Tips Aman Saat Naik dan Turun Sepeda Motor

Rahmat Jiwandono
Jumat 26 Mei 2023, 11:42 WIB
Ilustrasi turun dari sepeda motor. (Sumber : Istimewa)

Ilustrasi turun dari sepeda motor. (Sumber : Istimewa)

Techverse.asia – Salah satu hal penting dalam mengendarai sepeda motor tapi sering diabaikan oleh pengendara adalah cara aman untuk naik dan turun sepeda motor baik Ketika akan berkendara ataupun setelah berkendara. Dalam kondisi tertentu dan hal ini diabaikan, bisa memunculkan risiko bahaya terhadap diri sendiri ataupun orang lain.

Tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta berbagi tips mengenai cara aman naik dan turun sepeda motor.

  1. Konfirmasi Kondisi dan Keselamatan

Sebelum naik atau turun dari sepeda motor sangat direkomendasikan bagi pengendara untuk melakukan konfirmasi kondisi dan keselamatan. Caranya adalah dengan menoleh ke belakang dan sekitar motor.

Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya hal buruk seperti terserempet kendaraan lain atau mengenai orang lain yang ada di sekitar.

  1. Jarak Motor dengan Pengendara

Saat pengendara berdiri di samping kiri sepeda motor, disarankan untuk memberi jarak satu kepalan tangan atau kurang lebih 10-15 sentimeter (cm) dari sepeda motor.

Baca Juga: 4 Tips Memilih Helm, Suka yang Full Face atau Open Face?

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan dalam menjaga keseimbangan. Saat berdiri dengan posisi badan atau pinggul pengendara menempel dengan sepeda motor, maka pengendara akan lebih sulit untuk menjaga keseimbangan.

  1. Posisi Kaki Pengendara

Sebelum pengendara naik atau turun sepeda motor posisi tangan kanan pengendara harus menekan rem depan agar motor tidak bergerak tiba-tiba. Saat pengendara naik atau turun motor posisi kaki pengendara harus dibuka dan disilangkan ke sisi motor yang lain bukan disilangkan melalui bagian tengah motor ke bagian sisi kanan motor. Setelah itu posisi kaki kanan langsung berada di pijakan (footstep) motor.

Hal yang perlu menjadi perhatian adalah setiap tipe sepeda motor memiliki cara yang berbeda yaitu,

  • Motor sport / cub

Posisi kaki kanan naik dan menyilang ke bagian kanan motor kemudian langsung berada di footstep dan menginjak rem belakang.

  • Motor Skutik

Posisi kaki kanan naik dan menyilang ke bagian kanan motor kemudian langsung berada di footstep. Tidak disarankan untuk naik turun di motor skutik dengan menyilangkan kaki kanan melalui bagian tengah motor karena akan membuat keseimbangan motor akan goyah.

  • Motor dengan box belakang

Posisi kaki kanan naik dan dilipat dengan memegang kaki bagian tulang kering kemudian diangkat dan menyilang ke bagian kanan motor sehingga kaki tidak terkena box belakang motor. Setelah itu kaki kanan langsung berada di footstep dan menginjak rem belakang

  1. Posisi Tangan Pengendara

Saat pengendara akan naik atau turun sepeda motor sebaiknya posisi tangan ditempatkan di kemudi sepeda motor dengan melakukan pengereman menggunakan empat jari.

Baca Juga: Mulai Sering Turun Hujan, Lakukan 3 Perawatan Penting Ini untuk Rantai Motormu

Tujuannya  agar sepeda motor pada posisi stabil tidak bergerak ke depan atau ke belakang. Hal ini akan sangat membantu saat berada di medan jalan turunan atau tanjakan.

  1. Posisi Standar / Penyangga Motor

Standar atau penyangga samping (side stand) sepeda motor dapat dinaikkan menggunakan kaki terlemah karena kaki terkuat digunakan untuk menahan sepeda motor agar tidak jatuh.

Beda halnya dengan standar atau penyangga tengah (main stand) diturunkan dengan cara didorong ke depan menggunakan tangan kanan atau bisa juga pengendara berada di atas motor kemudian tarik kebelakang dan dorong sekuat mungkin ke depan dibarengi dengan melakukan pengereman depan.

“Naik turun sepeda motor masih dianggap hal sepele oleh pengendara. Namun demikian jika dilakukan dengan cara yang salah bisa menimbulkan risikonya besar khususnya bila pengendara tidak mengetahui teknik tersebut. Tetap cari aman saat berkendara, dimulai dari saat naik dan turun sepeda motor,” ujar Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta, Muhammad Ali Iqbal, Jumat (26/5/2023).

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)
Travel03 April 2025, 14:23 WIB

Banyak Pemudik Naik Mobil, Pemberlakuan One Way atau Contra Flow Cuma di Jalan Tol Pendek

Rekayasa lalu lintas perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet.
Ilustrasi kemacetan saat mudik. (Sumber: null)
Automotive03 April 2025, 13:36 WIB

Hyundai IONIQ 5 Limited Edition Dipasarkan Khusus di Indonesia, Jumlahnya Hanya 50 Unit

IONIQ 5 Limited Edition hadir dengan sentuhan budaya lokal melalui interior eksklusif khas Indonesia.
Hyundai IONIQ 5 Limited Edition. (Sumber: Hyundai)