OnePlus Watch 3 Hadir dengan Tampilan yang Lebih Bagus, Cek Speknya

Rahmat Jiwandono
Rabu 19 Februari 2025, 18:40 WIB
OnePlus Watch 3. (Sumber: OnePlus)

OnePlus Watch 3. (Sumber: OnePlus)

Techverse.asia - OnePlus asal China telah merilis OnePlus Watch generasi ketiga di beberapa pasar tertentu, termasuk Amerika Serikat (AS). Meskipun OnePlus Watch 3 mempertahankan desain yang sudah dikenal, jam tangan pintar ini menghadirkan penyempurnaan di beberapa area penting seperti navigasi sistem, tampilan, dan masa pakai baterai.

Baca Juga: Bangun dari Hiatus, OnePlus Hadirkan Jam Tangan Pintar Lagi: OnePlus Watch 2

Meskipun tampilannya mirip dengan OnePlus Watch 2, perangkat baru tersebut memiliki layar LTPO AMOLED selebar 1,5 inci yang lebih besar dengan bezel titanium dan penutup kaca safir. Panel ini memiliki kecerahan puncak hingga 2.200 nits yang seharusnya membuatnya mudah dibaca di luar ruangan.

Sebagai perbandingan, pendahulunya memiliki layar AMOLED berukuran 1,43 inci dengan kecerahan maksimum 600 nits.

Tambahan utamanya adalah mahkota putar fungsional pada rangka baja tahan karat, yang memungkinkan navigasi lebih mudah melalui menu dan elemen antarmuka, tidak seperti yang ada di OnePlus Watch 2, yang hanya sekadar untuk tampilan saja.

OnePlus Watch 3 hadir dalam satu ukuran saja yakni 46 milimeter (mm) dan dua pilihan warna termasuk Emerald dan Obsidian Titanium. Smartwatch ini diklaim kedap air hingga 5ATM, anti air dan debu berkat rating IP68, serta memiliki peringkat MIL-STD-810H.

Baca Juga: Ponsel Lipat Tiga Huawei Mate XT Ultimate Meluncur Global

Seperti model OnePlus Watch 2, jam tangan pintar ini akan menjadi perangkat yang hanya dapat dipakai dengan Wi-Fi/Bluetooth tanpa opsi konektivitas seluler.

OnePlus Watch 3

Bagian dalamnya, Watch 3 ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon W5, sama seperti Watch 2, yang dipadukan dengan koprosesor BES 2800 khusus dan penyimpanan internal sebesar 32GB.

Di sisi perangkat lunak atau software, OnePlus Watch 3 menjalankan WearOS 5 milik Google dengan ekosistem aplikasinya yang luas. Seperti pendahulunya, jam tangan pintar ini juga menyertakan RTOS khusus untuk menangani tugas yang tidak terlalu menuntut secara efisien.

Sementara itu, masa pakai baterainya juga telah ditingkatkan dari 100 jam menjadi 120 jam atau lima hari dengan penggunaan biasa dan layar selalu aktif dimatikan. Menyalakan Always-on Display (AOD) mempersingkatnya menjadi sekitar tiga hari. Itu cukup umum untuk semua jam tangan pintar unggulan saat ini.

Baca Juga: OnePlus Watch 2R Rilis, Apa Bedanya dengan OnePlus Watch 2?

Dalam mode hemat daya, pengguna bisa bertahan hingga 16 hari. OnePlus menytakan telah berhasil memasukkan baterai 631mAh yang lebih besar di Watch 3 menggunakan baterai nanostack silikon yang sama dengan smartphone OnePlus 13. Sebab, menjalankan Wear OS 5, itu akan menambah jarak tempuh baterai ekstra.

OnePlus juga telah mengubah tata letak sensor dan melakukan penyesuaian pada material untuk meningkatkan akurasi pelacakan. Berbicara tentang sensornya, Watch 3 menambahkan satu untuk sensor suhu pergelangan tangan, sensor detak jantung optik delapan saluran, dan sensor oksigen darah 16 saluran untuk pelacakan kesehatan.

Dengan itu pengguna akan mendapatkan metrik standar, tidur, stres, dan aktivitas serta pengukuran EKG yang akan hadir pada kuartal kedua (Q2) 2025. Selain itu, jam tangan pintar ini memperkenalkan fitur pemeriksaan kesehatan 60 detik baru, yang memberi pengguna sebuah ringkasan cepat tentang metrik kesehatan utama.

Baca Juga: Garmin Descent G2: Smartwatch Khusus Para Penyelam

Pelacakan aktivitasnya akan mendapat manfaat dari penerima GPS frekuensi ganda yang diperbarui. Namun, GPS yang disebut telah dirombak ini sekarang memiliki antena terpolarisasi melingkar, yang diklaim akan membantu pengguna untuk meningkatkan peta GPS di area dengan gedung-gedung tinggi.

Mengenai harganya, OnePlus Watch 3 akan dibanderol senilai US$329 atau setara dengan Rp5,39 juta dan akan mulai dikirimkan kepada konsumen di seluruh dunia mulai 25 Februari 2025.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)