Lakukan Web Check In Sebelum Bepergian dengan Pesawat, Banyak Kelebihannya

Uli Febriarni
Jumat 16 Juni 2023, 18:53 WIB
perjalanan menggunakan pesawat (Sumber : Pixabay)

perjalanan menggunakan pesawat (Sumber : Pixabay)

Perjalanan menggunakan pesawat terbang terkadang memberikan sensasi berbeda ketimbang perjalanan menggunakan moda transportasi lainnya. Salah satu yang memberikan perbedaan adalah jarak waktu check in dan keberangkatan yang cukup jauh.

Check in sebetulnya menjadi upaya maskapai, agar perjalanan penumpang terdata dengan baik. Selain itu, memastikan penumpang telah berada di bandara dan pesawat tepat pada waktu yang ditentukan. 

Baca Juga: Suka Kopi Dan Punya Rencana Ke Luar Negeri Akhir Tahun Ini? Coba Kunjungi Yunnan China

Setiap keberangkatan menggunakan pesawat terbang, penumpang akan diminta untuk sudah melakukan check in setidaknya satu hingga dua jam sebelum waktu take off. Untuk membantu agar proses check in lebih praktis, banyak maskapai yang sudah menyediakan fasilitas layanan check in online

Meski demikian, melakukan check in online tidak bisa kamu lakukan bila kamu memiliki barang yang harus dititipkan ke dalam bagasi, kamu merupakan penumpang yang sedang hamil, di bawah umur, dan memerlukan bantuan khusus. Mau tidak mau, kamu harus melapor ke counter check in di bandara.

Tetapi, selama kamu tak masuk kategori seperti disebutkan di atas, kamu bisa melapor keberangkatanmu lewat check in online.

Biasanya maskapai telah membuka web check in 24 jam sebelum keberangkatan. Bahkan, sejumlah maskapai sudah membuka kanal web check in 14 hari sebelum keberangkatan.

Sebetulnya, ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan ketika memilih untuk check in online, ketimbang ke counter check in di bandara.

Memilih kursi favorit

Dengan melakukan check in online, kamu berkesempatan memilh kursi favoritmu. Baik itu urutan nomor, maupun posisi dari jendela atau koridor kabin.

Ketika check in di counter, kamu hanya bisa patuh dan menerima nomor kursi berapapun yang ditetapkan oleh petugas pelayanan tiket. 

Mengurangi risiko ditinggal

Ketika namamu sudah terdata oleh maskapai lewat web check in sebagai penumpang, kamu dianggap telah mengonfirmasi akan hadir dalam penerbangan.

Maskapai punya prosedur memanggil nama penumpang yang belum hadir di waktu penerbangan, lewat pengeras suara di bandara. Bila saat final call kamu tidak ada di bangku pesawat, awak kabin akan memanggil namamu tiga kali menjelang take off. Panggilan ini akan membantumu lebih gesit di bandara, dan lebih waspada. Bila tak ada risiko lainnya, kecil kemungkinan kamu tertinggal pesawat

Hemat waktu

Kamu tidak perlu menunggu lama di bandara, karena kamu bisa mendatangi bandara sebelum pintu gate keberangkatan ditutup. Meski bukan berarti kamu bisa bersantai-santai dan lengah dengan waktu, setidaknya kamu tidak harus datang terlalu awal untuk ke counter check in. 

Terlebih lagi, web check in bisa dilakukan di mana saja asalkan tercakupi jaringan internet. Lewat telepon genggam? kenapa tidak?

Baca Juga: 4 Rekomendasi Tempat Wisata di Bali untuk Mengisi Liburan Sekolah

Baca Juga: Hidupmu Terasa Berat dan Penat? Kunjungi Wisata Religi Sejenak, Hati Tenang Batin Lapang

Praktis

Web check in membuatmu lebih praktis dan efisien tanpa harus khawatir boarding pass terselip, hilang, jatuh. Hal itu dikarenakan setelah check in online, penumpang tidak wajib untuk mencetak boarding pass. Penumpang dapat menyimpan tiket dan boarding pass secara elektronik di dalam aplikasi, bisa juga mengirimkannya ke alamat email agar lebih mudah dibuka kembali.

Tidak perlu antre

Antre adalah aktivitas yang cukup menyita waktu dan melelahkan. Karena tidak tersedia kursi di barisan counter check in di bandara. Web check in memberikan kita keleluasaan untuk tidak perlu antre dan meminimalkan kontak fisik antar penumpang.

Meski Covid-19 bukan lagi penyakit yang harus ditakuti, tetapi kita tidak pernah tahu kondisi tubuh dan pernapasan penumpang yang lain bukan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno05 April 2025, 11:11 WIB

Jiplak Fitur TikTok, Reels Instagram Kini Bisa Dipercepat Saat Dilihat

Instagram kini memungkinkan pengguna untuk mempercepat Reels seperti di TikTok.
Reels Instagram sekarang bisa dipercepat saat diputar. (Sumber: istimewa)
Lifestyle05 April 2025, 11:00 WIB

Casio G-SHOCK x Barbie Rilis Jam Tangan Serba Pink

Jam Tangan GMAS110BE-4A Edisi Terbatas Mengekspresikan Pandangan Dunia Barbie.
Casio G-SHOCK GMAS110BE-4A x Barbie. (Sumber: Casio)
Techno04 April 2025, 16:36 WIB

Batas Waktu Pelarangan TikTok Berlaku 5 April 2025, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Trump menegaskan bahwa TikTok harus menjual platform mereka agar bisa tetap beroperasi di AS.
TikTok.
Automotive04 April 2025, 16:12 WIB

Hyundai Ungkap IONIQ 6 dan IONIQ 6 N Line dengan Desain Terbaru

Dua mobil listrik baru tersebut diperkenalkan di Seoul Mobility Show 2025.
Hyundai IONIQ 6.
Techno04 April 2025, 15:37 WIB

Spek Lengkap POCO M7 Pro 5G, Didukung Aplikasi Google Gemini

Mendefinisikan Ulang Hiburan 5G dengan Gaya dan Harga Terjangkau untuk Generasi Berikutnya.
POCO M7 Pro 5G. (Sumber: POCO)
Startup04 April 2025, 15:15 WIB

Elon Musk Sebut xAI Telah Resmi Mengakuisisi X

Masa depan kedua perusahaan tersebut saling terkait.
Elon Musk (Sumber: Istimewa)
Techno04 April 2025, 14:28 WIB

Kebijakan Tarif Trump Gemparkan Pasar Keuangan Global

Hal ini berpotensi kembali memicu kenaikan inflasi dan akan semakin menunda dimulainya kembali tren penurunan suku bunga.
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: null)
Techno03 April 2025, 16:29 WIB

Nintendo Switch 2 akan Dijual Seharga Rp7 Jutaan, Rilis 5 Juni 2025

Perusahaan tersebut mendalami perangkat keras, fitur, dan permainan selama Nintendo Direct yang sangat sukses.
Nintendo Switch 2. (Sumber: Nintendo)
Techno03 April 2025, 16:05 WIB

Generator Gambar ChatGPT Sekarang Tersedia untuk Semua Pengguna Gratis

Sekarang semua orang dapat membuat karya seni ChatGPT ala Studio Ghibli.
Logo OpenAI (Sumber: OpenAI)
Startup03 April 2025, 14:52 WIB

Grab Dilaporkan akan Akuisisi Gojek: Butuh Dana Rp33 Triliun

Yang jadi kekhawatiran atas akuisisi ini adalah terjadinya monopoli di sektor startup layanan ride hailing.
Grab (Sumber: GRAB)