untuk tugas-tugas tertentu dan pada waktu-waktu tertentu, OnePlus Watch 3 seharusnya bertahan lebih lama daripada pesaingnya seperti Google Pixel Watch 3 atau Samsung Galaxy Watch 7, yang perlu diisi dayanya setiap hari.

Baca Juga: Google Pixel Watch 3 Hadir dalam 2 Ukuran, Punya Fitur Loss of Pulse Detection

OnePlus menyatakan bahwa masa pakai baterai kali itu meningkat sebagian melalui chipset efisiensi yang ditingkatkan, dan sebagian lagi melalui penerapan teknologi baterai karbon silikon yang sama yang digunakan pada ponsel pintar flagship OnePlus 13 yang rilis bulan lalu.

Hal tersebut memungkinkan untuk memasukkan kapasitas baterai yang lebih besar ke dalam sel-sel berukuran sama, yang berarti Watch 3 memiliki kapasitas 631mAh – jauh lebih besar dari 500mAh di OnePlus Watch 2.

Ia juga memperkenalkan mahkota digital baru, yang tidak seperti yang terakhir dapat diputar untuk menavigasi sistem operasi Wear OS. Mahkota digital baru ini memperbaiki salah satu keluhan utama tentang OnePlus Watch 2: mahkota putarnya melanggar aturan desain utama dengan tidak menggulir.

Baca Juga: Bangun dari Hiatus, OnePlus Hadirkan Jam Tangan Pintar Lagi: OnePlus Watch 2

Kepala Pemasaran OnePlus Eropa Celina Shi menyampaikan kepada TechRadar bahwa mahkota putar ini dikembangkan sebagai respons terhadap panggilan dari komunitas kami mereka untuk fungsionalitas yang ditingkatkan.

"Dengan kemampuan untuk menekan dan memutar, mahkota putar membuat navigasi melalui aplikasi dan menu menjadi efisien dan intuitif – serta pada akhirnya pengalaman pengguna menjadi lebih baik," jelasnya kami kutip pada Senin (17/2/2025).

Model terbaru ini, lanjutnya, tidak terlihat jauh berbeda dari model sebelumnya di permukaan, meskipun terdapat bezel baru yang terbuat dari titanium dan layar kristal safir yang seharusnya meningkatkan daya tahannya. Smartwatch OnePlus Watch 3 akan tersedia dalam dua warna yaitu titanium zamrud dan titanium obsidian.

Baca Juga: HK10 Ultra 3, Mengklaim Diri Sebagai Kloningan Apple Watch Versi Low Budget

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)