Jangan Sampai Tertipu, Simak 5 Tips Sebelum Terjun ke Dunia Investasi

Rahmat Jiwandono
Minggu 13 November 2022, 14:55 WIB
Ilustrasi investasi/freepik

Ilustrasi investasi/freepik

Techverse.asia - Topik investasi bodong kembali menarik investasi masyarakat dalam beberapa hari terakhir, salah satunya kasus investasi dari robot trading Net89. Sederet publik figur ikut terseret berujung dari pelaporan ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Yang terbaru, Bareskrim Polri menetapkan tersangka baru yaitu Reza Paten yang diduga melakukan penipuan investasi bodong dengan modus robot tradng Net89.

Penetapan tersebut tentuya menambah daftar nama yang didakwa menjadi otak di balik kasus-kasus investasi bodong robot trading seperti Indra Kesuma (Indra Kenz), Fakar Suhartami Pratama (Fakarich) hingga Doni Salmanan. Karena itu, perlu berhati-hati dan harus jeli sebelum memilih insstrumen investasi yang tepat. Memang investasi diperlukan sebagai second income atau sumber pendapatan kedua selain dari gaji utama dari pekerjaan yang kita lakukan. 

Jika tidak berhati-hati, alih-alih mendapat second income, justru uang kita bisa lenyap tak bersisa. Berikut beberapa tips yang dapat berguna untuk diketahui sebelum kamu memilih investasi dengan tepat. Simak penjelasan lebih detail sebelum kamu memutuskan untuk terjun ke dunia investasi. 

Cek selak beluk dan legalitas badan yang menyediakan investasi tersebut

Luangkan waktu untuk melakukan riset terhadap lembaga atau perusahaan yang menawarkan investasi. Dengan memiliki informasi lebih detail termasuk mengenai legalitasnya, tentunya kamu akan semakin lebih tenang ketika mengeluarkan uang untuk investasi. 

Baca Juga: Berwisata Di Musim Hujan, Barang Apa Saja Yang Wajib Dibawa?

Salah satu hal penting yang bisa kamu lakukan adalah memastikan apakah lembaga terkait memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jangan hanya terpaku dari satu sumber informasi saja seperti statement dari perusahaan investasi bahwa perusahaannya telah terdaftar di OJK. 

Jangan gampang tergiur keuntungan besar tapi perhatikan resikonya juga

Ketika kamu ditawarkan sebuah return investasi yang sangat besar dan jauh di atas angka rata-rata, alangkah baiknya untuk tidak langsung setuju atau menerima tawaran tersebut. Salah satu hukum dasarnya bahwa nilai return seiring dengan nilai risiko yang dimilliki. Apabila tawarannya memberikan return yang sangat besar namun dengan nilai risiko yang rendah, maka hal tersebut dapat dipertanyakan. 

Jangan cuma ikut-ikutan

Kalau tidak paham dan tidak mau paham mengenai investasinya, lebih baik tidak ikut-ikutan untuk mengeluarkan anggaran hanya dikarenakan FOMO alias Fear of Missing Out. Keputusan instan untuk ikut-ikutan melakukan investasi tanpa persiapan dan strategi yang tepat sangat rentan. Banyak orang yang merugi ditengah jalan dan kemudian memutuskan untuk langsung berhenti yang tentunya 

Banyak artis atau influencer yang mempromosikan investasi

Jangan langsung melakukan investasi hanya karena kamu melihat promosi dari publik figur idola atau kesayangan. Banyaknya publik figur yang terseret dalam pemeriksaan bahkan turut menjadi korban menunjukkan fakta bahwa kehadiran mereka tidak serta merta menjamin kamu akan memperoleh keuntungan sesuai dengan yang dijanjikan. 

Baca Juga: Ancaman Resesi Ekonomi 2023 Membayangi, Momen Terbaik Berinvestasi Saham?

Bekali diri mulai dari tabungan hingga asuransi

Jangan lupa bahwa di dalam dunia investasi pasti ada kemungkinan nilai investasi kita merugi. Oleh karena itu, persiapkan rencana cadangan apabila hal berjalan tidak sesuai yang kita harapkan, mulai dari dana darurat, kemudian jangan tempatkan seluruh uang pada instrumen investasi, hingga memiliki asuransi untuk melindungi diri maupun keluarga dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. 

Khusus untuk asuransi, kita dapat terhindar dari kerugian finansial yang mendadak. Asuransi seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa hingga asuransi kendaraan menjadi bekal yang akan berguna di masa depan serta menawarkan ketenangan pikiran di masa sekarang.  

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)